
Aulia menyiapkan teh untuk seseorang yang datang bertamu dirumah Arthur.Ia menyuguhkan teh tersebut diatas meja
"Silakan nyonya.."Ucap Aulia pada ibu Arthur yang datang kembali tanpa sepengetahuan Arthur dan Alena
"Thanks.."Jawab ibu Arthur dengan datar
"Apakah nyonya sudah sarapan??Saya akan segera siapkan.."Tanya Aulia masih bersikap kaku pada ibu Arthur
"Aku sudah sarapan..Lalu kenapa kau bisa kembali kesini lagi??Jangan pikir karna aku sudah kembali ke negara ku,masalah kalian selesai.."Tanya ibu Arthur menegaskan
"Soal itu..Kami sebenarnya sudah menyelesaikan masalah kami nyonya..Kami akan memulai semuanya dari awal lagi..Memperbaiki pernikahan kami yang sempat salah paham."Jelas Aulia panjang lebar dengan kepala menunduk
"Jadi kau benar benar akan meneruskan pernikahan ini??Bukankah aku sudah mengingatkannya padamu untuk akhiri??Jika aku tidak bisa memaksa Arthur untuk melakukannya,artinya kau yang seharusnya sadar akan dirimu..Dirimu masih terlalu muda untuk menjadi istri Arthur..Terlebih lagi aku sangat keberatan jika Arthur mengikuti keyakinan mu..Yang sama sekali aku tidak mengetahuinya."Cetus ibu Arthur menatap kesal pada Aulia
"Maafkan saya nyonya..Tapi kak Arthur tidak menginginkan pernikahan ini berakhir..Dia ingin mempertahankan pernikahan kami."Jawab Aulia tertunduk
Ibu Arthur pun mendengus kesal menatap Aulia,seakan lebih memilih mengikuti keputusan Arthur
"Kalau begitu,biarkan Arthur kembali pada keyakinannya..Jangan sampai ia mengikuti keyakinanmu..Kalau kau ingin aku merestui pernikahan kalian."Ucap ibu Arthur dengan tegas
"Baik..Saya akan coba membicarakannya pada kakak nyonya."Jawab Aulia mengangguk
"Oke..Aku mau istirahat..Jangan berisik.."Sambung ibu Arthur beranjak bangkit
__ADS_1
"Eh..Apakah nyonya ingin majan sesuatu??Saya akan siapkan.."Tanya Aulia yang juga ikut beranjak bangkit
"Masakan aku makanan bali??Apa kau bisa?"Tanya ibu Arthur dengan sengaja
"Makanan bali??"Tanya Aulia merasa bingung
"Sudahlah..Kau pasti akan bisa memasaknya..Dan janga. coba mencari perhatian padaku..Karna aku tidak akan bersikap baik padamu..Paham.."Ucap ubu Arthur melengos pergi
"Iya nyonya."Jawab Aulia mengangguk pelan sambil menarik nafas panjang
*Sepertinya ini akan menjadi tantangan berat untukku menghadapi ibu mertuaku..Batin Aulia dengan keluh
🍂🍂🍂*
"Maaf pak..Saya mengganggu."Ucap karyawannya
Andrey langsung menoleh kearahnya
"Ada apa??"Tanya Andrey
Karyawan tersebut berjalan menghampirinya
"Ini pak..CV yang akan interview hari ini dengan bapak.."Ucap karyawannya
__ADS_1
"Ohh..Letakkan saja disitu.."Jawab Andrey kembali fokus bekerja
"Dan orang pemilik CV ini sudah menunggu diluar pak."Sahut karyawannya
"Hah??Haruskah sekarang??"Tanya Andrey menatap bingung
"Maaf..Iya pak..Katanya dia sangat membutuhkan pekerjaan ini.."Jawab karyawannya menjelaskan
"Begitu..Ya sudah suruh dia masuk.."Ujar Andrey menyuruh karyawannya untuk memanggil seseorang yang akan interview melamar pekerjaan dicafenya
"Baik pak."Jawab karyawannya langsung meninggalkan ruangan Andrey
Beberapa menit kemudian,masuk seorang gadis dengan berpakaian hitam putih,layaknya seragama untuk melamar kerja.Memasuki ruangan kerja Andrey dengan kepala menunduk
"Selamat siang pak."Sahut gadis tersebut
Andrey pun langsung menoleh ke arah asal suara yang menyapanya
"Ya.."Jawab Andrey sambil mengernyitkan matanya,seolah ia menandai seseorang yang pernah ia lihat
"Kau..Bukankah.."Seru Andrey yang belum melanjutkan kalimatnya
🪴🪴🪴🪴
__ADS_1