
Setengah jam kemudian..
Ketika Aulia sudah bersiap siap untuk pergi kepasar.Dan Arthur juga sudah menunggunya dimobil
Aulia menghampiri Arthur
"Maaf,tuan menunggu lama."Ujar Aulia
"Masuk lah..Aku sudah harus kekantor."Ucap Arthur memberitahu kan
"Baik .."Jawab Aulia langsung memasuki mobil Arthur dan duduk dibelakang
Arthur hanya melirik Aulia dari kaca mobilnya tanpa menyuruh Aulia untuk duduk didepan
Sesampainya dipasar..
Sebelum Aulia turun dari mobil Arthur,Arthur memberinya sejumlah uang pada Aulia
"Belanja lah yang sesuai kebutuhan dapur..Jangan pikirkan jika uang ini habis..Dan berhati hati lah saat pulang."Ucap Arthur dengan datar
"Iya..Baik tuan..Saya mengerti."Jawab Aulia mengangguk
Setelah menerima uang dariArthur,Aulia langsung turun dari mobil Arthur.Dan Arthur pergi meninggalkan dirinya sendiri menuju kantor
__ADS_1
Aulia hanya menatap dengan menghela nafas panjang
"Dia berangkat pun,tetap saja sikapnya begitu..Serasa dia seperti mengantar pembantu..Ck.."Gerutu Aulia mengeluh
Aulia hanya bisa menggelengkan kepalanya saat mobil Arthur sudah pergi jauh.Dan sesaat ia memperhatikan suasana gedung pasar yang cukup besar.Ia pikir ia akan pergi kepasar tradisional yang identik dengan bau dan becek.Karna ia biasa pergi kepasar yang seperti itu.Tapi kali ini tidak,untuk pertama kali ia memasuki pasar yang bersih dan tempat yang lumayan tertata rapi
Aulia pun mulai bersemangat untuk mulai berbelanja
πΌπΌπΌπΌ
Arthur yang baru saja tiba dikantor dan memasuki ruangannya,tiba tiba saja didatangi oleh Damian
"Wow..Sejak kapan kau sudah masuk kantor??Aku sampai tidak tahu.."Tanya Damian
"Baru hari ini."Jawab Arthur sambil merebahkan dirinya duduk dikursi kerjanya sambil menghela nafas panjang
"Awalnya aku menikmatinya,tapi seterusnya aku justru menghadapi masalah yang mempersulit posisiku."Jawab Arthur
"Maksudmu??Apa yang sudah terjadi padamu?"Tanya Damian semakin penasaran
Sesaat Arthur menatap serius Damian dan terdiam.Ia merasa bingung ntah ia menceritakannya atau tidak dengan Damian.Tentang dirinya yang terjadi dan Aulia
Arthur kembali menarik nafas panjangnya,dan akhirnya menceritakan semuanya pada Damian
__ADS_1
"What??Kau menikahi gadis muda disana?"Seru Damian terkejut dan bertanya
"Ya..Itu lah yang terjadi."Jawab Arthur dengan tenang
"Bagaimana bisa??Hanya karna kalian berada dalam satu vila,yang tidak berbuat apa apa,tapi kalian justru difitnah sedang berbuat maksiat begitu??"Tanya Damian sekaligus menebak
"Mereka memiliki pemikiran yang masih kolot..Mempercayai sesuatu yang bisa membawa pengaruh buruk kampung mereka."Jawab Arthur menjelaskan
"Tapi tidak harus seperti itu..Tapi memang masih banyak sih yang mempercayai hal itu,demi menghindari hal hal buruk dikampung mereka.."Ujar Damian
"Ya..Begitu lah."Sahut Arthur
"Lalu bagaimana sosok gadis itu??Apa dia cantik?"Tanya Damian penasaran sambil tersenyum nyengir
Arthur menatap datar
"Aku tidak bisa menilai dia cantik atau tidak..Sejauh aku melihat,dia cuma gadis polos yang bicaranya sangat kaku."Jawab Arthur
"Benarkah??Artinya dia gadis yang masih perawan..Kenalkan dia padaku..Aku ingin bertemu dengannya."Ujar Damian langsung bersemangat
"Untuk apa??Kau ingin mendekatinya?"Tanya Arthur
"Hanya ingin melihat dan mengenalnya..Jika aku memiliki kesempatan,kenapa tidak..Kan kau menikahinya juga karna terpaksa,bukan dari keinginanmu kan?"Jawab Damian dengan santainya
__ADS_1
Seketika membuat Arthur terdiam
......................