Menikah Dengan Pria Yang Salah

Menikah Dengan Pria Yang Salah
Episode 9


__ADS_3

Dia memerhatikan wajah Melati yang mulai membiru bekas tamparan nya. Dan dua bekas merah di belakang telinga nya.


Dia mengelus nya. "Sssttt!!" Melati kesakitan. Alex pun langsung mengangkat tangan nya.


Tiba-tiba handphone nya berbunyi telepon dari Priska.


"Halo.." Jawab Alex.


"Kamu ada di Mana? aku udah di depan rumah kamu Nih!" ucap Priska.


Alex baru ingat kalau Priska akan datang kerumahnya malam ini.


"Sayang Maafin aku yah, sebaiknya kamu pulang karena aku menginap di rumah mertua ku." ucap Alex.


"Menginap di sana?" ucap Priska.


"Ini mendadak sekali, aku tidak tau." ucap Alex.


"Kamu jangan tidur satu ranjang dengan istri kamu, aku tidak mengijinkan nya!" ucap Priska.


Alex menoleh ke arah Melati.


"Kenapa kamu diam? Kamu dengar gak?" tanya Priska.


"Humm iya-iya aku mendengar nya." Ucap Alex.


"Kamu tidur di sofa ruang tamu atau di lantai," ucap Priska.


"Baiklah. Kamu sebaiknya langsung pulang ini sudah malam sekali aku mengkhawatirkan kamu." ucap Alex.


"Baiklah kalau begitu." ucap Priska dan langsung mematikan Sambungan telepon nya. Alex Menghela nafas.


Dia memastikan Melati sudah tidur nyenyak tidak mengigau lagi baru dia pindah ke sofa. Melati terbangun dia Melirik sedikit ke arah suami nya yang memilih tidur di sofa.


"Ekhem-Ekhem..." Melati mengode Alex memberi tahu kalau dia sudah bangun.


Alex menoleh ke arah nya.


"Tempat Tidur ku cukup lebar. Tidak kurang untuk kita berdua Tempat tidur ini juga bersih hanya aku yang tidur di sini tidak pernah membawa orang lain." ucap Melati.


Alex diam..


"Aku tidak bisa membiarkan punggung kamu sakit di sofa karena perintah dari Priska. Aku tidak akan melakukan hal yang aneh." ucap Melati. Alex diam.


""Memilih tidur di sana apa di sini?" tanya Melati. Sofa itu cukup kecil pada Alex yang memiliki badan cukup tinggi dan juga besar.

__ADS_1


Melati membelakangi Alex dan lanjut tidur. Alex tampa pikir panjang langsung naik ke kasur membelakangi Melati.


Keesokan harinya Alex bangun dia tidak mendapati istrinya di sebelah nya. Dia hendak turun tapi Handphone nya bunyi lagi dari Priska yang meminta dia segera datang menemui dia.


Alex turun ke bawah.


"Selamat pagi Papah." ucap Alex kepada mertua nya yang sedang memberikan Makan burung peliharaan nya di balkon.


"Eh kamu sudah bangun." ucap Mertua nya. Alex mendekati Papah Mertua nya.


"Kok Sepi Pah, mamah sama Melati kemana?" tanya Alex.


"Oohh mereka sedang pergi keluar. Melati mengeluh kalau badan nya sakit-sakit jadi di bawa berobat sama Mamah kamu." ucap Mertua nya.


"Oohh begitu yah Pah." ucap Alex.


"Kenapa? Apa kamu mau pulang pagi-pagi seperti ini? Libur satu hari saja nak. Kamu tau istri kamu itu sangat manja dia pasti ingin berlama-lama di sini." ucap papah Mertua nya.


"Gimana cara aku ngejelasin nya yah?" batin Alex.


Tidak beberapa lama Melati dan Mamah nya pulang. Mereka pun sarapan sama-sama.


"Bagaimana badan kamu sudah lebih ringan? Atau Masih ada yang sakit?" tanya Papah nya pada Melati.


"Sudah lebih baik Kok pah, tadi udah minum obat juga kok." ucap Melati.


