Menikah Dengan Pria Yang Salah

Menikah Dengan Pria Yang Salah
Episode 39


__ADS_3

Tidak tahan dia melihat kedekatan Gaga dengan Melati dia langsung pergi.. Kebetulan keluarga Melati baru saja datang.


Stevan tidak menyadari karena Alex Menunduk kan kepala nya melewati mereka.


"Loh bukannya itu Alex? kenapa dia pergi?" ucap Dinda.


"Sudah biar kan saja dia pergi." ucap Stevan.


Mereka masuk ke dalam ruangan Melati dan sangat senang sekali melihat Melati sudah bangun dan mereka berpelukan.


"Akhirnya kamu Sadar juga nak, Mamah sama papah. Semua orang di sini sangat mengkhawatirkan kamu." ucap mamah nya.


"Maafin aku mah sudah membuat mamah khawatir." ucap Melati.


Mamah nya menggeleng kan kepala nya.


"Kamu harus cepat sembuh." ucap Mamah nya.


"Iyah Mah." ucap Melati.


Melati melihat kakak nya.


"Apakah kakak tidak ingin memeluk ku?" tanya Anisa kepada Stevan yang dari tadi memilih untuk diam saja.


Stevan diam saja.


"Iyah aku tau aku salah tidak bercerita apa pun kepada Kakak, maafin aku." ucap Melati.


"Kakak sudah curiga mulai dari awal, namun kamu sama sekali tidak jujur..Coba saja kalau kamu jujur semua nya tidak akan seperti ini." ucap Stevan.


"Iyah kak, aku tau salah. Kau berfikir masalah rumah tangga ku aku selesaikan sendiri." ucap Melati. "Sudah jangan membahas itu dulu sayang, nanti kalau Melati sudah sembuh baru kita membahas tentang ini." ucap Dinda.


"Kakak mau kan maafin aku?" ucap Melati memegang tangan Stevan.


"kakak tidak Marah pada kamu, kakak hanya marah kepada diri kakak sendiri." ucap Stevan.


"Kakak tidak salah, jangan pernah berfikir seperti itu." ucap Melati.


"Untung saja ada Gaga.. Kalau bukan karena Gaga kamu tidak akan selamat dek." ucap Stevan sambil memeluk Melati.


Sementara Alex memutuskan kembali ke rumah setelah beberapa hari tidak pulang. Sampai di rumah semua nya kosong.


Di rumah tidak ada siapapun. Dia mencari priska namun sudah tidak ada di sana. Tiba-tiba Kakak nya Gaga datang.


"Priska di tahan oleh Gaga di rumah nya, sebaiknya kamu menjemput nya ke sana." ucap kakak nya Gaga.

__ADS_1


"Apa maksud Gaga?" ucap Alex.


"Kamu tidak perlu marah kepada Gaga, Masih baik dia hanya menahan nya, bagaimana kalau dia melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan priska kepada Melati?!" ucap kakak nya Gaga.


Alex terdiam.


"Maksud nya?" tanya Alex.


"Dalang dari penculikan itu adalah istri kedua kamu, dia yang berniat menyiksa dan membunuh Melati." ucap kakak nya Gaga.


Alex terdiam sejenak.


"Sebaiknya kamu menjemput dia sebelum Gaga kembali dan menghabisi wanita itu!" ucap kakak nya Gaga dan langsung pergi.


Alex mengambil mobil dan menuju ke kediaman Gaga yang baru.


Setelah sampai di sana dia melihat priska di ikat di kursi.


"Alex... Aku di sini, Tolong lepas kan aku." ucap priska berteriak.. Alex terus mengingat perkataan kakak nya Gaga.


Dia mau marah kepada priska namun dia sudah istri nya, dia mencintai Priska dan di perut priska sudah ada anak nya.


"Sayang akhirnya kamu datang, Gaga sudah berani menyekap ku di sini. lepaskan aku." ucap Priska. Namun Alex hanya berdiri diam menatap Priska.


"Sayang aku mohon lepaskan aku, perut ku sangat sakit sekali." ucap Priska.


"Maksud kamu apa? Sekarang lepas kan aku dulu. Aku sudah sangat kesakitan." ucap Priska. Alex melepaskan ikatan tangan dan kaki priska.


