Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
Episode 45: kepergian raja ke Pacitan


__ADS_3

pelukan hangat pelepas rindu itu terasa sesak di dada raja dan gendis pedih dan sakit ,raja mencoba tegar walau hati nya hancur,gendis tak mampu bicara hanya sesak ia rasakan dihadapan raja,air matanya seolah mewakili apa yang ingin ia ungkap,raja mencoba tersenyum walau terasa pedih.


"aku panggil dokter dulu ya"...kata raja sembari menghapus air mata gendis yang terus menetea,namun gendis menggelengkan kepala dan menggenggam tangan raja sangat erat.


"kalau begitu aku panggil Tante Selvi ya"...kata raja sembari hendak bangkit namun gendis menggegam tangan raja semakin erat dan tak ingin melepas seolah tak menginginkan raja sedikit pun bergeser .


"biar dokter bisa cek kesehatan kamu,kamu lama Lo tak sadarkan diri,kondisi kamu sangat lemah"...kata raja


"aku baik baik saja asal kamu tetap disini"...kata gendis lirih.


"iya aku disini ,tapi setidaknya biar perawat ngecek keadaan mu dulu"...kata raja namun gendis tetap menggeleng lalu menyandarkan kepala nya dipundak raja.


"raja kamu marah ya sama aku?"...kata gendis lirih


"enggak aku gak marah,aku justru bangga sama kamu"...kata raja sembari mengusap kepala gendis.


"aku sudah jahat sama kamu,aku langgar janji kita,tapi ja aku tetap sayang dan cinta kok sama kamu,sampai kapan pun sampai aku mati,akan ku bawa rasa ini dalam hati"....


",gendis udah,sekarang aku panggil dokter biar mengecek keadaan mu"...kata raja sembari menarik nafas panjang kemudian nekat bangkit lalu melangkah keluar


"raja tunggu"...panggil gendis,namun raja tetap melangkah keluar


"raja bagaimana keadaan gendis,dia sudah sadar kah?".. kata Tante Selvi saat raja membuka pintu dan melangkah keluar.


"gendis sudah sadar sebaiknya Tante panggil dokter untuk mengecek keadaan gendis,aku keluar dulu"...kata raja kemudian melangkah kearah pintu keluar


"raja tunggu"...kata Tito namun raja tetap melangkah


"sudah nak tito,biar kami sebagai orang tua nya yang menenangkan nya"...kata pak Joko ayah nya raja


"iya om"...kata Tito lirih


kemudian kedua orang tua raja melangkah keluar rumah sakit,lalu menghampiri raja yang duduk di taman rumah sakit.


"sayang kamu gak apa apa?"...kata ibunya raja sembari duduk disamping raja dan mengelus pundak raja


"gak apa apa Bu,didalam gerah jadi raja keluar cari angin,oh,ya.kenapa ayah dan ibu ikut keluar?"...kata raja sembari menghapus air mata nya dan berusaha menyembunyikan kesedihan nya.


"laki laki boleh kok nangis"...kata ayah nya raja.


"raja gak nangis,tadi gak tau bintang apa terbang terbang lalu nabrak mata raja"...


"ayah dan ibu tau apa yang kamu rasakan saat ini anak ku"...


"iya sayang,kalau kamu mau nangis ya nangis saja,gak apa apa kok"...kata ibunya raja lalu tanpa kata raja menyandarkan kepalanya dipundak ibunya hingga air matanya pun membasahi pundak ibunya.


"sabar ya sayang,yakin lah allah punya rencana yang indah sama kamu,Allah tau yang terbaik untuk kamu'...kata ibunya raja lagi sembari mengelus elus pundak raja


"ayah ibu,kita pulang sekarang ya,plis raja mohon kita pulang sekarang juga"...


"iya,kalau gitu ibu pamit sama dek Selvi didalam dulu ya"...kata ibunya raja


"jangan ma gak usah,kita pulang sekarang juga tanpa tau mereka"...kata raja


"baiklah ayo"...kata ayahnya raja sembari bangkit begitu juga raja dan ibu nya lalu mereka melangkah menuju mobilnya yang terparkir disamping rumah sakit.


disaat mobil sudah jalan dan hampir keluar gerbang Tito menghentikan laju mobil raja.

