Menikah Dengan Pria Yang Salah

Menikah Dengan Pria Yang Salah
Episode 31


__ADS_3

"Aku tidak tau sekarang posisi dia ada di Mana mah, biarkan saja, nanti kalau dia membutuhkan aku dia pasti menelpon." ucap Stevan.


Di dalam mobil Dinda mencoba menghubungi Melati.


"Kamu kemana Melati? Kenapa kamu membuat mbak khawatir seperti ini?" ucap Dinda. Dia menghubungi Melati Terus menerus namun tidak bisa.


"Mbak harus mencari kamu kemana?" ucap Dinda sangat bingung. Dia berfikir kalau Melati pasti ada di tempat yang biasa di kunjungi oleh mereka berdua.


Namun setelah sampai di sana tempat tersebut tutup. Bahkan info dari security tidak ada pengunjung datang dalam Minggu ini.


Dinda Menghela nafas panjang. "Kamu kemana Melati?" ucap Dinda sangat khawatir. Dia mencoba menelpon lagi namun tidak ada.


"Ini semua karena Alex! Dia harus bertanggung jawab." ucap Dinda. Dinda Menuju ke rumah Alex.


Sesampainya di sana dia masuk Tampa permisi.


"Alex!! Bisa-bisa nya kamu di sini santai-santai romantis dengan wanita ini, sementara istri kamu entah di mana sekarang!" ucap Dinda.


Alex terkejut karena Dinda datang langsung marah-marah.


"Kamu ngapain datang ke sini dan marah-marah di rumah orang?" ucap Alex kepada Dinda.


"Kamu masih bisa bertanya seperti itu? Kamu tidak sadar kesalahan kamu dimana?" ucap Dinda.


"Kamu punya Etika gak? Di sini istri saya lagi Hamil." ucap Alex.


"Aku tidak perduli, aku tidak mau tau kamu harus mencari Melati sampai ketemu. Kalau tidak aku akan melaporkan semua kelakuan kamu dan melaporkan kepada polisi." ucap Dinda.


"Heh kamu jangan ikut campur yah! Urus rumah tangga kamu sendiri!" ucap Alex.


"Melati Adik ku, aku tidak akan tinggal diam kalau seperti ini. Malam ini Melati tidak ketemu aku akan memberi tahu kepada orang tua nya." ucap Dinda.


"Kamu jangan sampai masuk ke penjara karena masalah ini." ucap Dinda. "Melati yang pergi sendiri dari rumah ini, bukan aku mengusir nya." ucap Alex.

__ADS_1


"Secara tidak langsung kamu telah mengusir istri kamu sendiri. melakukan dia tidak pantas. kasar, menduakan dia, bahkan kamu tidak menafkahi nya." ucap Dinda.


"Kamu tidak tau apa-apa. Aku menikah karena Sudah persetujuan dari dia." ucap Alex.


"Lagian Melati pergi juga tidak ada ruginya bagi Kami, justru itu sangat lah baik." ucap Priska. Dinda mau menjambak rambut priska namun langsung di lindungi oleh Alex.


"Kamu jangan berani menyentuh istri ku." ucap Alex.


"Kamu melindungi dia layak nya istri mu, Sementara dia hanya lah wanita selingkuhan, pelacur yang rela menghancurkan rumah tangga orang lain demi ego nya sendiri. Tidak mempunyai hati sesama perempuan." ucap Dinda.


"Jaga mulut kamu Dinda!" ucap Alex.


"Aku tau wanita ini seperti apa dari mana asal nya, tapi aku tidak sangka kalau selera kamu benar-benar buruk sekali." ucap Dinda.


"Aku tidak menyesal Berpisah dari kamu. Aku rasa mungkin Melati juga tidak pernah menyesal pisah dengan kamu. Justru dia menyesal sudah mencintai pria berengsek seperti kamu!" ucap Dinda.


"Melati wanita yang baik, mempunyai kepribadian yang baik, bisa di bidang apapun, anak orang kaya, baik dan juga tulus mencintai suami nya, wanita yang setia.. Namun semua ketulusan nya di balas seperti ini." ucap Dinda.


