
Arthur kembali melaju kan mobilnya dengan cepat dan kencang.Perasaan yang takut dan mencemaskan keadaan Aulia saat ini terus membayangi pikirannya.Ia mulai takut jika terjadi sesuatu pada Aulia sejak semalam.Pikirannya juga kalut dan tak tahu ia harus mencari keberadaan Aulia lagi,setelah ia tak menemukan keberadaan Aulia ditempatnya bekerja
Hingga suatu tempat yang menjadi tujuan terakhirnya,yaitu bandara.Ia berpikir jika Aulia berada disana dan akan berniat kembali kekampungnya.Walau ia menyaksikan jika Aulia tidak akan berani pulang kekampung halamannya sendirian
Sesampainya di bandara,Arthur berlari mengelilingi setiap tempat di bandara.Ia berlari kearah bagian tempat jadwal penerbangan yang menuju ke kota bandung
Ia pun dengan teliti memperhatikan setiap jadwal jam sebelum keberangkatan dan sesudah keberangkatan
Dan Arthur tak menyadari jika Aulia telah berjalan melaluinya dari belakangnya namun dari kejauhan
Yang ternyata Aulia benar benar akan berangkat menuju kampung halamannya
Flash back...
"Nyonya..Tidak apa apa??"Tanya Aulia membantu wanita tersebut yang tadinya hampir ditabrak oleh sepeda motor dengan laju kencangnya
"Saya tidak apa apa..Ini kecerobohan saya,tidak fokus dengan keadaan dijalan karna sedang menerima panggilan telepon.."Jawab wanita tersebut menjelaskan
"Yang terpenting nyonya dalam keadaan baik baik saja."Ujar Aulia tersenyum
__ADS_1
"Terima kasih ya nak..Sudah menolong saya..Jika tidak ada kamu,saya tidak tahu lagi dengan nasib saya."Ucap wanita tersebut tersenyum berterima kasih pada Aulia
"Sama sama nyonya..Tuhan lah yang sudah melindungi nyonya..Kalau boleh tahu nyonya mau kemana??Mari saya antarkan."Jawab Aulia sekaligus bertanya
"Saya mau ke bandara..Sejam lagi akan berangkat..Bagaimana denganmu??Dan tanganmu terluka nak."Jawab wanita tersebut dan juga bertanya
"Ah..Ini tidak apa apa nyonya..Hanya luka kecil..Nanti juga hilang.."Jawab Aulia tersenyum
"Lalu kamu mau kemana??"Tanya wanita tersebut
"Saya belum tahu nyonya..Sebenarnya saya ingin pulang ke kampung halaman saya..Melalui pesawat,tapi harga tiketnya terlalu mahal,uang saya tak cukup untuk membelinya."Jawab Aulia menjelaskan
"Ya.sudah..Saya permisi dulu nyonya..Nyonya hati hati,semoga selamat sampai tujuan."Ucap Aulia lagi sembari akan pergi
Namun..
"Tunggu..Siapa nama mu nak?"Tanya wanita tersebut
"Aulia nyonya."Jawab Aulia menoleh kearah wanita tersebut
__ADS_1
"Sebagai tanda terima kasih saya,bagaimana jika saya membelikan mu tiket pesawat..Agar kamu bisa pulang ke kampung halaman mu."Ucap wanita tersebut karna merasa prihatin dengan situasi Aulia dan ingin membalas jasa pada Aulia
"Tapi nyonya..Saya ikhlas menolong nyonya..Lebih baik jangan nyonya.."Jawab Aulia menolak
"Tidak apa apa..Saya juga ikhlas menolongmu..Ayo..Saya akan temani kamu membeli tiketnya."Ujar wanita itu yang langsung mengajak Aulia ke bandara untuk membeli tiket Aulia
πΎπΎπΎπΎ
Setelah melakukan check-in ,Aulia pun menerima sebuah selembar boarding pass dan menunggunya diarea gate yang tepatnya akan memasuki melalui pintu yang mengarah kedalam pesawat
Aulia menunggunya dengan sabar dan berusaha menguatkan dirinya.Berharap apa yang ia lakukan saat ini adalah keputusan yang tepat untuk dirinya dan Arthur
Ia merasa tak bisa berharap banyak lagi pada Arthur untuk keutuhan rumah tangganya.Dengan kembalinya ia ke kampung halamannya,mungkin ia bisa melepas semua kenangan bersama Arthur.Baik yang sedih atau pun bahagia walau hanya sesaat
Tak berapa lama antrian Aulia untuk memasuki pesawat pun tiba.Aulia bergegas berjalan menuju pintu untuk menaiki pesawat
Tapi...
ππππππ
__ADS_1