
"Non Melati!!" Gaga kaget berusaha memanggil teman-temannya. Gaga menelpon Alex.
"Halo.. ada apa kamu menelpon saya?" tanya Alex kepada Gaga karena dia sedang menunggu Priska berbelanja.
"Non Melati pingsan Tuan, non Melati sangat pucat dan juga badan nya panas." ucap Gaga.
"Loh bagaimana bisa? Bukan nya tadi Sehat?" ucap Alex.
"Saya juga tidak tau Tuan." jawab Gaga.
"Baiklah saya akan segera pulang." ucap Alex. Dia meninggalkan Priska Tampa pamit.
"Sayang ini bagus gak?" tanya Priska. Tapi dia terdiam ketika melihat di ruang tunggu tidak ada kekasih nya.
"Mbak tadi pacar saya yang duduk di sini mana yah?" tanya Priska pada karyawan Butik itu.
"Tadi pergi tiba-tiba setelah menerima telpon Mbak." jawab wanita itu. "Yahh kalau dia pergi bagaimana aku membayar semua belanjaan aku? Masa iya aku bayar pakai uang aku sendiri?" ucap Priska.
Karena malu dia pun membayar nya sendiri. "Awas aja kamu Yah Alex!" ucap nya marah.
"Bisa-bisa nya kamu pergi tanpa mengatakan apapun. Aku akan menyusul kamu ke rumah." ucap Priska.
Alex sampai di rumah dia melihat Istrinya terbaring lemas di sofa. Tidak ada yang berani menyentuh nya karena semua bodyguard nya laki-laki.
Alex memegang badan Melati yang sangat hangat.
Akhirnya dia memutuskan membawa ke rumah sakit.
"Sebaiknya di bawa ke rumah sakit saja. Ayo bantu buka pintu mobil. Gaga kamu ikut dengan saya!" ucap Alex.
"Baik Tuan." Jawab Gaga. Gaga menyetir mobil sementara Alex memangku Istri nya di belakang.
Tidak beberapa lama sampai di rumah sakit Melati langsung di periksa. Gaga dan Alex menunggu di luar.
"Apa yang dia lakukan sebelum jatuh pingsan?" tanya Alex.
"Bersih-bersih rumah Tuan. Non Melati hendak memasak makan siang dan Jatuh pingsan." ucap Gaga.
"Huff mati aku kalau sampai orang tua nya tau kalau Melati masuk rumah sakit." batin Alex.
"Saya sudah Mengabari orang tua Non Melati juga Tuan." ucap Gaga. Alex menatap Gaga dengan tatapan kaget.
"Apa yang kamu lakukan? kenapa kamu memberi tahu mereka?" tanya Alex. "Saya takut mengganggu Tuan sebelum nya akhirnya pertama saya telpon adalah orang nya non Melati. Mereka tidak bisa datang dengan cepat karena ada urusan." ucap Gaga.
Alex Menghela nafas panjang. Handphone nya berdering dari Priska.
__ADS_1
"Ya ampun Priska. Aku melupakan dia." ucap Alex.
"Saya harus menjemput Priska dulu." ucap Alex. "Tapi Tuan, non Melati membutuhkan Tuan." ucap Gaga. Alex menjawab telepon dari Priska.
Dia marah-marah kepada Alex, namun dengan sabar Alex meminta maaf dan mendengarkan nya.
Gaga yang melihat itu hanya bisa diam.
Namun setelah di TF uang oleh Alex, Priska sudah bisa mengerti keadaan Alex sekarang.
Tidak beberapa lama dokter keluar..
"Bagaimana keadaan Non Melati Dok?" tanya Gaga.
"Apakah Anda keluarga nya?" tanya dokter.
"Saya suami nya Dok." jawab Alex.
"Keadaan istri bapak cukup buruk karena banyak memar di badan yang membuat nya sakit. Dan juga kecapean serta stres membuat imun tubuh nya berkurang." ucap dokter.
Alex mendengar itu terdiam. Sudah jelas itu karena dia.
"Tapi kami sudah menyuntikkan obat agar bisa lebih cepat membaik." ucap Dokter.
Setelah selesai dokter menceritakan nya dia pun diijinkan masuk ke dalam.
