
"Ini semua adalah kesalahan ku. Aku sebagai kakak tidak pernah mengerti dia, tidak pernah memerhatikan dia." ucap Stevan menyalah kan diri nya sendiri.
"Sudah jangan menyalah kan diri kamu, kita akan mencari Melati secepatnya sayang. Berhenti berfikir yang tidak-tidak." ucap Dinda.
"Sekarang Melati mungkin pasti akan sangat sedih sekali." ucap Stevan.
"Jangan berfikir yang aneh-aneh, aku yakin sekarang Melati baik-baik saja kok." ucap Dinda.
Stevan menangis di pelukan istri nya, dia tidak bisa melakukan apapun sekarang.
,
Sementara Alex tidak tau dia mau kemana sekarang. Handphone nya tidak berhenti berbunyi telepon dari istri nya.
"Melati kamu di mana? Kenapa kamu tak kunjung pulang Melati. Aku mohon kamu pulang Melati." batin Alex.
Sepanjang perjalanan dia berusaha memikirkan Kemana dia harus pergi mencari istri nya.
"Melati...." Alex menghela nafas panjang sambil memanggul nama Melati.
Dia berhenti di pinggir jalan dia melihat handphone nya. Dia mengabaikan pesan dan telpon dari Priska. Namun dia fokus melihat pesan masuk dari nomor Gaga yang belum di blokir dia sebelumnya.
"Ada apa ini? kenapa dia mengirim kan pesan dan juga menelpon ku." ucap Alex. Dia membuka.
"Aku sudah menemukan keberadaan Melati."
"Sekarang Melati di sekap oleh orang yang tidak di kenal."isi pesan Gaga.
Alex langsung mencari alamat Gaga. Setelah bertemu Alex menghajar Gaga ketika bertemu di gedung kosong.
"Kamu yang sudah merencanakan penyekapan istri ku kan? Kamu pikir aku bodoh?" ucap Alex. Gaga melawan Alex.
"Aku tidak mungkin melakukan itu." ucap Gaga.
"Kamu berbohong, kalau bukan, kamu siapa lagi? kamu yang ingin merebut melati dari ku." ucap Alex.
"Sekarang bukan waktu nya untuk saling menuduh lagi. Sekarang Melati dalam keadaan berbahaya." ucap kakak nya Gaga yang ikut turun tangan.
Gaga menepis tangan Alex dari nya.
"Kalian harus melihat ini!" ucap kakak Gaga menunjukkan beberapa video yang di berikan oleh anak buah nya kepada nya.
__ADS_1
Mereka membawa kabur Melati jauh karena tau sudah ada yang melacak keberadaan mereka.
Gaga, Alex dan juga kakak Gaga segera berangkat mengikuti Melati dan juga penjahat itu.
Mereka memerlukan banyak waktu untuk mengejar mereka karena sudah berjarak sangat jauh sekali, namun karena kakak Gaga paham dia tau jalan pintas yang bisa mempercepat mereka mengejar mobil.
Dua k kemudian akhirnya dengan mobil box yang membawa Melati. Di dalam mobil Alex dan juga Gaga sudah sangat tegang karena kakak nya Gaga membawa mobil dengan kecepatan yang sangat cepat.
Namun baru saja hampir mendekati mereka, tiba-tiba mobil mereka di serang dengan tembakan.. Untung saja mobil Anti peluru.
Mereka semakin panik.. Namun Anak buah mereka segera datang dan membantu mereka bertiga.
namun salah satu mereka berhasil mengenai ban mobil yang di kendarai sehingga masuk ke jurang kecil yang ada di jalanan.
Untung saja mereka tidak apa-apa hanya luka biasa..Gaga dan Alex masuk ke dalam mobil dan mengambil alih untuk menyupir. Mereka tidak lagi mau di serang. Kakak Gaga dan Alex menyerang dengan senjata.
Ban mobil mereka juga bocor. Karena sangat laju sehingga terbalik ke jurang yang begitu curam. Alex berteriak melihat mobil box itu berguling ke bawah.
