MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA

MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA
MASA YANG BERHARGA


__ADS_3

Similar angin berhembus lembut menerpa dua sosok pria dan wanita yang sedang berjalan di bawah langit kelam.Melepaskan segala rasa yang terbuku di dada buat sekian lamanya mereka tidak bertemu.


Kerinduan yang berpanjangan menyebabkan keadaan menjadi canggung seketika.Kedua-duanya diam membisu.Tiada satu patah perkataan yang terlahir dari bibir masing-masing.Biarpun berjalan beriringan,tetap saja tiada satu diantara mereka memulakan langkah.


Akhirnya...


"Ehem!,kamu apa khabar?Agak lama ya kamu menyepi dari semua orang."Ucap Ricardo memulakan bicara.


"Emm..Khabar baik.Lagi ingin sendiri.Lagian,banyak perkara yang harus aku lakuin."Jawabnya lembut dan santuy.Pandangannya mengarah ke jalan yang mereka lalui.


"Atau kamu sengaja menghindar dari aku.Emangnya begitu kan?"Tebak Ricardo yang membuat Rabecca sedikit tersentak.


"Gak juga.Menyendiri itu lebih bagus untuk kesembuhan diri."


"Tapi tetap aja kamu lari dari kebenaran kan?Mengapa kamu harus ngelakuin itu.Apa kamu udah gak percaya sama temen-teman kamu?"


Rabecca diam tidak berkutik mendengar kata-kata dari Ricardo.Memang benar apa yang dikatakan oleh laki-laki itu.Sebenarnya dia sengaja menghindar dari semua kenyataan.


Kenyataan bahawa dia takut akan kehilangan Ricardo.Takut untuk terus terluka kerana terlalu menyintai pria itu.Tidak bisa menerima kenyataan bahawa seandainya Ricardo benar-benar menerima Marlia lantas melupakan semua apa yang pria itu ucapkan pada dirinya.


Takut jika dia gagal untuk terus bertahan dalam hubungan yang sentiasa ada duri di dalam ikatan mereka.Merusak segala memori yang indah yang telah mereka cipta,musnah dalam sekelip mata dengan kehadiran orang ketiga.


Jika itu benar-benar berlaku,dia rela menjadi seorang pecundang dari harus menebus dan menghadapi semua itu seandainya dia sendiri tidak siap sepenuhnya dengan tatangan yang harus di terima.


Kelihatan Rabecca jalan mendahului dirinya.Tanpa sebarang keraguan,lantas dia menarik salah satu tangan Rabecca dan tubuh gadis itu memutar menghadapnya,sembari membentur tubuh kekar milik Ricardo.


Dengan sigap,tubuh Rabecca dipeluk dalam dakapannya.


"Iva.Ku mohon, jangan lah pergi lagi.Aku bener-bener tersiksa kerana harus menanggung rindu yang tak kesudahan ini.Aku terlalu mencintaimu sehingga nyawaku hampir mati untuk kamu."Ucap Ricardo separuh terisak dan terbata-bata.

__ADS_1


Rabecca tertegun sesaat.Kehangatan dakapan Ricardo mengingatkannya akan perkara yang pernah berlaku di antara mereka beberapa tahun lalu.Kehangatan inilah yang dia sering dambakan dari seorang laki-laki yang selalu mencintanya.


Tanpa dalam sadar,tetes demi tetes air mata mengalir di pelupuk mata Rabecca.Dia begitu kesel dengan tindakkannya selama ini terhadap Ricardo.Tindakkan yang membuat dia dan Ricardo turut terseret sama dalam derita yang panjang.


"Maaf,maafin aku kerna berlaku kejam dan tidak adil terhadap kamu."Ucapnya dalam esakkan sembari membalas pelukkan Ricardo.


Setelah tangisan Rabecca reda,Ricardo menatap wajah sang pujaan hati d ngam menangkup wajahnya gadis itu dengan kedua-dua tapak tangannya.