__ADS_1


saat mobil berhenti raja membuka kaca mobil


"kamu mau pulang ja?"...tanya tito sembari membukuk


"iya aku pulang Tito,maaf aku gak pamit"...kata raja


"oh,ya.ja.kamu gak papa kan ,kamu ingat nasehat pak Bambang yang ada di mushola kan?"..


"iya,aku kalau kamu pulang kamu temui beliau kalau ada waktu,sampaikan salam ku pada pak Bambang,maaf aku Lom sempat mampir,dan jika kamu kesana tolong aku mintakan nomor telfon nya,aku ingin banyak ngobrol dengan beliau nanti"...kata raja sembari tersenyum getir


"iya pasti minta kan nomor beliau untuk kamu"....


"ya sudah trimakasih,sampaikan salam ku buat gendis,bisikan padanya aku akan tetap tepati janji ku walau tanpa dia,kami pulang dulu"....kata raja dengan senyum yang masih getir


"baik lah,jaga diri mu baik baik raja,jangan terlalu larut dalam fikiran"...


"iya makasih Tito"...kata raja sembari menarik nafas panjang


"Tito kamu pulang duluan ya"...kata ibunya raja


"iya om Tante,hati hati"...


"iya makasih,sampaikan salam buat orang tua mu maaf kami tidak pamit"....kata ibunya raja


"iya Tante"...


kemudian mobil pun melaju membawa keluarga raja pulang sembari mengemudi pak Joko terus memantau raja lewat kaca yang ada didalam mobil,raja hanya terdiam menyandarkan tubuh nya ditempat duduk mobil,terdiam tanpa satu kata pun.


pak joko dan istri hanya terdiam saling menatap,sesekali untuk memastikan keadaan raja,Bu Joko memanggil manggil raja saat raja mau menjawab hati nya terasa plong.


beberapa jam perjalanan mereka pun sampai dirumah sendiri,raja dan orang tua nya pun turun,raja terdiam diluar mobil sembari menatap kearah rumah Tante Selvi,yang penuh kenangan bersama gendis.


pak Joko dengan sigap merangkul anak nya terus mengajak masuk kedalam rumah.


"raja langsung ke kamar yah Bu"...kata raja sembari melangkah


"iya,kamu sholat dulu ya nak sebelum tidur"...kata ibunya raja


"iya Bu"...jawab raja pelan sembari membuka pintu kamarnya dan masuk dalam kamar,didalam kamar raja menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur,terlihat semua kenangan bersama gendis seolah menari nari diatas plafon kamarnya,semua kenangan terasa pahit diiringi air mata yang terus mengalir.


disisi lain gendis pun terus bertanya dimana raja pada Tante Selvi.


"gendis Tante tidak menyuruh mu untuk menghapus raja dalam ingatan mu tapi setidak nya kamu ingat sekarang ini posisi mu adalah istri Romi,kamu harus sadar itu"...kata Tante Selvi gendis hanya mengaguk sembari menghapus air mata nya.


"tapi Tante boleh sekali saja gendis ketemu dengan raja sekarang,gendis mau minta maaf Tante"...kata gendis lirih.


"raja sudah pulang keprobolinggo gendis"...cetus Tito yang tiba tiba masuk.


"oh,ya.kapan terus kenapa dia tidak pamit sama aku,"...kata gendis


"gendis raja sudah sangat luar biasa menata hati nya yang sedang hancur dan pura pura tegar,jadi wajar jika dia tidak pamit,sekarang sebaiknya kamu fokus untuk kesembuhan ibu mu dan fokus hormati Romi yang sekarang sudah jadi suami mu dan keluarganya yang sudah sangat baik,tadi aku lihat keluarga Romi sampai diparkiran,hapus air mata mu dan stop bahas raja dulu"...


"benar yang dibilang Tito,sayang"...kata Tante Selvi sembari merapikan rambut gendis


tiba tiba pintu diketuk dan masuk sosok laki laki yang kini telah menjadi suami gendis.


sembari tersenyum Romi melangkah mendekati gendis.

