Mengejar Cinta Kakak Kelas Berujung Perjodohan

Mengejar Cinta Kakak Kelas Berujung Perjodohan
21. Gue nggak cemburu


__ADS_3

"Oh ternyata ni cewek dasar nenek lampir." gumam arjun.


"Makasih pak."


"Bagaimana keadaan siswi yang dikunci ini." ujar pak darwin sambil menunjuk cewek di layar monitor nya.


"Dia sudah ditangani oleh ibu citra pak."


"Oh iya-iya."


__


"Nih." setelah arjun sampai di UKS ia langsung memperlihatkan sebuah video yang sempat ia videokan tadi.


"Berani sekali dia." terlihat raut wajah riski yang berubah menjadi mengerikan.


Riski pun berlalu pergi dari sana dengan langkah yang amat cepat sambil membawa hp arjun di genggaman nya.


"Panggil siska keluar." ujar riski dengan raut wajah seolah-olah tidak ada apa-apa kepada seorang siswi yang akan memasuki kelas tersebut.


"Sebentar."


"Sis riski cariin lo tu, cie kayak nya ada hubungan yang tersembunyi ni eh." kata siswi tadi.


"Wih loh pacaran sis sama riski?."


"Kalian bisa saja deh." jawab siska dengan memperlihat kan senyumannya dan berlalu keluar.


"Eh riski kenapa lo cari gue?." tanya siska dengan raut wajah yang amat gembira.


"Jelaskan maksud ini apa?." ujar riski dengan dingin.


"Apa yang lo katakan, jangan percaya dengan video yang nggak jelas ini." kata siska dengan wajah yang panik.


"Nggak usah bertele-tele lagi, kamera pengawas sudah merekam nya."


"Di video itu bukan gue, itu bukan gue." ujar siska dengan wajah yang pucat.


"Lo bilang bukan lo, kalo lo nggak jujur jug-


"Riski, apa lo sungguh melakukan ini demi sandra, gue sudah lama ngejar lo dari kelas 1 SMA tapi perasaan lo sama gue begitu meremehkan gue, demi cewek itu yang bukan siapa-siapa."


"Apa lo bilang bukan siapa-siapa, dia pacar gua jadi jika lo berbuat seperti ini lagi gua nggak akan sudi melihat muka lo."


"Apa dia bilang dia pacar nya sandra?." batin siska.


Setelah riski mengucapkan itu ia pun berlalu pergi dari hadapan siska.


__


"Lo udah enakan?." tanya riski.


"Iya makasih kak."


"Hem, gua minta maaf."


"Minta maaf apa?." tanya sandra yang kebingungan.


"Yang dilapangan basket tadi, gua nggak bermaksud bu-


"Kak, kakak nggak usah minta maaf gue tau kok kakak nggak salah cuman gue nya saja tadi yang terlalu kebawa emosi."


"Bilang saja kalau cemburu." ujar riski dengan santai nya.

__ADS_1


"Si-siapa bilang cemburu, nggak gue nggak cemburu."


"Ya sudah kak kalo gitu gue mau ke kelas."


"Lo istirahat saja disini dulu."


"Gue udah enakkan kok kak, oh iya kak jangan kasih tau mama atau pun kak heru dan kak aldi kalo gue ke kunci di toilet perempuan tadi." ujar sandra.


"Kalo lo nggak mau istirahat disini dulu, gua kasih tau kalo lo-


"Iya-iya oke gue istirahat tapi awas kalo di kasih tau."


"Hem."


"Dasar cowok balok es." umpat sandra.


"Gua masih bisa dengar."


"Huh iya-iya deh."


"Kak kira-kira siapa ya yang ngunciin gue di toilet tadi, gue penasaran aneh banget gitukan masak pintu nya bisa kekunci dengan sendiri nya nggak mungkin kan."


"Udah lo nggak usah mikirin itu, sekarang lo tidur dulu tenangin diri lo dulu."


"Iya."


"Kakak kok belum pergi juga sih dari sini sudah sana pergi masuk kelas."


