
"Iya saya juga kak."Jawab Aulia dengan polosnya
Seketika membuat Alena semakin curiga dan mengernyitkan alisnya keatas
Dia juga yang cuci??Apa pantas begitu??Batin Alena curiga
"Begitu..Lalu apa pekerjaanmu??Apakah kau masih sekolah??"Tanya Alena semakin ingin tahu tentang Aulia
"Saya tidak bekerja kak,dan tidak sekolah."Jawab Aulia
"Oh..Jadi apa yang kau lakukan selama disini?"Tanya Alena lagi semakin penasaran
"Tidak ada kak.."Jawab Aulia singkat
"Ohhh..Kalau begitu apa kau mau menemani ku shopping??'Tanya Alena
"Shopping?"Tanya Aulia yang bingung
"Maksudku berbelanja..Dari pada kau nganggur dirumah..Bagaimana?"Jawab Alena menjelaskan
"Memangnya boleh kak?"Tanya Aulia
"Why not??Tentu kau boleh ikut..Jadi fiks ya..."Jawab Alena dengan semangat
__ADS_1
Aulia pun tersenyum mengangguk
Siang hari,setelah makan siang Alena dan Aulia pun bersiap siap akan pergi.Ketika Alena telah siap,ia pun menunggu Aulia keluar dari kamarnya
"Aulia..Kau sudah siap belum?"Tanya Alena dari balik pintu kamar Aulia
"Iya kak..Aku sudah siap.."Jawab Mulai langsung keluar kamar
Saat keluar kamar,Sesaat Alena memperhatikan penampilan Aulia yang sedikit kampungan.Dengan rambut dikepang dua dan baju terusan yang berwarna kuning terang dengan corak bunga bunga
"Apakah seperti ini penampilan mu setiap pergi??"Tanya Alena terheran
"I..Iya kak..Memangnya kenapa kak??"Tanya balik Aulia bingung
"Kau ini hidup di jaman apa??Tinggal dikota metropolitan,tapi gaya pakaianmu seperti jaman tahun 70an..Penampilan mu klasik sekali Aulia."Jelas Alena yang mencoba menyentuh rambut Aulia
"Dan gaya rambutmu ini..Ini terlihat sangat culun..Sudah lah..Ayo..Ini waktu yang tepat aku mengajak mu shopping.."Ujar Alena merasa aneh melihat penampilan Aulia.Namun ia tetap mengajak Aulia dan langsung menarik tangan Aulia untuk pergi
Aulia hanya mengikuti perkataan Alena
Sesampainya di mall,Aulia terlihat tercengang melihat mall yang begitu besar dan elit.Dan tak pernah Aulia rasakan ,menginjakkan kakinya ditempat seramai dan seelite mall tersebut.Karna hari harinya hanya dihabiskan menjahit dan membantu sang ayah disawah
"Ayo..Apa kau pernah ketempat seperti ini?"Tanya Alena sambil mengajak Aulia mengelilingi setiap tempat dimall tersebut
__ADS_1
"Tidak pernah kak..Aku tidak pernah memasuki tempat yang seperti ini."Jawab Aulia menggelengkan kepala
"Benarkah??Memangnya kau tinggal dimana??Atau jangan jangan kau tidak pernah datang ke kota ini?"Tanya Alena menebak
"Aku tinggal..Tinggal disebuah desa yang jauh dari kota kak."Jawab Aulia dengan polosnya
"Lalu,apa yang dikerjakan kakakmu diluar negeri??Sampai dia menitipkan mu pada Arthur?"Tanya Alena lagi lagi merasa penasaran
"I..Itu..Kakak ku.."Ucap Aulia yang seketika tak melanjutkan kalimatnya,karna ia bingung harus menjawab apa.Sebab Arthur melarangnya untuk tidak mengatakan yang sebenarnya tentang dirinya bahkan tentang pernikahannya
Bagaimana ini..Aku harus menjawab apa??Aku takut aku salah bicara..Batin Aulia mulai bingung dan gugup
Melihat reaksi Aulia yang gugup,Alena kembali mencurigai sikap Aulia
"Hei..Kenapa kau diam ??Kenapa kau juga gugup??Apa aku salah bertanya??"Tanya Alena seketika menyadarkan Aulia yang sempat melamun
"Ah..Itu.."Jawab Aulia yang masih belum melanjutkan kalimatnya
Namun belum sempat Aulia menjawab,seseorang menyapa Alena
"Alena."Sapa seseorang
Membuat mereka menoleh kearah suara tersebut
__ADS_1
......................