
Stevan Menatap wajah istri nya. Dia memeluk nya.
Sementara di dalam Gaga dan Alex tidak bercakapan sama sekali.
"Kamu sudah banyak terluka, kamu harus segera di periksa oleh dokter sebelum terinfeksi." ucap kakak nya Gaga kepada Gaga.
Gaga menggeleng kan kepala nya.
"Aku harus memastikan Melati Selamat." ucap Gaga.
Beberapa hari Melati di rumah sakit dalam keadaan koma. Gaga baru juga sembuh dari luka-luka di Badan nya.
"Kamu mau kemana? Kamu baru saja sehat." ucap Orang kakak nya kepada Gaga.
"Aku mau ke rumah sakit melihat keadaan Melati kak." ucap Gaga.
Kakak nya menghela nafas panjang.
"Sampai kapan kamu akan mengejar-ngejar Melati? Dia sudah memiliki suami, di sana juga ada suami nya yang menunggu dia. Sebaiknya kamu mengurus Priska yang sudah beberapa hari kamu sekap." ucap Kakak nya.
"Dia perlu di berikan pelajaran kak, biarkan saja." ucap Gaga.
"Kamu jangan menjadi pria yang kejam seperti ini Gaga. Dia lagi hamil." ucap Kakak nya.
"Aku akan mengurus nya setelah kembali dari Rumah sakit." ucap Gaga langsung pergi.
Sampai di rumah sakit ternyata tidak ada siapa-siapa di sana.
"Loh kenapa tidak ada yang menjaga Melati di sini?" ucap Gaga melihat ruangan itu sangat sepi.
"Permisi suster, apa tidak ada orang yang menjenguk Melati?" tanya Gaga kepada suster yang baru saja datang.
"Pak Alex sedang turun ke bawah, mungkin mau makan siang." ucap Suster. "Oohhh." ucap Gaga.
Gaga duduk di samping tempat tidur melati.
"Sudah tiga hari kamu tidur di sini Melati, apa kamu tidak bosan? Kamu tidak merindukan orang yang mengkhawatirkan kamu di sini?" ucap Gaga.
"Bangun melati, aku mohon kamu bangun. Aku janji kalau kamu bangun aku tidak akan membiarkan kamu dalam bahaya lagi." ucap Gaga.
Alex yang baru saja kembali mendengar kata-kata Gaga.
"Aku mohon bangun Melati, aku sangat merindukan kamu." ucap Gaga.. Alex membuka pintu. Gaga langsung melepaskan tangan Melati.
Menghapus air mata nya dan langsung berdiri.
"Saya hanya menjenguk melati, memastikan keadaan nya baik-baik saja." ucap Gaga.
__ADS_1
"Berapa kali saya harus mengatakan kalau Melati itu adalah istri saya. Kamu harus menjauhi dia." ucap Alex.
"Saya masih mencintai Melati. Saya akan terus mengejar Melati karena bapak sendiri tidak pernah menganggap dia ada, dan bukan nya Bapak sudah memiliki istri baru?" ucap Gaga.
"Kamu tidak berhak mengurus kehidupan saya, Melati masih istri saya, saya akan melaporkan kamu kalau kamu berani mencoba mendekati Melati." ucap Alex.
"Kalau Bapak tidak ingin Melati di ambil oleh orang lain setidaknya Bapak bisa menjaga nya, membahagiakan dan jangan membuat nya menderita." ucap Gaga.
Alex memukul wajah Gaga. Gaga terdorong ke tempat tidur Melati.
"Kurang ajar!" ucap Alex.
"Hentikan Alex.." ucap Melati yang baru saja bangun.. Dengan suara lemas dan serak dia berbicara meminta Alex berhenti karena mau menarik baju Gaga.
Melihat Melati sadar Gaga memegang tangan Melati.
"Melati kamu sudah bangun? Alhamdulillah ya Allah." ucap Gaga..
Namun Gaga tiba-tiba mendorong Gaga. Dokter datang.
Melati melihat Gaga yang menangis melihat Melati bangun.
Setelah Melati di periksa oleh dokter dia sudah bisa di pindahkan ke ruangan rawat inap.
"Kamu makan dulu yah." ucap Alex. Melati menggeleng kan kepala nya.