"Kenapa kamu selalu menjadi beban untuk ku? Kalau aku tau menikah dengan mu tidak membuahkan hasil dan tidak seperti apa yang aku pikir kan sebaiknya aku tidak perlu menikah." ucap Alex.
Dia duduk di sofa memerhatikan Melati.
Tidak beberapa lama Melati sadar dia kaget mendapati dirinya bangun di tempat yang asing menurut nya.
"Aku di mana ini?" ucap nya langsung bangun.
"Kamu ada di rumah sakit, kamu demam." ucap. Alex. Melati menoleh ke arah Alex. Dia langsung ingat ketika dia mau pingsan.
"Kamu sengaja yah menyusahkan saya seperti ini? Kamu sengaja sakit agar orang tua kamu datang dan kamu memberi tahu apa yang terjadi!" ucap Alex.
Melati menggeleng kan kepala nya.
"Tidak mungkin Alex. Aku tidak pernah memburuk kan suami ku sendiri karena itu adalah aib ku juga." ucap Melati.
"Kalau begitu kenapa kamu sakit? Kamu membuat saya kerepotan. Saya tidak jadi jalan bersama Priska hanya karena kamu." ucap Alex.
"Dan orang tua kamu sudah dalam perjalanan ke sini." ucap Alex.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja, aku sudah lebih baik sebaiknya kamu pergi dengan Priska, aku tidak mau meghalangi kamu." ucap Melati ..
"Sudah terlambat, kamu tidur hampir Tiga jam." ucap Alex. Melati bingung. "Kalau begitu kamu pulang saja istirahat, Siapa tau kamu ke perusahaan besok." ucap Melati.
Alex menatap Melati.
"Kalau bisa saya akan pulang sekarang juga. Memiliki istri yang hanya bisa menyusahkan saja!" ucap Alex.
"Kenapa tidak bisa? Kamu tenang saja aku tidak akan memberi tahu kepada orang tua ku tentang apapun." ucap Melati.
"Segitu nya kamu ingin saya pergi." ucap Alex. Melati diam.
"Bukan nya Priska lebih penting?" ucap Melati.
"Ada apa ini?" tanya Papah nya Melati masuk terlebih dahulu. Melati dan Alex langsung terdiam.
"Kenapa kamu marah-marah kepada suami kamu nak?" tanya Papah nya kepada melati.
"Enggak kok Pah. Tadi aku membuat nya kesal itu sebab nya dia sedikit marah. Ini bukan hal besar." ucap Alex. Melati hanya diam.
"Melati kamu gimana sih nak? Harus sabar. Kamu gak boleh seperti itu kepada suami kamu." ucap Mamah nya.
"Baik Mah. Pah, aku minta maaf sudah membuat Papah dan Mamah kurang nyaman." ucap Melati.
Orang tua nya menghela nafas panjang..
"Bagaimana keadaan kamu Nak? Mamah sama Papah minta maaf tidak bisa langsung datang ke sini." ucap mamah nya. Mereka berdua terlihat sangat khawatir sekali.
Alex Ijin menunggu di luar. Di luar ternyata Gaga Masih menunggu.
"Tuan bagaimana dengan keadaan Non Melati?" tanya Gaga.
Alex memerhatikan Gaga.
"Kenapa kamu sangat mengkhawatirkan nya? " ucap Alex. "Mau bagaimana pun saya tetap mengkhawatirkan Non Melati karena istri Tuan. keselamatan nya adalah tanggung jawab saya Tuan." ucap Gaga.
Dia lagi-lagi terdiam dengan kata-kata Gaga.
"Gaga saja yang bukan siapa-siapa Melati menjaga nya, sementara aku membuat nya seperti ini." ucap Alex dalam hati.
"Keadaan nya sudah lebih baik, tidak ada yang terlalu serius besok dia sudah bisa pulang." ucap Alex.
Gaga terlihat sangat lega.
"Saya akan menunggu di sini, kamu pulang saja." ucap Alex.
__ADS_1
"Apa Tuan yakin? Saya bisa berjaga di sini Tuan." ucap Gaga.
"Tidak perlu! Mertua saya ada di sini, bagaimana kalau nanti dia Masih di sini sementara saya sudah pulang." ucap Alex.