
Setelah mereka sampai di taman. mereka mencari-cari keberadaan aurel.
"San itu." melinda menunjuk seorang badut beruang.
"Aurel." panggil mereka setelah sampai dihadapan badut tersebut.
Aurel pun langsung membuka kostum beruang nya itu.
"Kalian?." ujar nya.
"Tadi kita kerumah lo tapi lo nya nggak ada ternyata lo disini." ujar sandra.
"Sampai-sampai kita adu mulut sama ibu-ibu yang bertetanggaan dengan lo." sahut alia.
"Ha adu mulut? kok bisa gitu gimana cerita nya?." tanya aurel.
"Cerita nya panjang."
"Maaf ya kita ganggu lo kerja." kata sandra.
"Nggak apa-apa kok." aurel pun melihat kearah pemuda yang disamping sandra.
"Oh iya kenalin ini kakak gue." ujar sandra.
"Aldi." ujar aldi.
"Aurel."
"Em rel jadi kita jenguk lo kesini. kita mau ngajak lo untuk tinggal di apartemen gue." kata sandra langsung keintinya.
"San gue nggak bisa gu-
"Ustt. rel apa lo tahan dengan tetangga-tetangga lo? mereka saja begitu julid sama orang." ujar sandra.
"Tapi san gue nggak bisa ninggalin rumah itu." ujar aurel.
"Begini saja gimana kalo lo tinggal di apartemen gue terus rumah itu kita renovasi dan lo bisa jadiin kontrakan atau apaan gitu." ujar sandra.
"Gue nggak punya uang san buat renovasi-
"Tenang kita yang akan mengurus itu. Iya kan guys." ujar sandra.
"Iya rel lo tenang saja." sahut alia.
"Tapi gue nggak mau ngerepotin kalian."
"Nggak kok lo sama sekali nggak ngerepotin kita."
"Gimana kalo lo kerja di butik mama gue saja, nah kalo nanti uang lo sudah terkumpul. lo bisa beli rumah dan lo nggak usah lagi tinggal berdampingan sama tetangga lo itu dan untuk sementara waktu lo tinggal di apartemen gue." ujar sandra.
"Gimana kak, aurel boleh kan kerja di butik mama?." tanya sandra.
"Iya." jawab aldi dengan dingin.
"Tapi seperti nya kakak lo nggak suka sama gue." bisik aurel karna ia melihat aldi yang seperti nya tidak menyukai ia.
"Dia orang nya emang begitu kalo sama orang baru dulu saja waktu smp alia sama melinda untuk pertama kalinya kerja kelompok kerumah gue sikap kakak gue lebih dingin dari ini." ujar sandra.
"Ha? benarkah?."
"Iya."
"Gimana lo mau kan."
"Em tapi setelah gue ada uang nanti gue pasti bayar." kata aurel.
"Iya terserah lo saja. gimana?."
"Iya gue mau." jawab aurel.
__
__ADS_1
"Nah ini apartemen gue, lo bisa tinggal disini." ujar sandra.
"Em makasih ya kalian baik sekali sama gue."
"Iya."
"Ini kamar kamu dan yang disebelah nya kamar tamu." kata aldi mengelilingi ruangan apartemen tersebut yang diikuti aurel sandra dan kedua sahabat nya itu.
"Iya kak." ujar aurel.
"Rel kalo ada apa-apa lo langsung kabarin kita." ujar sandra.
"Iya san."
"Kalo gitu kita pulang dulu, dan soal kerja di butik mama gue nanti gue hubungi lo lagi oke." ujar sandra.
"Iya."
"Bay aurel." kata alia dan melinda.
"Assalamualaikum." ucap mereka.
"Waalaikumsalam, hati-hati." ujar aurel.
"Iya."
****
"Ma sandra punya teman dia anak yatim piatu dan sekarang dia tinggal di apartemen nya sandra ma. karna rumah yang dia tempati sudah sangat tidak layak lagi buat di tempati dan pekerjaan nya sehari-hari hanya menjadi badut beruang dan menghibur pengunjung ditaman tempat sandra biasa kesana. boleh kan ma dia tinggal di apartemen sandra dan juga sandra mau kalo dia juga bisa bekerja di butiknya mama." ucap sandra. sekarang ini ia sedang berada di ruang tamu bersama sang ibu.
"Kasian sekali. iya tidak apa-apa dia tinggal di apartemen kamu dan mama akan mempekerjakan dia di butiknya mama. oh iya nama nya siapa dan dia seorang cewek atau cowok?."
"Makasih banya ma. nama nya aurel ma dan dia seorang cewek." ujar sandra sambil memeluk mamanya kegirangan.