Dengan gerakkan yang perlahan-lahan dia mendekatkan wajahnya dengan wajah Rabecca lalu menyambar bibir merah bak delima milik Rabecca.


Tanpa sebarang penolakkan dari Rabecca,Ricardo membiarkan bibir mereka bertaut sedikit lebih lama sebelum melepaskannya.


"Iva,ku mohon kembalilah dengan ku.Kembalilah ketempat yang seharusnya menjadi milik kita."Ucap Ricardo lirih.Dengan cepat dan tanpa bantahan,Rabecca menganggukkan kepalanya.


Inilah yang dia harapkan dari Ricardo,apabila di sudah bersiap menunggu kedatangan laki-laki itu menjemputnya.Selama dia menghindar dari Ricardo,lelaki itu tidak pernah sekalipun tidak berusaha untuk mencarinya.


Ternyata hari itu telah tiba.Disaat dia melihat ketulusan hati Ricardo,disaat itu dia membuka kembali pintu hatinya untuk diketuk kembali oleh Ricardo.


"Ayo,Ku hantar kamu pulang."Ucap Ricardo memecah lamunan Rabecca.


Dengan genggaman tangannya yang hangat,tumbuh kembali cinta pada diril Rabecca yang telah sekian lama ia pendam bertahun-tahun lamanya.


******


06:20WIB,


BANDARA INTERNASIONAL SOMSOKARNO


Kelihatan dua sosok pria dan wanita yang begitu familar dengan keadaan sekitarnya telah kembali ke tanah kelahiran tercinta.Dengan wajah yang penuh bahagia dan ceria.

__ADS_1


Di luar ruangan balai ketibaan,terlihat enam orang sahabat sedang menanti kedatangan mereka.


Dengan perasaan yang gembira, melambaikan tangannya mereka kearah dua orang yang berada di balai menebus bagasi.


"Bec,akhirnya kamu pulang juga.Aku kangen banget sama kamu."Ucap Akila,Penny dan Ranny serentak sembari berpelukan berkumpulan dan melompat-lompat keriangan.


"Rich,thanks!Kerna udah membawa Rabecca kembali lagi kesini."Ucap Randy sembari bersalamanan dengan Ricardo.Begitu juga dengan Charles dan Andy.


"Seharusnya aku mengucapkan terima kasih kepada kamu.Kerna kamu,aku dan Iva bisa bertemu lagi."Ucap Ricardo separuh berbisik kepada Charles.


"Untuk itu,kamu hutang makan malam dengan aku dan Marlia,kerna dia yang menemukan keberadaan Becca."Ucap Charles yang mampu membuat Ricardo tercengang.


Akhirnya Ricardo m ngerti apa yang berlaku.Marlia berusaha untuk memperbetulkan kesilapannya dengan menemukan Rabecca.Untuk itu,Ricardo sudah cukup untuk berterima kasih padanya.


Ricardo menoleh ke sisi,tepat dimana keempat-empat gadis yang sahabat sedang mengobrol dengan antusias.


Begitu banyak perubahan yang telah berlaku pada Rabacca setelah perpisahan mereka setelah sekian lama.


Orangnya tampak lebih bersemangat,matang, berpengertian dan bertambah cantik biarpun tanpa sebarang riasan di wajahnya.Tetap saja ayu seperti bertahun-tahun yang lalu.


Dalam tanpa sadar,Ricardo tersenyum bahagia dan mendapat senyuman hangat dari ketiga-tiga pria yang berada dihadapannya.


"Eleh,udah dong senyumnya.Ayuk!Hari ini kedua-dua bakal mempelai udah pulang.Gimana kita minta mereka traktir makan malem."Ujar Ranny secara tiba-tiba dan disambut dengan sorakan yang lainnya.


Mereka meninggalkan bandara tepat jam tujuh malem dan menuju sebuah restoran yang tempah melalui pesanan online.


Sudah pasti,malem itu akan menjadi malem yang penuh makna oleh sang sahabat dengan menyambut kedatangan Rabecca setelah bertahun mengambek pada Ricardo.


❤️❤️❤️Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2