"Melati...." Ucap Alex mau mengejar ke bawah namun di tahan oleh kakak nya Gaga.
"Itu adalah jebakan.. Mobil yang sebenarnya Masih jauh." ucap kakak nya Gaga.
"Tidak mungkin, di dalam sana ada istri ku." ucap Alex.
Alex menangis. Mereka sudah tidak lagi membicarakan apa pun hanya fokus ke jalanan.
Sampai pada akhirnya mereka sudah sampai di ujung jalan.. kiri kanan hutan.
"kita dimana ini? Seperti nya kita salah jalan." ucap Alex.
"Sialan!! Kita sudah di jebak." ucap kakak nya Gaga sambil melihat keberadaan mobil yang membawa Melati.
Dan dari belakang mereka sudah datang rombongan orang yang menyekap melati.
Mereka bertiga turun dan melawan mereka semua. Dengan mudah mereka bisa melawan semua nya.
Mereka keluar dari sana.
Tidak terasa sudah tengah malam.. Mereka kehabisan minyak mobil.. Mencobanya menghubungi siapapun Namun tidak ada jaringan.
"Ini semua Karena Tuan yang tidak bisa menghargai keberadaan Melati. Sekarang setelah dia pergi tuan sendiri yang khawatir." ucap Gaga.
__ADS_1
"Kamu bisa diam tidak? kalau kamu tidak mau mencari nya kamu pulang saja." ucap Alex.
"Justru Tuan yang harus pergi karena Tuan tidak pernah benar-benar perduli kepada Melati." ucap Gaga.
"Jaga mulut kamu." ucap Alex.
"Bukan kah yang aku bilang benar tuan? Tuan tidak pernah menganggap Melati istri Tuan." ucap Gaga.
"Kalian bisa berhenti berdebat tidak? Saya sudah sangat lapar, mendengar kalian membuat saya semakin pusing!" ucap kakak nya Gaga marah.
"Kalian yang berhubungan dengan Melati saya yang harus turun tangan ikut mencari sampai saya terluka seperti ini." ucap kakak nya Gaga.
"Aku minta maaf kak, aku masih butuh bantuan kakak."' ucap Gaga. Tidak beberapa lama ada orang yang lewat naik motor, alhasil mereka membeli minyak mobil dengan galon.
Setelah mobil hidup mereka melanjutkan perjalanan.
"Ini sudah semakin jauh kak, apa keberadaan Melati belum di temukan? Apa masih jauh?" tanya Gaga.
"Kita sudah kehilangan jejak mereka." ucap Kakak nya Gaga. Alex yang membawa mobil hanya bisa diam tanpa mengatakan apapun.
"Sebaik nya kita istirahat saja dulu, setelah matahari terbit kita melanjutkan perjalanan kita." ucap Kakak nya Gaga.
"Di mana kita akan istirahat kak? Ini di tengah-tengah hutan. Tidak ada rumah satu pun di sini." ucap Gaga.
"Kita mencari perkampungan dulu." ucap Alex. mereka semua sudah sangat lelah dan mengantuk.. Belum lagi luka-luka mereka yang sudah infeksi karena tidak langsung di obati.
Alex jauh'lebih parah karena sudah di hajar oleh kakak ipar nya ditambah dihajar musuh dan terkena pecahan kaca mobil.
Sekarang badan mereka sudah sangat remuk.
Keluarga Melati yang mendengar Melati hilang sangat syok, orang tua Melati menangis sampai pingsan.
Sekarang kepolisian membantu mencari mereka.
Sementara Priska yang tidak bisa tidur karena menunggu suaminya pulang.
"Kamu kemana sih sayang? Ini sudah jam berapa namun kamu tak juga pulang." ucap priska, namun bel rumah nya berbunyi.
"Itu pasti dia." ucap priska langsung membuka pintu.
"selamat Malam Bu." ucap pak polisi yang berdiri di depan pintu. Priska kaget, dia mau menutup pintu lagi namun langsung di tahan.
__ADS_1
"Kami datang ke sini mau menyelediki kasus kehilangan saudara yang bernama melati." ucap Pak polisi.