
Merasa Arthur menatap dirinya,Aulia pun langsung tertunduk dan mengalihkan perhatiannya
Sesaat Arthur meraih tangan Aulia dan perlahan menempelkan tangan Aulia ke d ada bidangnya
"Suatu saat kau tidak akan gemetar jika kau ingin terbiasa menyentuh nya..Dan aku akan menunggu disaat kau siap menyentuhnya."Ucap Arthur dengan nada pelan
Aulia dengan cepat menarik tangannya karna merasa malu
"Lu..Lu kanya sudah ku obati..Aku mau ke..Kamar..Kakak istirahat lah..Nanti aku akan siapkan makan malam..Permisi."Ucap Aulia langsung bergegas meninggalkan kamar Arthur
Aulia seakan tak dapat menahan dirinya jika terus dipandang oleh Arthur.Perasaan itu lagi lagi kembali muncul.Membuat jantungnya berdebar debar tak karuan.Ia tak mengerti kenapa ia masih terus merasakan perasaan yang seperti itu.Yang seharusnya sudah jelas ia menolak Arthur untuk berbaikan lagi
Namun hatinya justru tak bisa menolak Dan semakin membuat Aulia selalu ingin berada di dekat nya
Sedangkan Arthur hanya bisa menghela nafas panjang .Melihat sikap Aulia yang menurutnya menolak dirinya
πͺ΄πͺ΄πͺ΄πͺ΄
Makan malam..
Mereka bersama sama berkumpul untuk makan malam bersama,dan juga Alena
"Masakanmu sungguh enak Aulia..Aku rindu dengan masakanmu..Serasa setahun tidak mencoba masakanmu lagi."Sahut Alena memuji masakan Aulia
Aulia pun tersenyum
"Terima kasih kak."Jawab Aulia mengangguk
"Kapan kau akan pulang kak?"Tanya Arthur sambil tetap fokus pada makanannya
__ADS_1
"Kenapa??Aku masih ingin disini."Tanya Alena dengan santai nya
"Tapi kurasa tempat mu bukan disini..Seharusnya kau pulang dan menemani mami disana."Ujar Arthur sambil menatap serius pada Alena
Alena yang seakan mengerti dengan tatapan Arthur,hanya bisa tersenyum
"Oh..Kau menyuruh ku pulang,karna kau ingin bermesraan dengan Aulia ya??"Ucap Alena dengan enaknya menebak
Hal itu membuat Aulia terkejut,hingga membuat dirinya tersedak
"Uhuk..Uhuk.."Lirih Aulia tersedak
Arthur yang melihat langsung mengambil air digelasnya
"Minum lah.."Ujar Arthur menyuruh Aulia minum
"Terima kasih kak."Jawab Aulia menerima air minum yang diberikan Arthur
"Iya..Tenang saja..Beberapa hari lagi aku akan balik..Jadi kalian bisa lebih leluasanya untuk memadu kasih ..Hahaha.."Ucap Alena mengejek
Arthur pun terdiam,dan Aulia hanya tertunduk malu
Menjelang larut malam,setelah mereka bersantai diruang tv.Aulia beranjak bangkit menuju kamarnya untuk tidur
Disusul Alena dan Arthur,namun ketika mereka akan menuju kamarnya masing masing.Membuat Alena menatap heran
"Tunggu.."Ujar Alena menghentikan langkah mereka
Arthur dan Aulia pun menoleh kearahnya
__ADS_1
"Kalian kan sudah menikah..Kenapa tidurnya masih kamar terpisah??Seharusnya kalian sekamar kan?"Tanya Alena dengan heran
"I..Itu..Karna aku belum terbiasa kak."Jawab Aulia dengan gugup
Sedangkan Arthur memilih diam
"Tidak boleh begitu Aulia..Kau ini sudah menjadi istri dari adikku..Seharusnya kau tidur sekamar dengan dia..Dan kau Arthur,seharusnya kau jangan biarkan Aulia tidur sendiri lagi..Suami macam apa kau ini??Ck..Kalian ini sangat aneh.."Ujar Alena langsung mendorong tubuh Aulia ke sisi Arthur dengan lembut
"Sudah..Kalian masuk lah..Ingat Arthur ,jangan biarkan istrimu tidur sendirian lagi dikamar.."Ucap Alena mengingatkan dan langsung membuat mereka masuk kekamar bersama dan menutup pintu kamarnya
Hal ini membuat mereka menjadi saling canggung.Terlebih Aulia sendiri,yang kembali merasa gugup dan malu
πΊπΊπΊ
Hai readers..πππ
Apakah kalian suka dengar alur cerita yang saya tulis??
Tapi kenapa popularitas nya sepi sekali..π’π’
Ayo dukung terus karya saya..ππ
Nanti diakhir cerita ,author akan bagi bagi uang 200rb/2 orang pemenang
Bagi yang sering memberi like,vote n hadiah..Dan komen ter the best ya..ππ
Maaf jika author tak bisa banyak up setiap harinya..Karna membagi dengan karya saya 1 lagi..ππ
Semoga Readers tetap terhibur dengan karya saya ya..ππ
__ADS_1
Happy Reading..π₯°π₯°π₯°