
Beberapa hari kemudian...
Setelah menutup cafe,Andrey menghampiri Ariana
"Ariana.."Panggil Andrey pada Ariana
"Iya pak.."Jawab Ariana
"Ada satu hal yang ingin kusampaikan padamu.."Ucap Andrey dengan serius
"Tentang apa pak?"Tanya Ariana penasaran
"Sebaiknya kau ikut aku dulu..Ayo.."Ajak Andrey
Membuat Ariana menatap bingung
"Kemana pak?"Tanya Ariana bingung
"Nanti kau juga akan tahu..Ayo.."Jawab Andrey berjalan kearah mobilnya.Dan Ariana mengikuti Andrey dari belakang
Andrey pun mengajak Ariana ke suatu tempat yang tidak ia ketahui
__ADS_1
Sesampainya,tiba disebuah rumah yang sederhana.Mobil pun berhenti tepat didepan rumah tersebut.Dan terlihat ibu Ariana dan ibu Andrey yang sudah menunggu
"Ibu??Kenapa ibu saya ada disitu pak??"Tanya Ariana semakin bingung
"Ayo kita turun dulu."Jawab Andrey menyuruh Ariana untuk turun dari mobil
Ariana pun langsung turun dari mobil dan menghampiri ibunya
"Ibu..Kenapa bisa disini?"Tanya Ariana bingung
"Oh..Nak..Akhirnya kamu pulang juga..Apakah kamu sudah mengenal ibu nak Andrey?"Ujar ibunya dan bertanya
"Ibu pak Andrey??"Tanya Arian bingung
Ariana pun menuruti perintah Andrey dan memasuki rumah yang tidak tahu rumah siapa.Karna ia menebak jika rumah itu pasti bukan milik Andrey.Karna seorang pemilik cafe mewah tidak mungkin baginya jika Andrey memiliki rumah sederhana tersebut
Mereka pun berkumpul diruang tamu
"Sebenarnya ini ada apa??Kenapa kita berkumpul disini?"Tanya Ariana masih kebingungan
"Sebenarnya tujuan aku mengajak kalian berkumpul disini..Aku ingin memberikan rumah ini untuk kalian..Untuk mu dan ibumu Ariana..Agar kau tidak diganggu lagi oleh ayahmu.."Jelas Andrey
__ADS_1
"Hah??Rumah ini untukku??Bapak serius??"Tanya Ariana terkejut
"Ya..Aku tidak bercanda Ariana..Aku serius.."Jawab Andrey
"Tapi untuk apa bapak memberiku rumah??Uang yang sudah bapak berikan pada bapak saya saja,saya masih belum kembalikan..Dan sekarang bapak memberi saya rumah??Lelucon apa ini pak??Apa bapak pikir ini lucu??"Tanya Ariana mulai kesal
"Ariana..Jaga sikapmu nak..Jangan seperti itu.."Sahut sang ibu mencoba menenangkan Ariana
"Kenapa kau berpikir ini lelucon??Aku serius..Aku tidak main main.."Tanya Andrey
"Ya..Tapi kenapa bapak harus melakukan ini??Saya tidak mau berhutang budi banyak pada bapak..Saya memang sedang menghadapi kesulitan..Tapi bukan berarti saya harus dikasihani seperti ini..Saya merasa ini merendahkan keluarga saya.."Jawab Ariana dengan tegas
"Siapa yang ingin merendahkan keluargamu..Ini murni niat baik ku..Aku tidak merasa mengasihanimu..Aku tulus membantu kesulitanmu Ariana."Jawab Andrey berusaha meyakinkan Ariana
"Tapi maaf pak ..Saya tidak bisa menerima kebaikan bapak..Ini sangat berlebihan..Saya karyawan biasa bapak..Bukan siapa siapa bapak..Jadi saya tidak pantas menerima kebaikan bapak seperti ini..Saya tidak mau dinilai memanfaatkan kebaikan bapak,karna saya bekerja dengan bapak..Sekali lagi saya minta maaf jika saya tidak bisa menerima rumah ini.."Jelas Ariana dengan tegas
Sesaat Andrey dan ibunya hanya bisa diam
"Karna tidak ada yang perlu dibicarakan lagi,sebaiknya saya dan ibu saya permisi pulang..Terima kasih sudah mengajak saya bertemu ibunya bapak..Maaf tante,jika sikap saya seperti ini..Ayo bu..Kita pulang.."Sahut Ariana beranjak bangkit dan membantu kursi roda ibunya untuk beranjak pergi
Namun..
__ADS_1
"Tunggu.."Sahut Andrey membuat langkah Ariana terhenti tanpa menoleh
πΈπΈπΈπΈ