"Makasih banyak yah Pah, Mah. Aku sayang Kalian." ucap Melati.


Alex yang melihat itu hanya bisa terdiam. Mengingat perbuatan nya kepada Melati membuat nya sedikit takut.


Setelah beberapa lama selesai sarapan mereka memutuskan untuk pulang. Selama di perjalanan Melati dan Alex hanya diam saja.


"Loh kita ngapain ke sini?" tanya Melati kaget karena berhenti di sebuah apartemen.


"Aku mau menjemput Priska. Kamu pindah kebelakang!" ucap Alex.


"Aku gak mau! Aku istri kamu jadi harus aku yang duduk di sini!" ucap Melati.


"Melati jangan keras kepala!" ucap Alex. Melati tidak ingin di kasarin di tempat ramai akhirnya dia pindah kebelakang dengan berat hati.


Tidak beberapa lama Priska datang dan berpelukan dengan Alex.


"Sayang hari ini aku mau shoping." ucap Priska sambil naik ke dalam mobil.


Alex diam sambil menoleh ke arah belakang. Priska juga menoleh ke arah belakang nya.

__ADS_1


"Owhh ternyata ada pelayan yang ikut. Bagaimana hari-hari mu?" tanya Priska namun Melati hanya diam seakan tidak perduli.


Di belakang melihat keromantisan Alex dengan Priska membuat nya sangat Cemburu sekali. Dia ingin mendorong Priska keluar dari dalam mobil itu.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di depan rumah.


"Kamu turun langsung, saya harus pergi mengantar kan Priska." ucap Alex.


Melati tidak mengatakan apapun dia keluar membawa barang-barang nya dan masuk ke dalam rumah itu.


Gaga menyambut nya dengan senyuman. Melati jadi ikut tersenyum.


"Ya ampun senyuman Gaga manis banget Sih." batin Melati. Seketika rasa jengkel nya hilang begitu saja.


"Mari saya bantu." ucap Gaga kepada Melati.


"Gak usah aku bisa sendiri kok. Oh iya aku punya sesuatu untuk kamu dan juga yang lain nya." ucap Melati.


Dia duduk di kursi membuka salah satu kotak dan ternyata isinya adalah kue.


"Kue buatan mamah aku sangat enak sekali. Kebetulan kamu suka kue jadi aku minta di buatin satu." ucap Melati.


"Ini serius Non?" tanya Gaga.. Melati menganguk.


Gaga memanggil teman-temannya dan makan kue yang cukup besar itu sama-sama.


"Humm enak banget." ucap Gaga. Melati tersenyum.


"Ya udah kalau begitu kalian lanjut yah, saya mau masuk kedalam bersih-bersih." ucap Melati.


Gaga menganguk. Melati masuk ke dalam rumah itu tiba-tiba teringat orang tua nya.


"Rumah ini sangat dingin, sepi dan juga mengerikan. Aku tidak ingin tinggal di sini namun aku harus ikut dengan suami ku." batin Melati.


Dia bersih-bersih cukup lama dan memasak makan siang siapa tau suami nya nanti pulang.. Namun saat sedang Masak kepala nya tiba-tiba pusing. Dia pingsan di dapur.


"Non Melati saya mengembalikan tempat kue nya." ucap Gaga. Bu tidak ada yang menyaut.


"Ah mungkin sedang di kamar mandi aku ambil minum dulu." ucap Gaga.


Dia pun langsung berjalan ke dapur namun dia sangat kaget melihat Melati sudah tergeletak pucat di atas lantai yang kotor itu.


"Non Melati!!" Gaga kaget berusaha memanggil teman-temannya. Gaga menelpon Alex.


"Halo.. ada apa kamu menelpon saya?" tanya Alex kepada Gaga karena dia sedang menunggu Priska berbelanja.

__ADS_1


"Non Melati pingsan Tuan, non Melati sangat pucat dan juga badan nya panas." ucap Gaga.


"Loh bagaimana bisa? Bukan nya tadi Sehat?" ucap Alex.


__ADS_2