
Setelah selesai makan malam,Arthur kembali kekamarnya .Sedangkan Aulia sebelum memasuki kamarnya,ia terlebih dulu membereskan dapur
Ia sedikit merasa senang,karna Arthur bisa menerima makanan yang sudah ia masak Ia pikir,Arthur tidak akan menyukai masakannya.Karna makanan yang terlihat sederhana namun bisa Arthur nikmati
"Sebaiknya aku buatkan teh saja untuk kakak.."Ujar Aulia pada dirinya
Aulia segera membuatkan teh untuk Arthur.Dan mengantarnya kekamar Arthur
Tiba didepan kamar Arthur,Aulia terlebih dulu menarik nafas panjang.Dan langsung mengetuk pintu kamarnya
Tok..Tok..
Dan tak berapa lama pintu pun terbuka
"Maaf,aku menganggu waktu kakak.."Ujar Aulia
"Ada apa??"Tanya Arthur
"Cuma ingin memberikan teh ini untuk kakak."Jawab Aulia sambil tersenyum
Sesaat Arthur melirik kearah teh yang sudah dibuatkan Aulia untuknya,dan ia pun langsung menerimanya
__ADS_1
"Terima kasih..Kau pergi tidur lah.."Ucap Arthur menutup langsung pintu kamarnya
Dan Aulia hanya menatap heran
"Cuek sekali dia..Huft.."Keluh Aulia dengan tertunduk lesu dan berjalan menuju kamarnya
Tiba didalam kamar,Aulia hanya bisa menghela nafas panjang sambil merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil memandangi langit langit dinding diatasnya
"Akankah aku bisa bertahan dengan pernikahan kaku ini??Apakah memang seperti ini menjalani pernikahan yang tak diinginkan??ck..Berat sekali menjalani hidup disini..Situasi ini sangat asing untukku..Ayah..Ibu..Aku merindukan kalian..Tapi aku tidak bisa memberi kabar pada kalian..Aku bahkan tidak memiliki ponsel..Malangnya diriku.."Ucap Aulia mengeluh dan hanya bisa pasrah
🍀🍀🍀🍀
Terlihat Rani sedang berkumpul dengan beberapa temannya disebuah pondok yang biasa mereka berkumpul
"Ran..Bagaimana usahamu buat dekatin Nando??Ada kemajuan tidak??"Tanya temannya bernama Siti
"Belum..Dia masih saja sulit didekatin.."Jawab Rani dengan ketus saat menyebut nama Nando
"Kenapa??Kan sudah tidak ada Aulia lagi dikampung kita..Bukannya kesempatan buatmu bisa terus dekat dengan Nando?"Ujar Siti
"Seharusnya..Tapi dia semakin sulit didekati..Dan masih saja berharap kalau si Aulia tolol itu akan kembali kekampung kita."Jawab Rani dengan ketus
__ADS_1
"Sepertinya Nando cinta mati tuh sama Aulia..Sampai sampai ia masih tidak terima dengan perginya Aulia dari kampung kita."Sahut Yuni teman Rani lainnya
"Benar..Bahkan dia masih tidak percaya jika Aulia sudah nikah sama tuh bule ganteng..Si Aulia beruntung juga ..Dapetin bule yang ganteng dan berduit. Anaknya bisa ganti keturunan..Hahaha.."Sambung Siti dengan candanya
Rani menatap sini kearah Siti
"Kau pikir ini lucu??Aku tidan peduli dengan siapa dia nikah ..Asal bukan dengan Nando..Dan sekarang aku malah sulit untuk mendapatkannya ..Aku merasa cara ku ini hanya sia sia.."Ujar Rani mulai kesal
"Kau harus sabar Ran..Tidak ada mencapai hasil secara instan..Harus dibarengi dengan usaha keras..Jadi kau jangan mengeluh,terus berusaha kawan.."Ujar Yuni memberi dukungan
"Ya ..Aku mengerti.."Jawab Rani ketus
"Tapi kau memang pintar Ran..Rencana yang waktu itu,berhasil menghasut warga disini dan membuat Aulia harus tinggalin kampung ini."Ujar Siti
"Tapi perginya Aulia dari kampung kita ini,bukan karna si bule harus pulang kekota??dan bukan karna juga berhasil diusir..Tapi karna si bule memang mau bertanggung jawab nikahin si Aulia."Sahut Yuni
"Ya..Memang benar..Tapi semua terjadi juga karna ide ku..Jika aku tidak menghasut semua warga disini,ini hanya akan membuat Aulia merasa dibanggakan terus dikampung kita.."Jelas Rani dengan sinis
Yang seketika didengar oleh Nando,yang tak sengaja mendengar ucapan Rani dengan jelas
......................
__ADS_1