Mendadak Istri Si Bule

Mendadak Istri Si Bule
Memberi Kesempatan


__ADS_3

Aulia menenggelamkan wajahnya dalam selimut.Dan seketika air matanya menetes,tak kuat menahan rasa sedihnya.Lagi lagi ia harus menelan kekecewaan dengan sikap Arthur yang sama sekali tidak ada tanggapan untuknya


Seharusnya aku tidak ikut bersamanya kembali kesini..Dia memang tidak memiliki perasaan apa pun padaku..Batin Aulia menangis dalam hatinya


Arthur masih duduk terdiam dan menunduk.Dan masih tak berbicara sedikit pun pada Aulia.Sesaat ia pun menarik nafas panjang nya dan beranjak bangkit


Dan langsung menarik selimut yang dipakai Aulia untuk menutupi semua dirinya.Seketika Aulia terkejut dan menoleh dengan raut wajah yang sudah meneteskan air matanya


Arthur yang melihat Aulia sudah meneteskan air matanya ,langsung menarik tubuh Aulia kedalam dekapannya.Arthur memeluknya dengan sangat erat tanpa memberi Aulia kesempatan untuk bergerak


Aulia pun begitu syok dengan tindakan Arthur yang tiba tiba


Ia tak mengerti kenapa Arthur tiba tiba memeluk dirinya


"Dasar bodoh..Kenapa kau begitu tidak sabaran.."Ucap Arthur dengan pelan


Aulia masih terdiam


"Kenapa kau selalu mengambil kesimpulan sendiri..Tanpa mendengar dulu apa yang ku rasakan selama ini??"Ujar Arthur sembari melepas pelukannya


"Ma..Maksud kakak?"Tanya Aulia bingung

__ADS_1


Arthur pun tersenyum dan mengusap air mata Aulia dengan kedua jarinya dengan lembut


"Aku memang belum bisa melupakan mendiang istriku..Tapi bukan berarti aku tidak bisa memiliki perasaan apa pun padamu.."Ungkap Arthur


Aulia hanya bisa menatap bingung dengan ungkapan Arthur.Ia tak mengerti dengan maksud ungkapan nya


"Maksud kakak?"Tanya Aulia bingung


"Kasih aku waktu untuk memiliki perasaan denganmu..Aku akan coba mencintaimu..Dan akan menjadi suami yang kau inginkan ..Apa kau bisa memberi ku kesempatan??"Jawab Arthur menjelaskan


"Apa kakak serius?"Tanya Aulia memastikan


Bukan jawaban yang Aulia dengar,justru Arthur mencium dahi Aulia dengan lembut.Seketika membuat Aulia tak percaya dengan apa yang dilakukan Arthur.Arthur tiba tiba mencium dahinya ,yang membuatnya jantung seketika berdegup kencang


"Apa bukti ini sudah cukup untuk kau bisa percaya padaku?"Tanya Arthur dengan nada pelan


Aulia pun mengangguk pelan,Dan Arthur kembali mendekap tubuh Aulia dalam pelukannya dan dengan sangat eratnya


"Ya sudah..Kau tidur lah..Kau pasti sangat lelah.."Ujar Arthur melepas pelukannya dan membantu merebahkan tubuh Aulia di kasur nya


Dan Arthur beranjak kesofanya untuk tidur disana.Namun sesaat Aulia menahan tangan Arthur sebelum ia berjalan kesofanya

__ADS_1


Arthur langsung menoleh kearah Aulia


"Kau membutuhkan sesuatu?"Tanya Arthur


Aulia pun menggelengkan kepalanya


"Lalu??Kau ingin apa?"Tanya Arthur lagi


"Maukah kakak tidur disini?"Tanya Aulia mengarahkan pandangannya kearah kasurnya.Meminta Arthur untuk tidur bersama


"Apa kau yakin??Jangan memaksakan dirimu..Aku tidak apa apa tidur disana."Tanya balik Arthur sambil menunjuk kearah sofa


"Aku yakin..Aku ingin mencoba tidur disamping kakak..Apa kakak tidak keberatan??"Jawab Aulia dengan polosnya


Arthur pun tersenyum melihat ekspresi Aulia yang baginya sedikit manja


"Baik ..Jika itu mau mu..Aku akan tidur bersamamu."Jawab Arthur langsung naik ke kasur nya dan merebahkan tubuhnya disamping Aulia


Aulia hanya tersenyum tipis dan langsung memejamkan matanya.Sedangkan Arthur justru mendekap tubuh Aulia untuk tidur di sisi nya.Hal tersebut membuat Aulia tak bisa berkutik dan memilih membiarkan Arthur mendekap tubuhnya


Mereka pun akhirnya melewati malam yang panjang dengan tidur bersama

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿


__ADS_2