Mengejar Cinta Kakak Kelas Berujung Perjodohan

Mengejar Cinta Kakak Kelas Berujung Perjodohan
17. Jalan-jalan


__ADS_3

"San lo belajar nggak?." tanya melinda.


"Hehe nggak."


"Ah lo kok nggak belajar sih."


"Gue tau lo mau nyontek kan, kebiasaan deh, mana pelajaran bu mirna lagi."


"Hai guys." sapa alia yang baru saja datang.


"Tumben siang." ujar sandra.


"Biasa nunggu jemputan kak robi." timbal melinda.


"Hehehe bisa aja deh lo."


"Eh lia lo belajar nggak?."


"Nggak sempet."


"San lo bawa pena 2 nggak soalnya gue lupa bawa." ujar alia.


"Pacaran mulu yang di ingatin." Sandra pun mengeluarkan pena dari dalam tas nya dan memberikan ke alia.


__


"Kak riski mana sih." Terlihat sandra yang sedang duduk sendiri di bangku cafe.


7 menit kemudian


"Udah lama?."


"Em nggak kok kak, lagian gue juga baru sampai." jawab sabdra berbohong.


"Ya udah kalo gitu kita langsung saja."


"Iya kak."


Riski terlihat sangat fokus mengajari sandra sedangkan sandra sudah sangat mengantuk.


"Nah gua udah buatin nih soalnya, dan giliran lo yang memecahkan bilangan nya."


Riski yang melihat sandra tertidur sangat pulas akhirnya ia tidak tega untuk membangunkan nya.


Riski pun ikut tertidur sambil menatap wajah sandra dengan saksama.


HOAMM


"Eh kak maaf gue ketiduran." ujar sandra dengan panik.


Sedangkan riski dibuat kaget dengan keterbangunan sandra.


"Kayak gua aja yang belajar dan lo andaikan yang ngajarin gua, dengan bebasnya tiduran segala."


"Maaf kak gue nggak sengaja, dari tadi gue ngantuk banget."


"Nggak usah banyak alasan, sekarang lo kerjain apa yang gue perintah." ujar riski dengan suara yang dingin.


"Iya kak."


Setelah selesai belajar sandra dan riski pun pulang karena hari sudah sangat sore.


"Makasih kak karena sudah mau ngajarin gue dan sudah nganterin gue pulang."


"Iya."


"Kakak nggak mau masuk dulu."


"Nggak lain kali aja, ya udah kalo gitu lo masuk sana."


"Em ya udah kalo gitu, selamat malam kak."


"Hem." riski pun berlalu pergi menggunakan mobil nya.


__


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


"Mama ku sayang, mama masak apa?." tanya sandra sambil merangkul tangan mama nya.

__ADS_1


"Mama masak sof kesukaan kamu."


"Makasih mama."


"Kamu mandi dulu setelah itu kita makan ya, sudah sana."


"Iya mama bawel deh."


****


Keesokan harinya


"Baik lah anak-anak ibu akan membagi kan hasil ujian kalian kemarin, dan alhamdulillah untuk ujian kali ini nilai kalian diatas rata-rata semua."


YEYY


"usssst, mohon ibu mintak perhatiannya sebentar, diam dulu ibu akan membagikan hasil nya."


"Nurzahra"


"Yazelia"


"Ahmad aldi kusuma"


Bla bla bla


"Melinda Amanda"


"Alia puspita"


Bla bla bla


"Sandra autralia"


"febino sanjaya"


"Yuhu nilai gue sempurna akhirnya." teriak melinda.


"Sama nggak sia-sia nyontek sama ni anak." ujar alia.


"Dia kan belajar bareng sama kak riski pasti lah otomatis dapat nilai sempurna." kata melinda.


"Gue nggak percaya nilai gue naik drastis." ujar sandra dengan wajah yang tercengang.


"Yeyy, huuuuuuuuhhhhhh." sorak semua anak yang berada di kelas tersebut.


****


Kantin


"Ayo anak-anak sini." ujar ibu mia sambil melambaikan tangan nya.


"Alhamdulillah hari ini makan gratis hehehe" bisik melinda kepada kedua sahabatnya.


"Pengen nya gratisan mulu lo." ujar alia.