"Oh begitu. iya sayang lagian mama tidak akan bisa menolak kalau kamu membantu yang membutuhkan dan yang dapat dibantu." kata mama nya.
"Iya ma. sandra sayang mama."
Cup
__
Hari demi hari berlalu. lusa adalah hari masuk nya sekolah sandra. dan besok itu aldi akan kembali lagi ke london. karna ia akan kembali melanjutkan kuliah nya.
Hari ini sandra dan aldi pergi ke tempat makan langganan mereka yang kebetulan tidak jauh dari apartemen nya sandra. akhirnya mereka mengajak aurel juga.
"Kak sandra sudah lama nggak kesini dan akhirnya sandra bisa makan kesini lagi bersama kakak." ujar sandra.
"Iya dek kakak juga tidak pernah lagi kesini dan apa lagi kalau nanti kakak akan kembali ke london itu akan sangat langkah sekali untuk makan dan menginjakkan kaki disini." ujar aldi.
"Iya kak, sandra jadi sedih kakak pergi besok."
"Jangan cengeng." ujar aldi namun bukan berarti ia tidak merasa sedih bahkan ia juga sangat sedih atas kepergiannya besok namun ia tutupi dengan kata-kata yang baru saja ia keluarkan.
"Eh rel lo mau pesan apa?." tanya sandra. yang langsung mengalihkan topik pembicaraan mereka.
"Samain seperti lo saja san." sahut aurel.
"Baiklah kalo gitu."
Beberapa waktu kemudian setelah mereka makan akhirnya mereka pulang. namun sebelum sandra dan aldi pulang mereka mengantar aurel terlebih dahulu.
__
"Kak nanti pulang nya sandra ngantuk banget." ujar sandra yang sudah terduduk di sofa apartemen itu.
"Hei ini sudah mau malam sandra." kata aldi.
"Kak tapi sandra ngantuk." jawab sandra.
"Kak bagini saja kalian tidur saja di sini nanti sandra tidur bareng gue dan kakak di kamar tamu." sahut aurel.
__ADS_1
"Emang tidak apa-apa?." tanya aldi.
"Nggak kak nggak apa-apa kok."
"Baiklah kalau begitu."
Sandra dan aurel pun masuk ke kamar yang ditempati oleh aurel.
"San lo tidur saja." ujar aurel.
"Lo rel?." tanya sandra.
"Gue mau masak nasi dulu biar besok pagi tinggal masak sayur." jawab aurel.
"Oh ya sudah kalo gitu. maaf ya gue nggak bisa bantu."
"Nggak apa-apa kok ya sudah kamu tidur sana."
Aurel pun keluar dari kamar nya dan masuk ke dapur.
"Eh kakak belum tidur?." tanya aurel. ia melihat aldi yang seperti nya mencari-cari sesuatu.
"Belum."
"Kakak lagi cari apa?." tanya aurel.
"Cari kopi."
"Oh kakak mau kopi?." tanya aurel lagi.
"Iya."
"Ya sudah kalau begitu biar aurel yang bikinin kopi."
"Biar saya saja." ujar aldi.
"Nggak apa-apa kak biar aurel saja mending kakak tunggu saja di ruang tamu." kata aurel.
Akhirnya aldi pun mengalah dan langsung berlalu pergi ke ruang tamu.
Beberapa menit kemudian.
"Ini kak."
"Makasih."
"Iya kak kalo gitu aurel pergi ke kamar nanti kalo kakak mau makan ada mie di dapur dan nasi sudah aurel masak." ujar aurel.
"Iya makasih."
"Iya kak kalo gitu aurel permisi." aurel pun langsung pergi ke kamar nya.
"Kenapa aku seperti sudah memiliki seorang istri dengan cara dia memperhatikan ku, ada-ada saja." gumam aldi dalam hati.
__
"Dada kakak pasti sandra akan sangat merindukan mu." ujar sandra setelah memeluk aldi dengan sangat erat.
"Kakak juga akan sangat merindukan mu. oh iya kamu harus belajar yang giat agar nanti kamu bisa kuliah juga juga di london oke." kata aldi.
"Iya kak sandra pasti akan belajar dengan giat dan tunggu kedatangan sandra disana ya." ujar sandra.
"Hati-hati ya sayang." ujar mama nya sandra kepada aldi.
"Iya ma."
"Jaga kesehatan kamu disana nak." kata papa nya.
"Iya pa itu pasti. kalau begitu aldi pergi nanti ketinggalan pesawat." ujar aldi.
"Iya sayang hati-hati ya nak." kata mama nya.
__ADS_1
"Iya ma oke dada assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." jawab sandra dan kedua orang tua nya.