
"Ya..Sentuh saja..Aku tidak akan pernah melarangmu..Kau berhak untuk diriku.."Jawab Arthur mengarahkan tangan Aulia ke wajah nya
Aulia yang tangannya sedikit gemetar,mencoba untuk menenangkannya perlahan saat menyentuh wajah Arthur
Arthur hanya diam dan membiarkan Aulia menyentuh dan mengelus elus wajahnya dengan jari Aulia
"Kakak memiliki hidung yang mancung..Berbeda denganku yang tak memiliki hidung.."Ucap Aulia yang kini menyentuh hidung Arthur
"Bagaimana bisa kau bilang kau tidak punya hidung??Lalu ini apa?"Tanya Arthur tersenyum dan menunjuk kearah hidung Aulia dengan telunjuknya
Sesama Aulia tertawa kecil,membuat Arthur terkejut.Karna untuk pertama kalinya ia melihat Aulia tertawa kecil
"Maksudku..Aku memiliki hidung yang pesek ,tidak seperti kakak yang mancung."Jawab Aulia masih tertawa kecil
Membuat Arthur ikut tertawa kecil
"Tapi kau memiliki wajah yang imut.."Sahut Arthur kembali serius
Aulia pun merasa malu dan tak berani menatap Arthur
"Haruskah wajah ini disembunyikan dari orang orang diluar sana??Agar hanya aku saja yang bisa melihatnya.."Tanya Arthur yang bergantian menyentuh wajah Aulia
__ADS_1
Aulia hanya bisa tersipu malu
"Ini sudah malam,sebaiknya kita tidur..Selamat malam istriku..."Ucap Arthur mengecup kening Aulia dengan lembut
Aulia pun tak menjawab hanya memandangi Arthur yang langsung memejamkan matanya.Sesaat ia menghela nafas panjang,seakan ia sedikit kecewa karna Arthur lebih memilih tidur lebih awal dibandingkan mengobrol sebentar dengannya.
Aulia masih terus memandangi wajah Arthur yang menurutnya sudah tertidur.Sejenak ia membangunkan dirinya dan kini mulai memberanikan dirinya untuk mencium Arthur yang sudah tertidur
Aku ingin merasakan bagaimana rasanya jika aku yang memulai menciumnya..Walau dalam keadaan ia tertidur..Batin Aulia memejamkan matanya dan perlahan mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Arthur
Dan bibirnya pun saling menyentuh,membuat Aulia dapat merasakan bibir Arthur yang hangat
Aulia pun perlahan membuka matanya dan tersenyum bahagia melihat Arthur tak terbangun
Namun tiba tiba Arthur menahan tangan Aulia yang juga berada diatas dadanya dan menoleh kearah Aulia
Saling pandang pun tak terhindarkan beberapa detik.Membuat Aulia tersadar dan langsung terbangun
"Ka..Kakak belum tidur??"Tanya Aulia tak berani melihat Arthur
"Kau bergerak terus,bagaimana aku bisa tidur..Dan kau mengambil kesempatan disaat aku akan tertidur.."Jawab Arthur dengan pelan
__ADS_1
"Maaf..Kalau aku membuat kakak tidak bisa tidur."Ujar Aulia menunduk
Arthur pun mengubah posisinya yang kali ini berada diatas Aulia.Sambil menatap Aulia dengan serius tanpa berkata apa pun
Dan kini ia yang mendekati wajahnya ke wajah Aulia.Dan bergantian mencium Aulia dengan lembut.Ia mulai melu*at,menji*at bibir Aulia dan memperdalam ciuman dengan lambat dan santai
Aulia hanya bisa memejamkan matanya,dan mengikuti permainan yang dimainkan Arthur di bibirnya
Arthur mencengkram kedua tangan Aulia dengan pelan yang sekali sekali meremasnya,agar tangan Aulia tak bergerak.Arthur terus menyesap bibir Aulia tanpa berhenti.Ia tidak sadar jika saat ini ia mulai tidak bisa mengendalikan dirinya
Dan ketika bibir mereka saling menyatu,Hasrat dan ga*rahnya pun kembali bangkit dan meningkat.Dengan terus memainkan bibir Aulia yang benar benar membuatnya tak bisa berhenti
Aulia membuatnya benar benar candu untuknya.Dan sesaat Arthur menjauhi bibirnya dan menatap Aulia
"Apa kau ingin melakukannya sekarang??Sepertinya aku tidak bisa mengendalikan hasratku lagi."Tanya Arthur dengan pelan
Membuat Aulia dapat merasakan hembusan nafas Arthur yang berat
Seketika Aulia tersenyum tipis sambil memegangi kedua pipi Arthur
๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ
__ADS_1
Untuk readers..Mau dilanjutin Ah Uh Ah Uh'a.. Apa mau diskip aja..๐๐๐
Author sengaja update malam,biar otak kalian sedikit traveling๐คฃ๐คฃ๐คฃ