Mendadak Istri Si Bule

Mendadak Istri Si Bule
Tidak Pernah Mencintai


__ADS_3

"I..Itu.."Ucap Aulia sedikit gugup


"Atau jangan jangan selama ini kalian tidur terpisah??"Tanya ibunya mulai curiga


"Ti..Tidak bu.."Jawab Aulia dengan cepat


"Lalu??Apakah pernikahan kalian baik baik saja?"Tanya ibunya lagi


"Kami baik baik saja ..Aku akan tidur dikamar Aulia ..Ibu silakan beristirahat saja.."Sahut Arthur langsung merangkul bahu Aulia dengan mesra


"Begitu..Baik lah..Aulia..ingat nasehat ibu ya..Jadi lah istri yang penurut untuk suami mu ..Paham nak?"Tanya ibunya sebelum menyudahi pembicaraan mereka


"Iya bu..Aulia ingat.."Jawab Aulia tersenyum palsu


"Ya sudah..Kalian masuk duluan lah..Ibu mau kunci pintu dulu."Ucap ibunya menyuruh mereka untuk masuk kekamar


"Baik bu..Selamat malam."Ucap Arthur dan mengajak Aulia memasuki kamar


Di dalam kamar,Aulia langsung menurunkan tangan Arthur dari rangkulannya


"Sudah bersandiwaranya kak..Silakan kakak tidur diujung situ..Dan batasi dengan guling ini..Selamat malam."Ucap Aulia masih cuek dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur kecilnya yang tak begitu besar seperti kasur Arthur

__ADS_1


Arthur hanya menatap Aulia dengan menghela nafas panjang


Ia hanya bisa menuruti perintah Aulia,demi menunjukkan bahwa ia akan terus mengalah apa pun yang ia katakan.Namun ia tidak akan menuruti permintaan Aulia untuk berpisah


Arthur pun membaringkan tubuhnya diatas kasur Aulia yang cukup kecil dan terbatas.Dengan dibatasi oleh guling yang diperintah kan Aulia


Ia berusaha menyesuaikan dirinya tidur dengan keadaan yang seadanya.Ia baru menyadari ,tak terbayangkan kehidupan Aulia selama ini sebelum bersamanya .Hidup dengan keadaan yang serba sulit dan terbatas.Tanpa adanya fasilitas yang seperti kehidupannya


"Apa selama ini kau tidur dikasur seperti ini??"Tanya Arthur sambil menatap langit langit di atas nya


"Iya.."Jawab Aulia singkat dan datar dengan posisi memunggungi Arthur


"Sudah berapa lama kau tidur dikasur seperti ini??"Tanya Arthur lagi


"Apa kau pernah mengeluh dengan kehidupan mu seperti ini?"


"Tidak..Mengeluh untuk apa jika hidup seperti ini sudah ditakdirkan oleh Tuhan..Sebaliknya harus disyukuri,dan berusaha untuk menjalaninya tanpa mengeluh..Jika tuhan berkehendak hidup juga akan berubah."Jelas Aulia


"Apa kau pernah berpikir untuk merubah hidupmu lebih baik lagi?"


"Ya..Jika aku memiliki kesempatan,aku pasti ingin merubah hidupku..Terlebih ingin membahagiakan orang tuaku.."Jawab Aulia lagi

__ADS_1


"Pernahkah kau mencintai seseorang sebelumnya??"Tanya Arthur mengalihkan topik


"Kenapa kakak harus bertanya tentang itu??"Tanya balik Aulia


"Hanya bertanya ..Dan jawab saja.."Ujar Aulia


"Pacaran aku tidak pernah,bagaimana aku bisa mencintai seseorang..Dan kakak bisa lihat sendiri jika aku langsung menikah tanpa pacaran sekali pun..Ku rasa kakak mengerti maksud ku..Sudahlah..Sebaiknya kakak tidur saja..Aku sudah mengantuk."Jawab Aulia dengan nada ketus dan langsung memejamkan matanya


Agar Arthur tak mengajaknya bicara,dan tetap memunggungi Arthur


Arthur menoleh kearah Aulia dan menatapnya.Walau dibatasi oleh guling namun ia masih tetap menatap Aulia


Tapi tiba tiba saja Arthur menarik guling tersebut dan menarik tubuh Aulia kedalam dekapannya


Sontak membuat Aulia terbangun dan menoleh kearahnya


"Apa yang kakak lakukan??"Sentak Aulia


"Diam lah..Tetap seperti ini .."Jawab Arthur mempererat dekapannya pada tubuh Aulia


"Ta..Tapi..Ini tidak boleh..Kita bukan suami istri lagi."Ucap Aulia dengan menolak dan memberontak

__ADS_1


Mendengar ucapan Aulia,membuat kesabaran Arthur pun hilang.


......................


__ADS_2