
"Kau berani mempermainkan ku rupanya..Aku membantumu karna kau saudara ku..Tapi kau dengan mudahnya bilang,tidak ingin bayar??Kau tidak lihat keadaan kami karna rencana busukmu..!!!Hah!!!."Sentak sepupu Rani menatap tajam sambil mendorong tubuh Rani hingga terjatuh
Sepupu Rani pun berjalan mendekati Rani
"Cepat bayar,atau kau kuhabisi sekarang juga.."Ucap sepupu Rani mengancam
"I..Iya..Aku mengerti.."Jawab Rani yang ketakutan
Ia tak mengira jika sepupunya berani bertindak kasar terhadap dirinya.Dan dengan terpaksa Rani memberikan uang pada sepupunya sesuai perjanjian yang telah mereka sepakati
Rani dengan sengaja meminta bantuan pada sepupunya untuk memberi pelajaran pada Aulia.Dengan memberikan sejumlah uang pada sepupunya jika rencananya berhasil.Namun,rencana jahatnya justru gagak karna ditolong oleh Arthur,yang belum ia ketahui
Setelah sepupunya pergi,Rani pun merasa kesal
"Sila..!!!Lelaki tidak berguna..Rencana ku jadi gagal..Awas saja kau Aulia,aku pasti akan membalasmu
πΈπΈπΈ
Menjelang malam..
Arthur terlihat tidak enak badan.Ia merasakan tubuh yang sedikit demam dan kepala pusing.Seharian ia hanya menghabiskan waktu untuk beristirahat.
Tak terasa waktu mulai malam,Arthur lupa jika dirinya belum makan apa pun.Ia pun berjalan menuju dapur,dan tak terlihat ada makanan dimeja makannya.Ia lupa jika sang asisten rumah tangga harian tidak masuk hari ini.
Ia pun terpaksa keluar rumah untuk mencari makanan.Bukan tak ingin memasak sendiri,namun dengan kondisi yang sedikit lemah,ia lebih memilih untuk membeli makanan sendiri
__ADS_1
Seharusnya ia bisa meminta tolong pada mang Ujang,namun untuk hari ini mang Ujang juga tak masuk karna ada keperluan mendadak
Ia pun berjalan dengan pelan sambil melihat situasi yang ada menjual makanan
Tapi ditengah perjalanan ia bertemu dengan Aulia yang baru saja pulang dari mengantar jahitan
Aulia yang juga melihatnya langsung menyapa
"Tuan??Selamat malam.."Sapa Aulia tersenyum ramah
"Oh..Hai..Kenapa kau berada diluar lagi?Malam malam ?"Tanya Arthur
"Ah..Iya Tuan..Saya baru saja mengantarkan jahitan ..Jadi terpaksa berada diluar malam malam."Jawab Aulia menjelaskan
"Begitu..Ayo..Aku akan mengantarmu.."Ujar Arthur menawarkan dirinya untuk mengantarkan Aulia
"Aku ingin mencari makanan,sepertinya tidak ada yang jual."Jawab Arthur
"Oh..Iya..Disini memang jarang malam malam jual makanan tuan..Biasanya hanya sampai sore."Jelas Nayra
"Begitu..Ya sudah..Tidak apa apa."Ujar Arthur
Aulia yang melihat keadaan Arthur yang sedikit pucat merasa bingung
"Maaf..Apakah tuan sedang sakit?"Tanya Aulia ingin tahu
__ADS_1
"Ya..Aku sedikit demam..Aku ingin minum obat,tapi aku lupa jika aku belum makan apa pun..Itu sebabnya aku keluar untuk mencari makanan."Jelas Arthur
"Oh..Begitu..Kalau tuan tidak keberatan,apakah tuan mau saya buatkan makanan??"Tanya Aulia
"Jangan..Aku tidak mau merepotkan mu ."Jawab Arthur menolak
"Tidak..Saya tidak merasa repot,anggap saja saya membalas kebaikan tuan yang kemarin karna tuan sudah menolong saya."Ucap Aulia
"Apa kau yakin?"Tanya Arthur memastikan
"Ya tuan..Saya yakin dan ikhlas membantu tuan."Jawab Aulia
"Kalau begitu,Apa kau mau memasaknya divila ku??Tapi aku tidak akan memaksa."Tanya Arthur
"Sebenarnya tidak boleh,tapi untuk kali ini tidak apa apa..Menolong orang sakit itu termasuk suatu kebaikan tuan."Jawab Aulia
"Baik lah..Ayo..Vila ku berada disana."Ujar Arthur sambil menunjukkan villanya yang tak jauh dari tempat mereka berdiri
"Baik tuan."Jawab Aulia tersenyum
Dan mereka pun berjalan bersama
Tapi..
Rani tanpa sengaja melihat mereka berjalan bersua menuju Vila Arthur
__ADS_1
Jadi dia bule yang dimaksud si tolol itu..Dan kenapa si Aulia bersamanya lagi??Batin Rani bertanya tanya sembari mengawasi mereka
......................