"Aku merindukan kamu sayang, kamu gak apa-apa kan? Aku mendengar kamu di tembak oleh anggota Gaga." ucap priska memeriksa tubuh Alex dan memeluk nya.


Namun Alex tidak mengatakan apapun atau merespon Priska.


"Sayang kenapa kamu hanya diam saja? apa kamu tidak Rindu aku? Apa kamu tidak mengkhawatirkan aku dengan calon anak kamu?" tanya Priska.


Alex melepaskan priska dari nya. "Sekarang aku ingin bertanya sesuatu sama kamu, aku harap kamu jawab dengan jujur." ucap Alex.


"Kenapa?" tanya priska.


"Kamu kan yang menculik melati dan menyiksanya?" tanya Alex.


"Perut ku sangat sakit, sebaik nya kita pulang saja yah." ucap Priska. Alex Menggeleng kan kepala nya.


"Jawab jujur." ucap Alex.


"Kamu tau sendiri aku selalu bersama kamu, mana mungkin aku melakukan itu..Aku saja di sekap oleh Gaga. Kita harus melaporkan dia kepolisi." ucap priska.

__ADS_1


"Seharusnya kamu yang masuk ke penjara." ucap Alex. Priska terkejut dia menatap wajah Alex.


"Apa yang kamu katakan? aku adalah istri kamu Alex!" ucap priska.


"Melati juga istri ku, tapi kamu sudah keterlaluan menyiksa, menculik Dan memberikan dia racun." ucap Alex.


"Tapi aku tidak melakukan itu." ucap Priska.


"Aku tau bukan kamu yang melakukan, Tapi orang suruhan yang kamu bayar menggunakan uang ku." ucap Alex.


"Iyahh memang aku yang menyuruh mereka semua!" ucap priska.


"Apa maksud kamu? Kenapa kamu melakukan hal yang begitu kejam kepada melati?" ucap Alex.


"Bukan nya dulu kamu memperlakukan dia seperti itu? Jadi kenapa kamu khawatir? Kenapa kamu harus marah? Justru kamu senang dong. Atau jangan-jangan kamu sudah mulai menyukai istri kamu itu?" ucap Priska.


"Jaga mulut kamu kalau berbicara Priska! Dia adalah istri ku juga. Kamu bisa masuk penjara." ucap Alex.


"Aku tidak perduli aku masuk penjara, aku tidak takut. Aku melakukan itu karena aku mencintai kamu!" ucap Priska.


"Mencintai aku? kamu melakukan kejahatan Priska." ucap Alex.


"Aku tau kalau kamu sudah mulai mencintai dia, aku tau juga kalau kamu sudah mulai menyukai Melati. Kamu jadi kurang sayang kepada ku, aku tidak ingin itu terjadi. Aku ingin Melati menghilang dari hidup kamu sebelum kamu benar-benar mencintai nya." ucap Priska.


"Apa yang kamu katakan Priska?!" ucap Alex.


"Kamu tidak perlu memungkiri nya, sebenarnya kamu sudah mencintai Melati kan?" ucap Priska.


Alex tidak menjawab. Priska tersenyum.


"Tapi tidak ada gunanya, karena aku yakin dia pasti sudah koma di rumah sakit, tidak ada yang bisa menyelamatkan dia, tidak ada yang bisa menganggu hubungan kita. Karena kamu adalah milik ku seutuhnya." ucap Priska mau memeluk Alex namun Alex mendorong nya.


Priska menatap Alex bingung.


"Kenapa kamu mendorong ku?" tanya Priska.


"Sebaik nya kita pulang, sebelum Gaga membawa polisi menangkap kamu." ucap Alex membawa priska pergi dari rumah Gaga.


"Aku tau kalau kamu akan mengkhawatirkan aku, aku sangat mencintai kamu." ucap priska. Alex hanya diam saja.


Setelah sampai di rumah Alex masuk ke dalam tidak menghiraukan Priska.


"Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi, aku tidak boleh tinggal diam." ucap Priska.


Alex di kamar nya Duduk di sofa sambil memegang kepala nya.

__ADS_1


"Ada apa dengan ku?" ucap nya.


__ADS_2