
Tante Selvi pun langsung menarik tangan gendis dan mengajaknya pergi,raja dan bapaknya Winda langsung mengejarnya
"Selvi tunggu Selvi"panggil bapak nya Winda sembari bangkit
"Tante tunggu tante"...kata raja sembari berlari kecil mengejar Tante Selvi dan gendis,namun Tante Selvi terus mengajak gendis pergi lalu masuk mobil.
"Selvi tunggu,aku mau bicara"...kata bapaknya Winda yang sedang berdiri menghadang mobil Tante Selvi
"minggir kamu Satrio ,tidak ada yang perlu kita bicarakan!"...kata Tante Selvi nampak geram,
"tunggu kita bicara sebentar"...kata bapaknya Winda
"minggir atau aku akan menabrak mu"...kata Tante Selvi sembari memainkan gas mobilnya.
"tabrak lah aku,jika itu bisa membuat mu turun dan kita bicara"...kata bapaknya Winda yang tetap berdiri didepan mobil Tante Selvi
"baik jika kamu ingin aku tabrak"... kata Tante Selvi sembari memasukan gigi mobilnya
"jangan Tante"...kata gendis sembari memohon namun Tante Selvi tak menghiraukan kemudian tetep menginjak gasnya dan mobil melaju kencang,untung raja dengan sigap menarik tubuh bapaknya Winda sehingga mereka terjatuh namun selamat
"om kenapa om nekat"...kata raja saat mereka sudah bangun
"gak papa raja,jika itu bisa membuat om menebus rasa kesalahan om pada selvi"...
"terus sekarang gimana om?"...
"mungkin ini saat nya om memberanikan diri bertemu Selvi,setelah hampir 20 tahun om memendam rasa bersalah ini,kamu ikut om kejar mobil Selvi"...kata ayahnya Winda kemudian mereka masuk mobil dan mengejar mobil Tante Selvi yang melaju kencang
"pelan pelan Tante,gendis takut"...kata gendis sembari pegangan erat m,Tante Selvi hanya diam dan terus melajukan mobilnya kencang
__ADS_1
"tante"...rengek gendis lagi
"diam kamu gendis,kenapa kamu bisa bersama Satrio lelaki kurang ajar itu?!"...kata Tante Selvi penuh emosi
"ini semua,tidak seperti yang Tante bayangkan"...kata gendis namun Tante Selvi terus melaju
"hati hati om,pelan pelan"...kata raja saat bapaknya Winda juga melaju kencang mengejar mobil Tante Selvi
"iya "...kata bapaknya Winda tak lama kemudian mobil Tante Selvi pun berhenti dihalaman rumah nya diikuti mobil bapak nya Winda.
"mau apa lagi kamu kesini satrio?!"...kata Tante selvi saat bapaknya gendis mendekat
"beri aku kesempatan untuk menjelaskan semua"...kata bapak nya Winda
"semua sudah selesai,sejak belasan tahun yang lalu,dan tidak ada lagi yang harus dibicarakan ,sebaiknya kamu pergi Satrio,pergi!!"...kata Tante Selvi dengan penuh kemarahan
"beri aku kesempatan sebentar saja,aku mohon"...kata bapak nya Winda sembari menangis dan berlutut dihadapan Tante Selvi
kemudian Tante Selvi pun melangkah masuk tanpa sepatah kata pun.
"bangun om"...kata gendis sembari membantu bapaknya Winda bangun bersama raja.
kemudian mereka pun masuk,duduk diantara Tante Selvi yang sudah terlebih dahulu masuk,sejenak semua terdiam nampak canggung semuanya.
gendis pun masuk kearah dapur dan kembali dengan membawa air minum
"diminum om"...kata gendis sembari meletakan segelas air putih di atas meja didepan ayahnya Winda.
"Tante maaf sebelumnya,jika raja lancang dan ikut campur,tadi sedikit banyak om Satrio sudah cerita tentang hubungan Tante sama om Satrio,dan kenapa kami bisa bersama pagi ini,om satrio punya niat baik pada kami,karna apa yang pernah kalian alami dulu,sekarang sedang kami alami,si om gak mau Lo ending cerita aku dan gendis seperti yang pernah kalian alami"...kata raja.
__ADS_1
"benar Selvi pa yang dibilang raja"...kata bapaknya Winda dengan nada datar
"diam kamu !"...kata Tante Selvi
"Tante sudahlah,biarkan om Satrio jelaskan sesuatu,sebaik nya om dan Tante bicara berdua,gendis dan raja kebelakang dulu"...kata gendis sembari mengelus pundak tantenya,kemudian pergi kebelakang bersama raja,tinggal lah 2 orang yg pernah memadu cinta,berdua dengan penuh kecanggungan
"Selvi aku minta maaf buat semuanya"...kata bapaknya Winda sembari pindah sedikit mendekat ditempat duduk Tante Selvi
"sudahlah Satrio,sebaiknya kamu pulang,semua sudah selesai belasan tahun yang lalu"...kata Tante Selvi sembari menghapus air mata nya
"beri aku waktu sebentar saja"...kata bapaknya Winda kemudian beliau menceritakan kenapa dia tadi bisa ketemuan dengan gendis dan raja.
seusai mendengar cerita dari mantan kekasih nya Tante Selvi menarik nafas panjang
"trimakasih buat niat baik mu,sekarang silahkan tinggalkan rumah ku"...kata Tante Selvi
"Selvi maaf kan kesalahan ku dulu"...kata bapaknya Winda sembari kembali berlutut,
Tante Selvi hanya diam.
"maaf kan ke salah pahaman ini,belasan tahun aku dihantui rasa salah sama kamu"...
"ke salah pahaman kamu bilang,kamu lupa kan janji kita,kamu bilang kita backstreet sementara dari retno ,tapi apa disaat aku kuliah di solo kamu malah menghamilinya dan kamu ingat gak semalam sebelum aku berangkat ke solo apa yang kita lakukan,kita melakukan dosa besar yang seharusnya kita haram melakukan nya,itu lah bodohnya aku memberikan kesucian ku pada laki laki buaya seperti kamu,itu yang disebut salah paham"...kata Tante Selvi dengan mata penuh amarah.
"aku minta maaf tolong maaf in aku"...kata bapaknya Winda sembari memohon
"silahkan pergi dari rumah ku,ketimbang aku panggil pak RT untuk mengusir mu"..
"maafkan aku"...kata bapak Winda sembari bersujud di kaki Tante Selvi
__ADS_1
"pergi !"...kata Tante Selvi sembari bangkit kemudian melangkah masuk kamar dan menguncinya,bapak nya Winda berusaha mengetuk pintu,namun Tante Selvi tetap diam,dan tiba tiba hape bapaknya Winda berbunyi,dan istri nya mengabari kalau ada yang sedang kecelakaan ,bapaknya Winda pun langsung pergi melaju kencang kearah rumah sakit