
Tengah malam..
Aulia terlihat belum bisa tidur.Ia merasa dirinya gelisah tak karuan.Hal itu membuat Arthur sedikit kebingungan
"Sayang kau kenapa??Kenapa kau terlihat gelisah?"Tanya Arthur dengan cemas
"Aku..Aku..Aku rasanya ingin menangis ..Hiks..Huhu.."Isak Aulia yang tiba tiba menangis histeris
Arthur pun mulai panik melihat istri tercinta menangis tanpa sebab.Mami dan Alena yang kebetulan belum tidur,tanpa sengaja mendengar tangisan Aulia
Mereka pun bergegas menuju kamar Arthur dan membuka pintu kamarnya tanpa mengetuk terlebih dulu
"Arthur..Apa yang sudah kau lakukan pada Aulia??Kenapa dia menangis??Aulia...Are you oke baby??"Tegur mami pada Arthur dan langsung menghampiri Aulia
Mami mendekap Aulia dengan erat
"Hiks..Huhu.."Isak Aulia masih menangis
"Hei..Apa yang sudah kau lakukan pada istrimu??Kau keterlaluan sekali Arthur.."Sambung Alena menegur Arthur tanpa mereka ketahui yang sebenarnya
"Aku tidak melakukan apa pun..Justru aku juga bingung,Aulia tiba tiba menangis.."Jawab Arthur menjelaskan
"Sudah sayang..Lebih baik kau sama mami saja..Ayo..Tidur dikamar mami ya..Jangan hiraukan suamimu itu..Oke.."Ucap mami pada Aulia sembari mengajak Aulia meninggalkan kamarnya
Aulia yang masih menangis hanya mengikuti perkataan ibu mertuanya
__ADS_1
Alena pun memandang sinis kearah Arthur
"Suami macam apa kau ini..Sudah membuat istrinya menangis..Ckkk.."Sindir Alena yang ikut meninggalkan kamar Arthur
"Hei..Kenapa kalian tidak percaya padaku??Aku benar benar tidak melakukan apa pun pada Aulia??"Ucap Arthur berusaha menjelaskan
"Bicara saja dengan tembok.."Sahut Alena sembari menutup pintu kamar Arthur
Arthur hanya menatap heran dengan sikap keluarganya.Seolah tak ada satu pun dari mereka yang mempercayai penjelasannya
πΈπΈπΈπΈ
Keesokan harinya..
Aulia bergegas menghampiri Arthur yang masih tertidur lelap.Ia pun dengan reflek mengecup dahi Arthur dengan sangat lembut dan memandangi wajah Arthur sambil tersenyum malu malu.Karna melihat wajah tampan Arthur yang sedang tertidur
Seketika membuat Arthur pun perlahan membuka matanya dan menatap Aulia yang berada dihadapannya
"Sayang.."Panggil Arthur dengan pelan
"Selamat pagi calon daddy ..."Sapa Aulia dengan nada manis
Arthur pun tersenyum dan menarik tubuh Aulia untuk direbahkan tepat disampingnya sambil mendekapnya dengan sangat erat
"Apakah kakak tidak kesepian semalam??"Tanya Aulia
__ADS_1
"Kesepian??Maksudmu?"Tanya Arthur bingung
"Iya..Karna semalam aku tidak tidur bersama kakak.."Jawab Aulia memberitahu
"Jadi mami benar benar membuatmu tidur di kamar nya semalaman??"Tanya balik Arthur
"Lebih tepatnya mami menemaniku tidur bersama kak Alena juga ."Jelas Aulia
"Jadi kau membiarkan ku tidur dikamar ini sendirian??"Tanya Arthur lagi
Aulia pun mengangguk tersenyum
"Kenapa kau tega sekali sayang..Membiarkan ku tidur sendirian dikamar..Kalau begitu kau harus menerima hukuman dari ku.."Ujar Arthur
"Hukuman apa??"Tanya Aulia dengan polosnya
"Menidurkan juniorku..Karna kau sudah membangunkan junior ku pagi ini.."Jawab Arthur dengan nada menggoda Aulia
Aulia hanya bisa tersenyum malu dan seakan mengerti dengan maksud Arthur
Arthur pun langsung menyerang bibir Aulia dengan bibirnya.Melum*at dan menye*ap bibir Aulia tanpa henti
Dan permainan panas mereka pun terjadi di pagi hari yang cerah..πππ
πΊπΊπΊ
__ADS_1