
"gendis...gendis...gendis...!!!"
teriakan para Kaka pembina bersama raja saat mencari gendis,disepanjang jlan yg tadi dilewati para peserta kemah ia telusuri namun tak kunjung ia temukan,hujan semakin deras,malam pun semakin larut,namun tak kunjung gendis ditemukan,dan akhirnya mereka memutuskan kembali keperkemahan,karna badan semakin dingin walau terbalut jas hujan,namun raja tak kembali,ia trus mencari gendis tak peduli dengan dingin tak peduli gelap,hujan tak menjadi hambatan untuk mencari sosok gendis,perempuan yang ia sayangi,rasa khawatirnya jauh lebih besar dari hal apa pun
"gendis....!!gendis...!! dimana kamu??!" teriakan raja disepanjang tempat saat ia menelusuri keberadaan gendis,dari kejauhan samar samar ia lihat seperti ada gubuk dipinggir suatu raja pun mendekati gubuk itu sembari terus berteriak memanggil nama gendis,begitu terkejutnya raja saat memasuki gubuk tua itu, terlihat sosok perempuan dalam keadaan tertutup mata nya bersandar di gubuk itu ditemani kucing hitam dipangkuan nya
"gendis!!!"...panggil raja dengan penuh kawatir,ia mengira gendis pingsan,gendis yg mendengar suara raja pun segera membuka matanya,
"Raja !"...cetus gendis sembari tersenyum kemudian dua insan itu saling berpelukan erat,mengelus pundak satu sama yang lain dan saling merintih kan nama.
"kamu gak kenapa kenapa gendis??"...tanya raja sembari memegang pundak gendis
gendis menggeleng sembari menghapus air matanya
"kenapa,kamu bisa disini??"...tanya raja sembari menghapus air mata gendis yg masih menetes
"tadi aku mengejar sihitam,yg terus berlari,dia masuk semak semak, aku kehilangan jejak sihitam,namun aku terus mencari,tanpa kusadari,sampailah aku digubuk ini dan ternyata sihitam pun disini,aq bingung arah jalan ke tenda dan hujan pun semakin deras,aku takut banget tadi,aku terus berteriak meminta tolong namun tak ada satu pun yang memberikan pertolongan..kata gendis dan air mata pun menetes kmbali membasahi pipi halusnya
"no mu tak bisa dihubungi?"..
__ADS_1
"hape ku lobet ja,bagaimana aku bisa telvon"..
"sudah lah,yang penting kamu tidak kenapa Napa gendis?"...kata raja sembari mengusap kepala gendis
"Terus kita gimana ja?,hujan semakin deras dan gelap"..
"mungkin sebaiknya kita bermalam disini,diluar hujan dan gelap senter ku pun mati,dan aku pun lupa arah ke tenda,hape ku pun mati kena hujan tadi,besok ketika hari mulai terang kita kembali keperkemah an"..kata raja sembari melepas jas hujan yang ia pakai,gendis pun hanya mengaguk.
malam semakin larut,mereka pun bercengkrama membuang suasana sepi,hingga kedua nya pun terlelap dan tertidur,gendis pun sepanjang malam ter tidur dipundak raja,raja pun tak sedetik pun melepas genggaman tangan gendis.
waktu pun terus berlalu hingga akhirnya sang fajar pun mulai terbit,mata kedua insan itu pun terbuka,mereka begitu canggung saat menyadari bagaimana cara mereka tertidur.
para Kaka pembina pun berlari mendekat menghampiri raja dan gendis
"kalian tidak apa apa??" tanya salah seorang Kaka pembina
"alhamdulilah,kami tidak apa apa kak"...kata raja
"yasudah ayo kita kembali ke tenda,semua sudah mengawatirkan kalian"...
__ADS_1
"iya kak trimakasih"..jawab raja dan gendis hanya mengaguk,kemudian mereka melangkah menuju tenda yg ternyata lumayan jauh jaraknya.
"raja gendis,kalian tidak apa apa??"...tanya Bu Retno saat mereka telah sampai ke per kemah an,
"kami tidak apa apa Bu,maaf sudah bikin semua kawatir"..kata raja dan seorang siswi mendekat kemudian berucap"raja kamu gak papa papa??"...tanya Sarah sembari memegang pipi raja
"saya tidak apa apa"..jawab raja sembari berusaha melepas tangan Sarah dari pipinya
"ya sudah,untuk hari ini sebaiknya,kalian bersih bersih terus istirahat tidak usah ikut kegiatan hari ini gak papa"...kata Bu retno
"saya tetep ikut Bu,klau gendis biar istirahat dan ditemani tina"...kata raja.
"baiklah terserah kamu raja,ayo yang lain siap siap kita masih ada beberapa kegiatan,sampai nanti malam api unggun dan besok pulang,untuk Tina kamu temani gendis di tenda !" kata Bu Retno dan semua pun melaksanakan apa yang diarahkan Bu Retno,
kegiatan demi kegiatan mereka lalui termasuk api unggun pun dimalam terakhir pun telah padam,dan pagi hari nya mereka pun kembali pulang dengan kembali baik bus,didalam bus raja dan gendis tak henti hentinya,saling curi pandang dan melempar senyum manis penuh cinta,dalam hati gendis berbisik
" terlalu banyak kejadian menakutkan yang ku alami disekolah baru ku ini,namun kenapa aku semakin ingin disini,apa karna adanya raja?apa mungkin aku jatuh cinta sama raja?"...kata gendis didalam hati sembari tersenyum sendiri dan memejamkan mata dan tangan mengelus kucing hitam yang ia bawa pulang,
"awas!!".. teriak sebagian murid dan pak sopir pun mengerem secara mendadak
__ADS_1