
"Bagaimana ya??Aku tidak tahu,apakah aku ada hak atau tidak untuk menceritakan masa lalu adikku..Tapi sebaiknya kau tanyakan saja langsung dengan Arthur..Aku tidak ingin mengungkap masa lalu Arthur tanpa seijinnya.."Jawab Alena menjelaskan
Aulia pun tersenyum pada Alena
"Iya..Tidak apa apa kak..Aku cukup mengerti.."Ujar Aulia sambil mengangguk
"Tapi..Apakah dengannya kau kembali kesini,apakah kalian sudah baikan??Bagaimana Arthur membujukmu??"Tanya Alena penasaran
"Kami tidak ada masalah kok kak..Kak Arthur menjemput ku hanya meyakinkan ku kalau pernikahan kami tidak akan berakhir tanpa dia yang memutuskan.."Jawab Aulia tersenyum
"Kami minta maaf ya..Sudah membuat hubunganmu dan Arthur jadi menjauh..Sebelumnya aku sempat kasihan melihat Arthur ,saat ia tahu kau pergi ia begitu frustasi..Dia seperti orang stres,mencarimu semalaman tanpa tidur.."Jelas Alena
Seketika membuat Aulia tertunduk murung,karna ia tidak tahu jika Arthur sempat mencarinya.Ia pikir jika Arthur tidak akan peduli dengannya
"Ya sudah..Kau istirahat lah..Aku harus pergi sebentar..Aku akan pulang saat akan makan malam."Ujar Alena
Aulia pun beranjak bangkit dan meninggalkan kamar Alena.Ketika ia akan berjalan menuju kamarnya yang dulu,tanpa sengaja ia melihat pintu kamar Arthur yang terbuka
Langkah kakinya pun terhenti,ketika ia melihat Arthur yang mencoba mengobati luka dibelakang punggungnya .Akibat pukulan dari sebuah tongkat yang di layang kan oleh teman Nando
Aulia sesaat memperhatikan Arthur dari kejauhan,yang terlihat Arthur sedikit kesulitan mengobati lukanya
__ADS_1
Aulia terdiam sejenak dan termenung
Haruskah aku membantunya mengobati lukanya??Dia terluka juga karna melindungiku..Batin Aulia
Akhirnya Aulia pun memberanikan diri untuk menghampiri Arthur di kamar nya
Terlebih dulu Aulia mengetuk pintu kamar Arthur
Tok..Tok..
Membuat Arthur langsung menoleh kearah pintu yang diketuk oleh Aulia
"Ma..Maaf aku menganggu kakak..Ku lihat kakak sepertinya kesulitan mengobati luka dipunggung kakak..Kalau kakak tidak keberatan,boleh aku bantu mengobatinya??"Tanya Aulia sedikit malu dan gugup
Aulia pun mengangguk
"Masuk lah..Terima kasih kalau kau mau membantuku mengobatinya ."Jawab Arthur memperbolehkan Aulia mengobati lukanya
Aulia segera menghampiri Arthur dan menerima obat oles luka dari Arthur
Dengan perasaan yang sangat gugup,Aulia begitu hati hati mengobati punggung Arthur yang besar dan kekar.Untuk pertama kalinya ia menyentuh tubuh Arthur.Namun ia harus mengobatinya dengan tangan yang sedikit gemetar karna gugup
__ADS_1
Arthur yang dapat merasakan tangan Aulia yang gemeteran,hanya bisa tersenyum tipis
Alena yang hendak akan pergi dan tanpa sengaja melihat pemandangan mereka berdua,juga ikut tersenyum
Sungguh romantis sekali mereka..Aku harus terus membuat mereka bersatu ..Agar Andrey tak memiliki kesempatan lagi untuk mendekati Aulia..Batin Alena teringat akan Andrey
Dan ia pun langsung meninggalkan kediaman Arthur
Aulia masih terus mengobati luka dipunggung Arthur dengan sangat hati hati
"Apa kau gugup menyentuh punggungku??"Tanya Arthur tanpa menoleh
"Ti..Tidak juga."Jawab Aulia berbohong
"Jika tidak,kenapa tanganmu gemetaran?"Tanya Arthur sedikit mengejek
Seketika Aulia menjauhi tangannya dari punggung Arthur dan memegangi tangannya untuk tidak gemetaran dan tenang.Aulia pun sedikit malu ketika Arthur mengetahui dirinya sedikit gugup
"A..Aku tidak gemeteran kak."Jawab Aulia mengelak
Sesaat Arthur pun membalikkan tubuhnya dan menatap Aulia dengan serius
__ADS_1
πΌπΌπΌπΌπΌ