"Kamu, mau pun istri kamu akan merasakan karma yang sudah kalian perbuat ini!" ucap Dinda. "Stop Dinda! Kamu hanya lah orang lain di rumah tangga ku. Jangan ikut campur." ucap Alex.


"Sebaiknya kamu pergi dari sini!" ucap Alex. "Aku tidak akan pergi sebelum kamu mencari Melati!" ucap Dinda.


"Aku tidak akan berhenti mengawasi kamu kalau kamu tidak menemukan Melati!" ucap Dinda.


"Sayang kamu ke kamar Dulu yah " ucap Alex.


"Aku gak mau, aku mau di sini sama kamu, aku tidak mau Kamu pergi mencari wanita itu!" ucap Priska. Namun Alex melepaskan tangan Priska.


"Apapun yang terjadi aku Masih suami Melati. Aku harus mencari nya sampai ketemu." ucap Alex. dia mengambil kunci mobil nya dan pergi.


"Puas kamu? kamu sudah membuat suami ku malam-malam seperti ini keluar dari rumah." ucap Priska.


"Aku sama sekali tidak puas karena tidak sebanding dengan apa yang di rasakan oleh Melati." ucap Dinda.

__ADS_1


"Dan wanita seperti kamu tidak akan pernah beruntung di hal apapun, kita lihat saja nanti." ucap Dinda.


"Apa yang kamu maksud? Kamu jangan berani mengancam ku yah." ucap priska.


"Aku tidak mengancam kamu, anak kamu atau pun kamu Akan merasakan perbuatan mu ini!" ucap Dinda.


"Sebaik nya aku pergi dari sini, suasana nya begitu gerah sekali." ucap Dinda.


Dia pergi begitu saja. Priska sangat kesal karena Dinda. Perut nya sakit lagi karena emosi.


"Kita lihat saja nanti bagaimana kamu akan membalas semua nya. Sebelum aku mendapat kan karma nya, kamu harus merasakan kemarahan ku." ucap priska.


Di dalam mobil Alex parkir di pinggir jalan dia tidak akan tau kemana Istri nya pergi karena dia tidak tau kemana saja tempat yang sering di kunjungi oleh istri nya.


Tapi orang yang mempunyai uang seperti Melati bisa pergi jauh.


"Melati kamu membuat aku hampir gila." ucap Alex memegang kepala nya yang terasa sangat pusing.


Akhirnya dia meminta orang-orang nya melacak keberadaan istri nya.. Namun dia baru kefikiran untuk memeriksa CCTV di Rumah nya.


Dia pulang ke rumah untuk memastikan dengan siapa istri nya pergi dan jam berapa.


"Sayang kamu sudah pulang? Kamu tidak perlu mau mencari Melati, paling nanti di pulang sendiri." ucap priska, namun Alex melewati dia naik ke Atas ke ruangan CCTV.


Melihat CCTV ruang tamu Alex bisa melihat jelas kalau Istri nya memang merencanakan untuk pergi karena membawa koper.


Sambil menangis dia menarik koper nya keluar memasuk kan nya ke dalam mobil. Setelah itu dia meninggal kan Rumah itu di shubuh hari.


Alex Menghela nafas panjang beberapa kali.


"Aku sudah gagal menjadi suami untuk kamu melati. ini akan menjadi penyesalan seumur hidup ku, tapi aku tidak mau menyerah, aku harus mencari kamu kemana pun itu." ucap Alex.


"Sayang sudah malam, kamu mau kemana lagi? Waktu nya tidur." ucap priska menahan tangan suami nya.

__ADS_1


"Kamu tidur saja duluan yah." ucap Alex, namun Priska Menahan tangan suami nya. "Aku mau tidur bareng kamu, aku yakin aku tidak akan bisa tidur kalau tidak Sama kamu, ini bawaan dari bayi nya." ucap Priska.


Alex juga harus memikirkan anak nya, akhirnya dia pun memutuskan untuk istirahat Dulu.


__ADS_2