
Menjelang malam,Aulia pun terbangun.Ia tak sadar jika ia tertidur cukup lama.Membuatnya langsung bergegas keluar kamar untuk membersihkan tubuhnya dikamar mandi.Yang berada diluar kamarnya,sekaligus mengambil air wudhu untuk menjalankan ibadah sholat isya
Saat ia berjalan keluar dari kamarnya.Ia melihat suasana rumah yang begitu sepi dan gelap.Hanya beberapa ruangan yang diterangi oleh cahaya lampu.Sesaat Aulia hanya menarik nafas panjang
"Kenapa suasana rumah ini suram sekali..Terlalu sepi dan seperti tidak ada tanda kehidupan..."Ucap Aulia dengan pelan sambil memperhatikan suasana rumah Arthur
Aulia pun langsung memasuki kamar mandi.Ia merendamkan tubuhnya didalam bathup dan sejenak berpikir
Apakah cara ini benar??Menikahi lelaki yang tidak sama sekali ku kenal sifatnya..Dan hanya mengenalnya sesaat..Apakah aku bisa menjalan pernikahan ini layaknya pasangan yang baru menikah??Dia juga terlihat bersikap dingin padaku..Tidak seperti diawal aku bertemu dengannya..Dan lagi siapa ya wanita dalam foto itu??Aku juga tidak tahu apakah dia sebenarnya sudah menikah atau belum??Atau jangan jangan dia sudah menikah ,dan aku ternyata menjadi istri keduanya??Tapi kurasa ini tidak mungkin..Tidak mungkin juga aku bertanya tentang kehidupan pribadinya..Ini semua membuat ku bingung dan bertanya tanya..Batin Aulia yang terlalu banyak berpikir
Setelah cukup lama dikamar mandi,ia pun keluar dan menjalankan ibadah sholat.Selesai sholat,Aulia mulai merasa lapar
Ia pun mulai bingung,bagaimana ia bisa menyiapkan makan malam,jika ia pun segan untuk menggunakan dapur milik Arthur.Walaupun dirinya sudah menjadi istri Arthur,namun Aulia takut untuk bersikap rumah Arthur adalah miliknya
"Perut ku lapar sekali..Apakah ku gunakan saja dapurnya??Tapi aku tidak berani memakainya begitu saja..Apa lebih baik aku meminta ijin padanya??"Ujar Aulia pada dirinya yang merasa bingung sambil memegangi perutnya
__ADS_1
Karna rasa lapar yang tak tertahankan,terlebih ia memiliki riwayat asam lambung.Aulia memberanikan diri untuk keluar kamar dan menemui Arthur
Tiba didepan pintu kamar Arthur,Aulia sesaat menarik nafas panjang dan mengetuk pintu kamar Arthur
Tok..Tok..
Arthur yang tengah tertidur,langsung terbangun dan membukakan pintu kamarnya
"Ma..Maaf tuan..Menganggu tuan."Ujar Aulia dengan sedikit gugup
"Itu..Bolehkah saya memakai dapur tuan??Saya ingin memasak makan malam.."Tanya Aulia dan menjelaskan
"Kenapa hal ini kau harus bertanya padaku??Lakukan saja apa yang ingin kau lakukan dirumah ini..Tidak perlu meminta ijin dariku..Terkecuali kamar itu.."Jawab Arthur dengan nada dingin nya
"Oh..Iya tuan..Baik..Saya mengerti..Terima kasih..Saya akan gunakan..Dan jika sudah selesai saya akan memanggil tuan untuk makan malam."Jawab Aulia dengan tersenyum
__ADS_1
"Tidak usah..Kau makan lah sendiri..Aku sangat lelah hari ini..Dan tolong jangan ganggu aku setelah ini.."Jawab Arthur yang langsung menutup pintu kamarnya dan membiarkan
Aulia berdiri dibalik pintu kamarnya begitu saja
Aulia hanya bisa terdiam dan hanya bisa menghela nafas panjangnya.Dan seketika perasaannya kecewa melihat sikap Arthur yang seolah tidak peduli dengannya
Sepertinya keberadaan ku disini tidak membuatnya senang..Batin Aulia tertunduk lemas
Aulia pun meninggalkan kamar Arthur dan berjalan kearah dapurnya.Ia pun membuka kulkas milik Arthur,melihat bahan makanan ala yang bisa ia masak.Ternyata isi kulkas Arthur kosong.Tidak ada satu pun bahan makanan yang tersedia di kulkas nya
Aulia kembali tertunduk lemas
Mungkin malam ini aku harus diet..Batin Aulia tersenyum terpaksa
Ia pun kembali kekamarnya,dan tak jadi untuk makan malam.Ia hanya menahan rasa laparnya sampai besok.Karna ia tak berani untuk membangunkan Arthur lagi
__ADS_1
......................