Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
Episode 21:masa lalu Tante selvi yang bikin ia tidak menikah sampai sekarang.


__ADS_3

Minggu yang cerah mentari tersenyum menyambut sang bunga yang sedang mulai mekar,kicauan burung bernyanyi dengan lantunan angin yang begitu sejuk,aura pedesaaan,namun semua itu terbalik dengan suasana hati gendis yang nampak mendung ,di pagi hari gendis melamun seorang diri diruang tamu sembari menatap kearah rumah raja,tiba tiba hape berbunyi ada pesan masuk,gendis pun membukanya ,pesan itu berbunyi


"Temui om di Rm.saung bambu ,sekarang penting "..


"kenapa,papanya Winda ngajak aku ketemu,ada apa?"... Celumit gendis dalam hati


tak berfikir lama dengan penuh dengan rasa penasaran gendis pun masuk kamar berganti baju,


"Lo Lo mau kemana ni?pagi pagi kok udah rapi dah cantik ponakan Tante"...kata Tante Selvi saat lihat gendis keluar kamar


"ih Tante,gendis pergi dulu Tante,mau ketemu teman"..


"gak sarapan dulu Tante masak ayam kecap Lo"...


"makan disana aja Tante,kebetulan ketemunya di saung bambu"...


"mau ketemu siapa sih?raja ya!"...


"ada dech,yaudah Tante gendis pergi dulu",...kata gendis sembari mencium tangan Selvi.


"hati hati"...kata Tante Selvi sembari mengelus rambut gendis


"iya Tante,asalamualaikum".. kata gendis sembari melangkah


Tante Selvi hanya tersenyum sembari menjawab salam gendis,kemudian kembali membaca buku


tak lama kemudian sampailah gendis disebuah rumah makan yg semua terbuat dari bambu hitam,gendis melangkah masuk,diambang pintu ada yang memanggilnya,lalu dia melangkah menuju seseorang yang memanggilnya


"pagi om"...sapa gendis saat dihadapan bapaknya Winda


"pagi juga gendis,silahkan duduk"...kata bapaknya winda,gendis pun duduk


"maaf om,ada apa pagi pagi om suruh gendis kesini?"...


"sebelum om minta maaf udah ganggu waktu istirahat mu dihari Minggu ini,om mau bicara penting,tapi sebaiknya kamu pesan makanan dulu ,sambil kita nunggu raja"...


"raja,raja juga kesini ?"...

__ADS_1


"iya itu dia"...kata bapaknya Winda sembari menunjuk kearah pintu saat raja mulai masuk.


"pagi om"...kata raja kemudian mencium tangan bapaknya Winda.


"pagi raja,ayo silahkan duduk"...


"gendis kamu juga disini?"...kata Joko sembari duduk


"iya,tadi disuruh kesini sama om Satrio katanya ada yang penting,aku malah gak tau kalau kamu juga disini"...kata gendis dengan penuh senyuman raja pun membalas dengan penuh rasa sayang,bapak nya Winda pun melihat nya nampak tersenyum


"hem..hem..Hem..."dehem bapaknya Winda


raja dan gendis pun langsung melepas pandangan itu lalu tersipu malu,dan pelayan rumah makan pun mendekat


"maaf,mau pesan apa pak?"...tanya lembut dari sang pelayan


"gendis raja kalian pesan apa pun juga, kita sarapan sambil ngobrol,pesan pa pun yang kalian mau ,om yang terakhir".. kata bapaknya gendis sembari tertawa kecil


kemudian mereka pun memesan ayam bakar kampung menu andalan dirumah makan itu


"ada apa om ?om panggil kami berdua,sepertinya ada yang sangat pentin"...kata raja


"ada apa om,apa ada hubungannya dengan anak om?"...kata gendis


sejenak bapaknya Winda terdiam terlihat bingung, dan dua orang pelayan pun datang membawa pesanan mereka.


"selamat menikmati"...kata pelayan itu saat makanan sudah diatas meja


"trima kasih ya mas"..kata gendis lirih


"kita makan dulu,baru nanti om cerita sesuatu"...kata bapaknya Winda sembari men cocol ketimun di sambal


lalu mereka pun mulai makan


"raja gendis om minta maaf sebelum jika gara gara anak om hubungan romansa kalian jadi terganggu"...


"gak papa om,tapi gendis masih bingung ini pa maksudnya sebenarnya?"..

__ADS_1


"iya om raja juga bingung"..