"Jangan banyak berbicara dulu melati, kamu masih kurang sehat..Kamu jangan memikirkan banyak hal." ucap Alex.
Melati menepis pelan sendok yang di sodorkan kepada Melati.
Alex menghela nafas panjang.
"Aku minta maaf atas semua kesalahanku, aku minta maaf. Aku menyesali nya." ucap Alex.
Melati diam. "Kamu tidak mencintai ku lagi, untuk apa kamu mempertahankan aku? Aku mau kamu menceraikan aku." ucap Melati.
Alex Menggeleng kan kepala nya..
"Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu, karena aku mencintai kamu, kamu sangat lah berharga bagi ku." ucap Alex.
Melati tersenyum tipis sambil menggeleng kan kepala nya.
"Kalau kamu mencintai aku, mana mungkin kamu menyelingkuhi dan menduakan aku." ucap Melati.
"Kalau aku tidak mencintai kamu, mana mungkin aku rela pasang badan untuk menyelamatkan kamu." ucap Alex.
Melati menghela nafas panjang.
__ADS_1
"Aku tidak ingin melihat kamu dulu untuk sementara ini, aku mohon pergi lah. Mungkin sekarang Priska sudah menunggu kamu pulang ke rumah." ucap Melati.
"Aku akan menjaga kamu sampai sembuh, tidak perduli bagaimana kamu mengusir aku." ucap Alex.
"Kalau kamu ingin aku sembuh, aku mohon pergi lah." ucap Melati.
"Priska sedang hamil, kalau dia tau kamu di sini dia pasti akan sangat marah." ucap Melati.
"Melati aku tau kamu sangat marah kepada ku,. Tapi aku mohon Ijin kan aku mengurus kamu sampai sembuh." ucap Alex.
Melati menggeleng kan kepala nya.
"Pergi lah aku mohon." ucap Melati.
Alex menghela nafas panjang dia memegang tangan Melati.
"Aku sudah memikirkan ini. Aku akan menceraikan Priska sesudah melahirkan..Aku hanya mencintai kamu." ucap Alex.
"Mau berapa lagi perempuan yang akan kamu buat hancur hati nya? Mau berapa banyak lagi? Kamu sudah memiliki anak dengan dia.. Jangan menganggap pernikahan itu adalah hal main-main." ucap Melati.
"Aku tidak ingin bercerai dengan kamu." ucap Alex. Melati menggeleng kan kepala nya.
"Kalau begitu biarkan aku menenangkan diri." ucap Melati.
Alex melihat Melati memang sangat ingin sendiri, akhirnya dia memutuskan untuk pergi demi kebaikan Melati.
"Baiklah kalau begitu yang kamu mau, semoga kamu cepat sembuh. Saya akan kembali." ucap Alex.. Melati hanya diam saja.
Alex keluar dia melihat Gaga yang sudah memar di bagian wajah berdiri penuh khawatir di balik pintu.
"Masuk lah dan lihat keadaan Melati. Ingat! Jangan berani-berani nya kamu mengambil Melati dari saya!" ucap Alex.
Gaga tidak merespon dia langsung masuk.
"Melati bagaimana keadaan kamu?" tanya Gaga. Melati tersenyum ketika Gaga masuk. Gaga memberikan pelukan yang benar-benar sangat mengkhawatirkan.
Alex yang melihat itu membuat nya sangat cemburu sekali. Dia memerhatikan melati lebih senang ketika Gaga merawat nya.
"Aku benar-benar tidak bisa menjaga kamu dengan baik Melati. Bahkan kamu lebih senang bersama mantan kamu, kamu juga bangun dari koma setelah mendengar suara Gaga." ucap Alex.
Tidak tahan dia melihat kedekatan Gaga dengan Melati dia langsung pergi.. Kebetulan keluarga Melati baru saja datang.
Alex tidak menyadari karena Alex Menunduk kan kepala nya melewati mereka.
"Loh bukannya itu Alex? kenapa dia pergi?" ucap Dinda.
"Sudah biar kan saja dia pergi." ucap Stevan.
__ADS_1
Mereka masuk ke dalam ruangan Melati dan sangat senang sekali melihat Melati sudah bangun dan mereka berpelukan.