
"Keadaan nya sudah lebih baik, tidak ada yang terlalu serius besok dia sudah bisa pulang." ucap Alex.
Gaga terlihat sangat lega.
"Saya akan menunggu di sini, kamu pulang saja." ucap Alex.
"Apa Tuan yakin? Saya bisa berjaga di sini Tuan." ucap Gaga.
"Tidak perlu! Mertua saya ada di sini, bagaimana kalau nanti dia Masih di sini sementara saya sudah pulang." ucap Alex.
Gaga terdiam. "Kenapa kau diam? Sebaiknya kau pulang dan istirahat." ucap Alex. "Saya akan terus berjaga di sini Tuan."' ucap Gaga. "Baiklah kalau begitu." ucap Alex.
Dia dalam Orang tua Melati sedang berbicara dengan Melati cukup lama.
Setelah itu mereka keluar. Alex melihat mereka keluar langsung berdiri.
"Alex jagain istri kamu yah, Mamah Sama Papah harus pulang." ucap Mertua nya. Alex menganguk.
Setelah itu Mertua nya pergi. Alex Menghela nafas panjang.
"Kenapa kelihatan nya mereka biasa saja? Apa benar Melati tidak menceritakan tentang aku?" ucap Alex. Dia masuk ke dalam.
"Kenapa kamu masih di sini? sebaiknya kamu pulang saja." ucap Melati.
"Kamu meminta orang tua kamu pergi?" tanya Alex. Melati diam.
"Saya akan di sini menemani kamu." ucap Alex duduk di sofa.
"Untuk apa? Sebaiknya tidak perlu!" ucap Melati. "kamu adalah istri ku, sudah kewajiban ku untuk menemani kamu di sini." ucap Alex.
Melati diam. Dia menatap Suaminya dengan tatapan aneh.
Keesokan harinya..
Waktu nya untuk sarapan pagi suster sudah membawa makanan untuk Melati.
"Suami saya mana?" tanya Melati tidak melihat Alex di ruangan nya.
"Kami tidak tau mbak." ucap suster.
Dia juga sekalian meminta Suster menyuruh pengawal di luar masuk.
"Gaga apa kamu melihat Alex?" tanya Melati.
"Oohh tuan Alex keluar menemui Priska." ucap Gaga.
"Priska lagi, Priska lagi, di saat sedang sakit seperti ini dia masih mengutamakan wanita lain." ucap nya dengan sangat kesal sekali.
__ADS_1
"Sekarang keadaan kamu bagaimana?" tanya Gaga. Melati menggeleng kan kepala nya.
"Sangat buruk sekali. Aku berterimakasih banyak sama kamu sudah membawa ku ke rumah sakit." ucap Melati.
"Tapi yang membawa non adalah Tuan Alex. Saya tidak berani membawa Tampa ijin Non." ucap Gaga.
"Alex membawa aku ke sini? Dia kan lagi Ama Priska, mana mungkin dia datang membantu ku." ucap Melati.
Gaga sulit untuk menjelaskan nya.
"Saya bantu." ucap Gaga melihat Melati kesusahan untuk makan karena tangan nya serasa lemas sekali.
Gaga menyuapi Melati. Melati menatap wajah Gaga.
"Seandainya saja Alex sebaik Gaga dan selembut Gaga. Pasti aku adalah wanita yang sangat beruntung." ucap Melati dalam hati.
Gaga tidak sengaja mengotori Bibir Melati dia membersihkan dengan jari nya membuat Melati terdiam gugup.
"Ya ampun bibir Melati sangat lembut sekali. Kenapa aku tidak bisa menahan diri ketika mengagumi Melati?" ucap Gaga.
"Saya sudah kenyang." ucap Melati. Gaga pun menyimpan semua nya dan memberikan minum kepada Melati.
"Apa yang bisa saya lakukan non? Kalau tidak ada saya akan berjaga di luar." ucap Gaga.
"Kamu di dalam saja, saya sangat kesepian kalau sendiri." ucap Melati..
Melati Menganguk.
Tidak terasa sudah siang lagi. Melati baru saja bangun dari tidur siang nya dia melihat ke sofa ternyata Gaga juga sudah tidur.