"apa pun yang terjadi kalian harus pertahankan hubungan kalian,jangan karna menjaga Winda,kalian korban kan hubungan kalian,jangan sampai apa yang terjadi sama om terulang pada kalian".. kata bapaknya Winda sembari mata berkaca kaca


"maksud nya?"...kata raja dan gendis serentak.


"raja gendis,apa yang terjadi pada kalian ini, dulu juga terjadi sama om,tepat nya 20 tahun yang lalu,om harus mengorbankan cinta om,demi menjaga seseorang,dan seumur hidup om merasa bersalah pada perempuan yang om sayangi itu karna sampai detik ini perempuan itu tidak menikah,ia kubur cintanya demi sebuah janji yang kita ucap,waktu itu om gak tegas dan harus menikah dengan ibu nya Winda karna takut terjadi sesuatu sama ibunya Winda,karna ibunya Winda itu sama sama punya penyakit lemah jantung"...kata bapaknya Winda sembari menghapus air matanya


"om waktu om,antar gendis pulang om begitu terkejut saat tau kalau gendis ini ponakan Tante Selvi,apa kekasih om dulu itu Tante Selvi?,maaf sebelumnya om"...kata gendis datar


"iya kamu benar gendis"..kata bapaknya Winda sembari mengaguk,lalu raja dan gendis pun saling menatap,tersenyum getir nampak bingung.


"Selvi adalah perempuan yang begitu baik dan om begitu menyayangi nya,sampai detik ini dia adalah perempuan terhebat yang om kenal"..


"kenapa om sakiti Tante Selvi?om tau gak sampai detik ini,gendis sering lihat Tante Selvi murung dan sedih sambil melihat sebuah foto yang gendis sendiri tak tau itu foto siapa,karna tante selalu menyembunyikan foto itu saat gendis tanya,om jahat"...kata gendis sembari bangkit


"om minta maaf gendis,makanya om suruh kalian kesini,tidak mau ini terjadi sama kalian"...


"duduklah malu Dilihat orang,biarkan om Satrio melanjutkan ceritanya"...kata raja sembari memegang lengan gendis dan mengelusnya lalu gendis pun duduk.


"maaf om,raja belom begitu paham dengan cerita ini"...kata raja sembari memberi kan minuman pada gendis


"om dulu bersahabat dengan Selvi dan ibunya Winda,namun om dan Selvi,saling jatuh cinta dan kami pacaran,disaat om dan Selvi ingin memberi tahu kabar gembira ini pada ibunya Winda,ternyata ibunya Winda menyatakan cinta sama om,waktu itu ibunya Winda sedang dirawat dirumah sakit"...


"terus om terima tanpa mikirin perasaan Tante Selvi?!"...kata gendis sedikit ketus


"tenanglah biarkan om Satrio selesaikan ceritanya"...kata raja sembari mengelus pundak gendis


"tidak gendis,om tidak melakukan seperti yang kamu bilang,om dan Selvi terdiam terus om pulang bersama Selvi kita membicarakan itu semua di taman,kami bingung lalu kami memutuskan untuk back street ,namun kondisi ibunya Winda terus memburuk dan kami tak tega,dan ke salahan ada di om,om tak tegas ambil keputusan ,akhirnya Selvi memutuskan melanjutkan kuliah di solo,dan takdir berkehendak lain om adalah laki laki bajingan,tersesat dalam nafsu sesaat bersama ibunya Winda saat om sedang menginap dirumah ibunya Winda,karna om disuruh jagain ibunya Winda saat orang tuanya keluar kota,makanya kalian harus jaga cinta kalian jangan sampai kalian seperti om,...kata bapaknya Winda sembari terus meneteskan air mata


"tapi bagaimana caranya kami kasih tau sama Winda dengan kondisinya yang sekarang?"...kata raja


"nanti om akan cerita dengan ibunya Winda tentang ini semua,jadi biar nanti kami bantu memberi pengertian sama Winda,gendis maaf in om"..


"gendis yang minta maaf om,gendis udah gak sopan sama om"...kata gendis


"iya gak papa,wajar kamu marah,pokoknya om pesan kalian jaga cinta kalian kalian apa pun yang terjadi"...kata bapaknya Winda dan tiba ada seseorang perempuan memanggil nama dari belakang meja,gendis pun menoleh

__ADS_1


"Tante"...cetus gendis terkejut.


__ADS_2