
Keesokan harinya..
Aulia tak sadar jika dirinya terlambat bangun kesiangan.Saat terbangun ia juga tak melihat keberadaan Arthur yang seharusnya tidur disampingnya
Aulia langsung bergegas bangkit dari kasur nya dan berjalan keluar kamar.Ketika ia keluar dari kamarnya,ia melihat Arthur tengah sibuk bebenah dikamar mendiang istrinya
Aulia pun menghampiri Arthur yang sedang sibuk
"Kakak sedang apa??"Tanya Aulia penasaran
"Ah..Kau sudah bangun..Aku sedang membenahi barang barang ini."Jawab Arthur tetap sambil bebenah
"Kenapa barang barang ini dibereskan??Bukankah ini peninggalan mendiang istri kakak?"Tanya Aulia semakin penasaran dan menyinggung mendiang istri Arthur
"Ya..Untuk memulai kehidupan
baru,bukankah yang lama harus disingkirkan..Aku tidak mau membayangimu dengan semua barang barang peninggalan mendiang istriku..Dan kau tidak akan berpikir lagi jika aku masih dibayangi olehnya.."Jelas Arthur panjang lebar
Seketika membuat hati Aulia pun tersentuh dengan ungkapan Arthur.Yang ternyata Arthur benar benar menunjukkan keseriusannya
Dan Aulia kini mulai yakin,jika Arthur akan bisa mencintai dirinya
"Jadi kakak serius dengan semua ini?"Tanya Aulia sengaja menguji
__ADS_1
Sesaat Arthur menghentikan pekerjaannya dan menatap Aulia
"Aku tidak pernah main main dengan ucapan ku..Aku bukan remaja lagi yang hanya memberikan harapan palsu..Demi pernikahan kita,apa pun akan kulakukan.."Jawab Arthur dengan tegas
Dan disela pembicaraan mereka,Alena pun muncul,keluar dari kamarnya
"Arthur..Kau sedang apa??Mau kau apakan barang barang Teresia?"Tanya Alena menyela
"Kau bisa lihat kan,aku sedang membereskan ini semua..Aku akan membuangnya.."Jawab Arthur
"Kau ingin membuangnya??Kenapa??"Tanya Alena dengan sengaja menguji Arthur
"Aku tidak perlu menjelaskan padamu..Kurasa kau sudah tahu tujuanku."Jawab Arthur yang langsung mengerti dengan pertanyaan Alena
Aulia hanya tertunduk malu
Arthur hanya menatap dengan datar
"Mau aku bantu?"Tanya Alena
"Tidak perlu..Aku bisa melakukannya sendiri..Aulia bisakah kau siapkan sarapan ku sekarang??Sepertinya aku sudah mulai lapar."Jawab Arthur sekaligus bertanya pada Aulia
"Ah..iya kak..Aku akan segera siapkan..Tunggu ya.."Jawab Aulia dengan bergegas menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi
__ADS_1
"Aku akan membantu mu Aulia."Sahut Alena mengikuti Aulia dari belakang
Arthur hanya tersenyum melihat kekompakkan Alena dan Aulia
Arthur kembali membereskan barang barang milik Teresia.Sesaat ia memperhatikan bingkai foto Teresia bersama dirinya.Ia kembali mengingat fotonya bersama Teresia,ketika Teresia sedang hamil.Ia merasa waktu begitu cepat,hingga membuatnya perlahan ingin melupakan masa lalunya bersama Teresia.Wanita yang sempat hadir dalam kehidupannya,Dan sahabat dicintainya.
Ku harap kau ikhlas jika aku melupakanmu Teresia..Karna aku ingin menjalani kehidupan baruku bersama Aulia ..Semoga kau bahagia Teresia..Bersama anak kita..Batin Arthur sembari menyimpan bingkai foto tersebut kedalam kotak
Sejam kemudian..
Aulia datang menghampiri Arthur
"Kak..Sarapannya sudah siap..Kita sudah bisa sarapan sekarang.."Ujar Aulia memberitahu pada Arthur
Arthur pun langsung menoleh
"Ah..Iya..Aku akan segera menyusul..Kau duluan kemeja makan."Jawab Arthur langsung bergegas
"Baik kak.."Jawab Aulia langsung meninggalkan Arthur
Arthur pun menyusul Aulia,namun sebelum menuju meja makan.Terdengar suara ketukan pintu.Dan Arthur segera membuka pintu tersebut
Dan ia pun terkejut dengan kedatangan seseorang ..
__ADS_1
🐞🐞🐞🐞