"Gua masih mau disini jagain lo biar lo nggak keluar."


"Yaelah kak gue nggak akan kemana-mana sudah sana masuk kelas nanti kakak di marahin sama guru yang ngajar di kelas kakak."


"Oke baiklah tapi saat istirahat nanti gua balik lagi kesini." riski pun pergi keluar dari UKS menuju ke kelas nya.


"San lo nggak apa-apa kan, kenapa lo bisa kekunci di toilet sih." ucap melinda. saat ia dan alia ke UKS.


"Nggak apa-apa kok, sudahlah gue juga nggak tau kenapa gue bisa kekunci."


"Lo sih ke toilet kenapa nggak minta ditemani." ujar alia.


"Emang harus ya nggak kan, sudah nggak usah dibahas lagi, em he he he kalian bawa makanan nggak."


"Ini." tiba-tiba riski langsung meletakkan makanan diatas meja UKS tersebut.


"Makasih kak nanti gue bayar."


"Nggak usah." riski pun langsung keluar dari UKS tersebut.


"Cie diperhatiin sama kak riski hem hem." ejek alia.


"Ih lo apaan sih lia."


"Nggak usah malu-malu gitu kali, em san gue boleh minta tu jajanan nggak satu saja." ujar melinda.


"Ambil saja, kalo mau semua nya juga boleh."


"Serius san."


"Iya ambil saja."


"Yey ma-


"Huss ini punya sandra nggak boleh lo ambil semua satu saja." kata alia.

__ADS_1


"Tapi kata sandra semua nya juga boleh kalo gue mau."


"Tapi tetap saja itu semua punya sandra."


"Sudah nggak apa-apa kok."


"Ini sebelum lo makan itu lo harus makan nasi dulu." ujar riski yang tiba-tiba langsung masuk kesana.


"Nggak usah kak." kata sandra dengan sopan.


"Oke kalau gitu gua akan laporkan kalau lo-


"Iya-Iya deh, resek banget dasar balok es." ucap sandra dengan cemberut.


Riski pun tersenyum dan keluar lagi dari sana.


"Dia mau ngapain lo san sampai-sampai lo mau saja." tanya alia.


"Dia ngancam gue kalo gue nggak nurut, dia akan ngaduin masalah ini tadi ke mama dan kakak gue."


"Yaelah san gue kalo di suruh makan nasi ini dan semua jajanan ini kenapa nggak mau." ujar melinda.


"Itu lo bukan gue."


"Sudah mending lo makan dulu san biar nanti kalo masuk kelas nggak laper."


"Iya."


__


"Ayo." ajak riski disaat ia melihat sandra yang sedang menunggu jemputan nya.


"Eh kakak, kakak duluan saja gue nunggu jemputan."


"Tadi mama lo telpon gua katanya gua harus pulang bareng lo sekalian mama lo nyuruh gua untuk makan-makan."


"Tapi kenapa mama nggak telpon gue, yang anak nya kan gue bukan kakak."


"Ayo naik."


Sandra pun naik ke mobil riski dan mereka pun pergi menuju rumah sandra.


Setelah sampai disana riski di sambut dengan mama nya sandra dan kakak nya yaitu aldi, sedangkan heru ia sedang sibuk mengurus laporan di perusahaan nya.


"Sini nak ayo masuk, mama sudah siapin masakan yang paling enak dan ini semua mama yang masak." ujar mama nya sandra kepada riski dengan sangat bahagia.


"Ma anak nya mama itu sandra apa kak riski sih." mendengar pertanyaan itu mama nya sandra kakak nya bahkan riski pun tertawa kecil.


"Ih mama bukannya dijawab ini malah ketawa."


"Sudah-sudah hari ini riski makan di rumah jadi kamu jangan cerewet." ujar mamanya.


"Huh menyebalkan." batin sandra.


__


"Gua pulang ya." kata riski.


"Hem hati-hati."


"Iya."


"Assalamualaikum."

__ADS_1


"Waalaikumsalam." jawab sandra.


__ADS_2