Dia tersenyum. "Pasti dia sangat kelelahan berjaga sepanjang malam tanpa ada istirahat." ucap Melati.
Melati turun dari kasur mengambil selimut dan menyelimuti Gaga karena cuaca lumayan dingin di tambah lagi AC ruangan itu.
Melati tidak melihat Alex kembali.
"Huff sudah lah untuk apa ku menunggu dan mencari dia, seperti nya dia lebih mementingkan Priska dari pada istri nya sendiri." ucap Melati.
Melati sudah bisa pulang dari rumah sakit. Gaga yang mengurus dan membawa nya pulang.
"Gaga berhenti, aku ingin Eskrim." ucap Melati karena melihat eskrim.
Gaga berhenti di depan toko eskrim dan membeli untuk Melati.
"Kamu tidak mau?" tanya Melati. Gaga yang fokus menyetir menggeleng kan kepala nya.
"Kamu Cobain deh, ini enak banget." ucap Melati menyuapi Gaga. Gaga tidak enak untuk menolak nya akhirnya dia memakan nya.
__ADS_1
Namun Melati semakin memaksa Gaga membantu menghabiskan Eskrim nya.
Tania bisa tertawa membuat Gaga senang. Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah. Gaga membantu Melati keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
Namun kebetulan juga Alex dan juga Priska datang.
Alex membuka pintu untuk Priska sangat romantis sekali.
"Saya minta maaf tidak bisa menjemput kamu pulang dari rumah sakit." ucap Alex kepada Melati.
"Aku adalah istri kamu, kenapa kamu lebih mengutamakan Selingkuhan kamu!" ucap Melati.
"Jaga mulut kamu ketika berbicara!" ucap Alex.
Melati kesal dia langsung masuk ke dalam.
"Sudah jangan terlalu di ambil hati kata-kata Melati. Kamu tetap lah utama bagi ku." ucap Alex. Priska tersenyum dia memeluk Alex.
Melati istirahat di tempat tidur nya. Alex masuk ke kamar itu dan menatap Melati dengan tatapan marah.
"Saya tidak suka kamu berbicara yang membuat hati Priska sakit!" ucap Alex. Melati menatap Alex.
"Lalu bagaimana dengan perasaan ku? Bagaimana dengan perasaan ku mas? aku adalah istri kamu, istri sah kamu." ucap Melati.
"Kamu tidak perlu banyak drama!" ucap Angga.
"Banyak drama?" ucap melati.
"Aku tidak mencintai kamu, aku tidak akan pernah mencintai kamu. Kamu harus ingat itu!" ucap Alex.
Melati terdiam.
"Berapa kali saya mengatakan kalau saya menikah dengan kamu hanya ingin balas dendam. Karena saya tau Stevan sangat menyanyangi Adik perempuan nya." ucap Alex.
"Kamu sangat jahat! Aku tidak tahan lagi aku ingin kita bercerai!" ucap Melati. Alex Menggeleng kan kepala nya.
"Saya tidak akan pernah menceraikan kamu. Dan lagi kalau kamu bercerai dengan saya semua keluarga kamu akan malu, semua nya akan kecewa sama kamu." ucap Alex.
"Aku tidak perduli.. Aku ingin cerai." ucap Melati.
"Aku ingin pulang ke rumah orang tua ku, lepas kan aku!" ucap Melati.
Alex menutup pintu dan mengambil kunci nya. "Kalau kamu berani untuk pergi saya akan berlaku kasar kepada kamu. Saya sudah mencoba untuk membebaskan kamu karena kamu tidak meminta pisah, namun sekarang saya harus melakukan ini." ucap Alex membuka pintu dan mengunci dari luar.
Melati berontak dia memaksa untuk membuka pintu namun tidak ada gunanya dia sama sekali tidak bisa keluar dari sana.
"Aaaaa!!! aku sangat membenci kamu Alex, aku sangat membenci mu." ucap Melati.
__ADS_1
Dia duduk di di pinggir kasur. "Aku sudah melakukan kesalahan untuk memutuskan menikah dengan pria yang tidak mencintai ku." ucap melati sambil menangis.