"Iya dong, kalo bisa gratisan kenapa harus yang bayar."


20 Menit kemudian


Setelah selesai makan semua teman kelas sandra pergi ke kelas termasuk sandra.


Pulang sekolah~


"Kakak akhirnya kakak pulang juga sandra sangat merindukan mu." kata sandra dengan teriakan bahkan berlari dari depan pintu lalu memeluk sang kakak.


"Oh adek ku sayang, gimana sekolah nya hem." tanya aldi yang membalas pelukan sandra.


"Alhamdulillah baik."


"Sandra kamu bersihkan diri dulu sayang, biar nanti ngobrol lagi ya." perintah mamanya.


"Iya ma, ya udah kalo gitu sandra ke kamar dulu ya kak."


"Iya." balas aldi dengan tersenyum simpul.


"Liat kan tu bocah nggak ada berubah nya." ujar heru kepada aldi.


"Iya tapi tambah lucu aja." jawab aldi.


__

__ADS_1


"Dek kamu mau ikut nggak?." ajak aldi kepada sandra,


disaat sandra baru saja menuruni anak tangga.


"Emang kakak mau kemana?."


"Jalan-jalan, sudah lama kakak nggak keliling jakarta lagi."


"Mau, sandra mau ikut."


"Ya sudah yuk, kak heru sudah nunggu di luar."


"Kak heru juga ikut?."


"Iya."


"Ayok let's go."


"Silahkan tuan putri." kata heru yang mempersilahkan sandra masuk ke mobil sambil memperagakan sebagaimana seorang pengawal kerajaan.


"Terima kasih pengawalku yang super tampan dan menawan Hahaha."


Sandra pun tertawa saat melihat kakak nya yang seperti itu.


"Kak kita mau kemana?."


"Ke tempat yang istimewa." jawab aldi sambil melihat sandra dari kaca spion sedangkan di sampingnya ada heru yang sedang mengendarai mobil itu.


"Iya tapi ke mana kakak."


"Rahasia."


"Ih dasar nyebelin."


"Sudah kamu diam saja nanti kalo sudah sampai pasti kamu akan tau." ujar heru sambil menahan tawa saat ia melihat wajah sandra cemberut dan itu terlihat sangat lucu.


"Iya-Iya."


15 menit kemudian


"Ayo turun." heru pun menarik tangan sandra.


"Wahhh bagus sekali, sandra sudah lama nggak ketempat ini."


"Mau kemana?." tanya aldi disaat sandra akan berjalan kedalam.


"Mau masuk."


"Nanti bareng kakak sama kak heru." ujar aldi.


"Ya sudah kalo gitu ayok kak buruan."


"Bentar sandra kita tunggu kak heru beli tiket untuk naik wahana itu, kamu mau kan naik yang itu." aldi pun menunjuk salah satu wahana itu yang terlihat seperti perahu, atau kora-kora.


Ya saat ini mereka bertiga sedang berada di pasar malam.


"Bukan itu saja kak, sandra juga mau mencoba semua nya."


"Baiklah kalau begitu nanti kita coba semua."


"Yuhuuu asikkk itu baru kakak nya sandra."


Setelah sekian lama menunggu heru akhirnya mereka memulai menaiki wahana itu satu persatu.


Saat mereka akan menaiki wahana berikutnya heru sudah tidak tahan lagi dengan kepala nya yang sudah pusing sejak mereka menaiki wahana pertama.


"Kalian saja yang naik kakak sudah tidak tahan lagi." ujar heru sambil memegangi pada bagian kepala nya.


"Kakak nggak apa-apa?." tanya sandra.


"Nggak kakak cuman sedikit pusing."


"Kalau gitu kita pulang saja, nanti lain kali kita kesini lagi, ayo kak." ujar aldi sambil memapah heru masuk kemobil, dan terpaksa aldi yang mengendarai mobil nya.


Setelah sampai dirumah, sandra dan aldi pun membawa heru ke kamarnya.


"Dek sudah sana kamu tidur gih, kakak juga mau tidur." ujar aldi.


"Iya kak kalo gitu sandra ke kamar ya, bay kakak selamat malam."


"Iya selamat malam tuan putri."

__ADS_1


Sandra pun tersenyum dan berlari pergi kekamar nya.


__ADS_2