
"Sudah cukup kalian berdua...!!!"Sentak Arthur dengan nada tinggi
Membuat kesabarannya hilang melihat sikap ibu dan kakaknya Alena yang terlalu berlebihan dan menyalahkan dirinya tanpa tahu yang sebenarnya
Alena dan ibunya pun langsung terdiam
"Atas dasar apa kalian menyalahkanku saat ini??Seolah kalian yang berhak mengatur hidup ku..Berhenti mencampuri urusanku ..Jika kalian tidak tahu yang sebenarnya ."Sentak Arthur langsung meninggalkan mereka begitu saja menuju kamarnya
"Sepertinya Arthur serius dengan Aulia mi..Terlihat dari sorot matanya.."Ujar Alena
"Tidak mungkin..Arthur tidak semudah itu melupakan Teresia begitu saja..Bukankah dia sudah cinta mati dengan Teresia..Walaupun Teresia sudah meninggal ."Jawab sang ibu menyangkal ucapan Alena
"Jika memang begitu,kenapa dia harus marah..Sebaiknya untuk hal ini kita jangan mencampuri urusannya lagi..Biar dia selesaikan sendiri mi..Yang penting kita sudah tahu alasan dia kenapa melakukannya."Ujar Alena menasehati ibunya
"Kenapa kita tidak boleh mencampurinya??Adikmu sudah mengikuti keyakinan gadis itu??Apa kau akan membiarkannya??"Tanya ibunya dengan protes
"Dia sudah dewasa mi..Dia tahu apa yang dilakukannya..Pasti semua ada alasannya..Jika aku tahu dia sudah menikah dengan Aulia,sepertinya aku akan mendukung mereka.."Jawab Alena tiba tiba berubah pikiran
"Ta..Tapi.."Seru ibunya tak bisa berkata kata lagi
__ADS_1
"Sudah lah mi..Lupakan masalah mereka..Ayo kita tidur..Besok aku akan mengajakmu kesalon."Ujar Alena dengan sengaja agar sang ibu tak membahas masalah Arthur dan Aulia lagi
Alena pun mengajak ibunya kekamar untuk tidur
Sedangkan Arthur yang berada dikamar,merenggangkan dasinya dengan kasar dan membuangnya ke sembarang tempat.Ntah kenapa ia begitu kesal dengan tindakan ibunya,mengetahui jika sang ibu telah mengusir Aulia dari rumahnya
Memang semua benar apa yang diucapkan sang ibu,jika selama ini Arthur tak pernah memberi ijin pada siapa pun untuk menginjakkan kakinya didalam rumahnya,Selain ibu dan Alena
Itu sebabnya ibu dan Alena merasa heran melihat sosok Aulia yang diperbolehkan berada dirumahnya,dengan alasan adik dari temannya untuk tinggal bersama
Kini Arthur mulai bingung dan mengkhawatirkan keadaan Aulia saat ini.Karna ia tahu Aulia tidak akan memiliki tujuan kemana pun.Selain tempat ia bekerja dan rumah,kecuali jika Aulia mendatangi sosok lelaki yang pernah mengantarnya yaitu Andrey
Arthur langsung mengetuk pintu kamar Alena,yang tak berapa lama Alena membukanya
"Ada Apa?"Tanya Alena yang tadinya mulai akan tidur
Arthur menarik tangan Alena keluar dan menutup pintu kamarnya
"Berikan nomor kontak temanmu dan alamatnya."Perintah Arthur pada Alena
__ADS_1
"Untuk apa??Apa kau ingin mencari Aulia dan berpikir Aulia bersama Andrey saat ini?"Tanya Alena menebak
"Berikan saja dan jangan banyak bertanya.."Jawab Arthur dengan tegas
"Percuma saja..Aulia tidak akan menemuinya..Mereka hanya akan bertemu ditempat kerja..Karna kau tahu sendiri kan Aulia tak memiliki ponsel untuk menghubunginya..Apa kau mulai mengkhawatirkan keadaannya?"Ujar Alena menjelaskan dan bertanya
"Tidak ada gunanya aku bicara padamu."Sahut Arthur dengan nada dingin dan langsung pergi meninggalkan rumah
Alena hanya menatap datar kepergian Arthur
"Dasar..Punya adik kenapa sikapnya bisa segunung es..Tapi jika dipikir pikir,bagaimana keadaan Aulia saat ini??Dia akan pergi kemana?? Apa sebaiknya aku tanya saja pada Andrey??"Ujar Alena bertanya bertanya pada dirinya
💐💐💐💐
Info penting..😁😁
Yang banyak kirim hadiah sampai akhir bulan ini dan komen Ter the best akan ada give away duit 200rb buat 2orang pemenang..
Hayoo siapa yang minat???😅😅
__ADS_1
Silakan like& kirim hadiah buat karya author sebanyak banyaknya..Give away akan diundi bulan depan tgl 5..Cusss gaes..🥰🥰