__ADS_1


"Tante"...cetus Romi


"sama siapa kamu rom?"...tanya Tante Selvi


"sama papa Tante,mama gak ikut kepala nya pusing dan capek,tadi banyak banget tamu"...


"maaf kan aku ya mas Romi,udah bikin malu dan kacau acara pernikahan kita"...kata gendis lirih


"gak papa,yang penting kamu sehat"...


"kalau begitu Tante dan Tito keluar dulu,kalian ngobrol saja"...kata Tante Selvi Romi hanya tersenyum dan mengaguk Tante Selvi bersama Tito pun keluar.


"bagaimana keadaan kamu?"...tanya Romi sembari duduk dan meraih tangan gendis


"aku gak apa apa,aku baik baik saja"...


"syukurlah,ibu mu juga sudah membaik tadi sebelum kesini aku bersama papa jenguk beliau,tapi maaf aku tidak cerita kamu dirawat disini,takutnya bikin beliau tambah fikiran"...


"mas Romi,kamu baik banget,sekali lagi maafkan aku ya"...


"sudah menjadi kewajiban ku sebagai anak,karna ibu mu adalah ibu ku juga"...kata Romi sembari meraih tangan gendis dan megenggamnya


"trimakasih ya mas,kamu baik banget"...


"sudah sudah sekarang kamu istirahat dulu masalah yang lain dibahas besok,aku disini temani kamu ,kamu gak keberatan kan?"...kata Romi dan gendis hanya menggeleng dan tersenyum meski tetap wajah raja yang terbayang.


akhirnya gendis pun tertidur ditemani Romi yang dengan sabar menunggunya.


sang pagi pun tiba,disaat orang tua raja sedang sarapan dimeja makan raja pun keluar dari kamarnya sembari menyeret koper.


"sayang kamu mau kemana?"...tanya ibunya raja sangat terkejut melihat anak nya menyeret koper


"ayah ibu maaf in raja,raja tidak bilang dulu,tapi semalam raja sudah berfikir raja ingin ke Jawa tempat pakde,semalam raja sudah telfon pakde"...kata raja sembari duduk


"tapi tidak begini caranya donk sayang,masak tiba tiba,ibu tau kamu sedang galau hati mu terluka fikiran mu bingung,tapi sebaiknya kamu ngomongin dulu sama bapak ibu donk"...


"maaf in raja Bu,ini sudah jadi keputusan raja dan raja sudah pesan tiket Lampung Pacitan ,dan nanti pakde akan jemput raja di terminal sana"...


"apa sudah kamu pikirkan masak masak semua ini ja?"...


"sudah yah,maaf in raja ya yah"...


"ayah tidak masalah kamu ke pacitan toh disana juga main tempat pakde,tapi kamu gak bisa lama lama disana,karna kamu juga harus segara ngurus pendaftaran kuliah mu disini"...


"tidak yah,raja sudah ambil keputusan raja mau kuliah dijawa,ditempat pakde mengajar "...


"apa ,kamu tinggalin ibu,ibu tidak setuju jika kamu kuliah disana ibu sama siapa disini"...


"maaf in raja Bu,ini sudah jadi keputusan raja,ayah dan ibu doakan raja saja"...kata raja dan tiba tiba suara klakson motor berbunyi.


"ayah ibu ,maaf raja harus berangkat,itu ojek onlaen dari aplikasi beli Jack,yang raja pesan,kebetulan raja dapat tiket bis pagi,ibu dan ayah jaga diri baik baik,jaga kesehatan ,maaf in raja,raja pamit"..kata raja sembari memeluk ibu dan ayahnya


"ayah gimana,cegah donk rajanya"...kata ibunya raja


"biarkan saja Bu ,berarti anak kita sudah dewasa,bisa ambil keputusan sendiri,raja satu pesan ayah,ayah tidak melarang mu melakukan apa pun jika itu menurut mu baik,tapi ingat kamu laki laki apa pun yang kamu lakukan kamu harus dasari dengan tanggung jawab"...


"iya ayah,raja pamit"...kata raja kemudian mencium tangan orang tuanya lalu keluar diluar ia kembali memeluk orang tua nya,kemudian naik ojek onlaen yang ia pesan kemudian ojek pun melaju ke terminal diiringi air mata.

__ADS_1


__ADS_2