Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
episode 42: bagaikan tersambar petir disiang bolong.


__ADS_3

hari hari raja begitu kalut separoh nafasnya hilang bagai ditelan bumi,ratusan kali ia telvon nomor tak aktif,ratusan cat wa ia kirim pun tak masuk ,SMS tak dibuka.


hati raja penuh tanya sedang apa Dan kenapa pada kekasihnya,kenapa tak ada kabar beritanya.


nomor Tante Selvi pun mendadak tak bisa dihubungi ,pak ustat bersama Tito yang menyusul belakangan pun kini mendadak nomor nya susah dihubungi Tina sahabat gendis pun tak tau kabar gendis karna setelah gendis pulang ke rumah orang tua nya cuma sekali doang ia menghubungi Tina dan sekarang pun Tina tak bisa menghubunginya,ditengah malam nampak raja pun tak nyenyak tidur keluar masuk kamar dan akhirnya duduk di teras belakang rumah .


langkah kaki mendekati raja


"kamu belom tidur nak?"...sapa lembut dari ibunya


"belom Bu,belom ngantuk"...kata raja sembari menghapus air mata nya


"kamu kenapa raja,ayah perhatiin hari hari ini kamu sangat gelisah seperti ada yang sangat mengganjal?"...kata ayahnya sembari duduk disamping raja


"gak ada apa apa kok yah,raja baik baik saja"...


"jangan bohong kamu sayang,ibu bisa merasakan apa yang kamu rasakan,kamu bingung memikirkan gendis ya?"...kata ibunya sembari mengelus pundak raja


"iya Bu,raja bingung kenapa gendis gak bisa dihubungi bahkan nomor Tante Selvi pun tak bisa dihubungi,raja takut terjadi sesuatu dengan gendis,raja takut kehilangan gendis,raja sayang banget dengan gendis"...kata raja sembari menyandarkan kepalanya dipundak ibunya.


"iya,dari kemaren ibu juga menghubungi mba Selvi juga tak bisa,ada apa sebenarnya,kamu yang sabar ya sayang"...kata ibunya raja sembari mengelus elus kepala anaknya.


",begini saja raja,besok ayah dan ibu mau kondangan ke karang anyar tempat sahabat ayah dan kalau tidak salah desa itu dekat dengan desanya kakak nya mba Selvi yaitu orang tua gendis,besok kamu ikut sekalian kita cari tau ada apa sebenarnya?"...kata ayah nya raja


"benar kah yah,baiklah raja ikut"...kata raja sembari tersenyum hati nya sedikit lega


"iya sekarang kita tidur,kamu tenang saja teman ayah mu disana banyak,gak susah kalau cari tau tentang keluarga gendis"...kata ibunya raja.


"benar yang dibilang ibu mu,sekarang kamu tidur besok siang kita kesana"...


"baik yah trimakasih,Bu raja ke kamar dulu"...kata raja sembari bangkit


"iya nak ,kamu tidurlah yakinlah semua akan baik baik saja"...kata ibunya raja raja pun mengaguk kemudian mereka semua pun melangkah menuju kamar dan istirahat tidur.


waktu pun terus berputar tak terasa mata baru saja terpejam namun sang jago mulai berkokok sang Surya mulai menjalan kan tugas nya,untuk menyinari dunia.


disaat ibunya sedang menyiapkan sarapan di pagi hari raja pun mendekat,


"Bu ayah kemana?"...tanya raja


"mungkin pakai baju,habis mandi"...kata ibunya raja sembari meletakkan piring yang berisi telor ceplok dimeja makan.


"emangnya mau berangkat kondang ke teman ayah jam berapa Bu?"...


"entah lah ibu tidak tahu,tapi sepertinya ayah mu harus ke toko dulu"...kata ibu nya raja tak lama kemudian langkah kaki pun mendekat kemeja makan.


"yah mau berangkat ke kondangan teman ayah jam berapa?"...tanya raja saat ayahnya sudah mendekat


"mungkin agak siang saja ya,ayah mesti ke toko dulu,banyak barang masuk hari ini ja"...kata ayah nya raja sembari duduk


"yah ayah,jangan siang donk,rumah teman ayah kan jauh,kita berangkat sekarang saja ya"...kata raja


"tapi di toko lagi banyak barang masuk ja,agak siang ajalah,"...


"tapi yah,kan raja mesti cari rumah gendis dan memastikan gendis baik baik saja,karna kita harus mengurus pendaftaran kuliah,kami mau kuliah bersama karna kami punya cita cita yang sama dan mimpi yang sama juga"...kata raja sembari tersenyum senyum


"iya yah gak apa apa kita berangkat pagi saja,soal toko kan ada anak buah ayah disana,ayah tinggal handel lewat hp saja"...kata ibunya raja sembari mengambilkan nasi goreng di piring untuk suaminya.


"iya benar kata ibu,plis kita berangkat sekarang ya"...kata raja sembari memohon kepada ayahnya


"baiklah kita berangkat pagi,kita sarapan dulu"...


"kalau gitu raja siap siap dulu ya"...kata raja sembari bangkit


"tidak tidak ,sekarang kamu duduk yang benar makan dulu ,baru setelah selesai makan kamu siap siap,nanti kalau sudah ketemu gendis kamu lupa makan lagi"...


"benar kata ayah mu ja,sekarang sarapan dulu,ibu ambilkan,mau pakai apa kamu?"...


"apa saja Bu,sedikit saja,"....


"pakai telor ya"...kata ibunya raja dan raja pun mengaguk

__ADS_1


mereka pun makan,tanpa sengaja lidah raja tergigit


"aduh"....


"kenapa sayang?"... tanya ibunya raja


"gak apa apa Bu,cuma tergigit saja lidah ku,"...


"pelan pelan raja"...


"iya pelan pelan sayang"...


"iya Bu,raja sudah makan nya,raja ganti baju dulu ya"...kata raja ketika ia hendak melangkah tiba tiba tangannya menyentuh gelas dan gelas pun terjatuh dilantai dan pecah.


"ya ampun sayang"...kata ibunya raja sampai kaget.


"maaf Bu"...kata raja sembari meng ambili beling pecahan gelas dilantai dan tanpa sengaja jemari raja tertusuk beling dan berdarah "aduh"...rintih nya


"ya ampun kenapa lagi sayang?ya sudah biar ibu saja yang beresin beling nya,kamu ke kamar saja ganti baju"...


"maaf in raja ya Bu"...


"sudah gak apa apa kamu ganti baju saja"...kata ibunya raja dan raja mengaguk sembari bangkit kemudian melangkah ke kamar


"ada apa dengan anak kita Bu?"...kata ayahnya raja sembari menunduk membantu istrinya mengambil beling dilantai


"entah lah yah,mungkin karna terlalu memikirkan gendis,tapi kenapa perasaan ibu gak enak ya yah,ada apa?"...


"sama Bu,saat saya lihat wajah anak kita ada perasaan yang mengganjal di hati ayah,ya kita berdoa saja semoga semuanya baik baik saja,ya sudah Bu ayah ganti baju lagi,pikir ku tadi mau ke toko dulu makanya ayah pakai kaos"...kata ayah nya raja sembari bangkit


"iya yah,sudah lah,kita ikuti saja kemauan anak semata wayang kita,kayak ayah gak pernah muda saja,dulu saja tiap hari ayah apel kerumah ibu"...


"tunggu tunggu,gak kebalik itu bukannya ibu ya yang sehari saja gak di apelin ayah,ibu nangis ya,iya kan ayo ngaku"...kata ayahnya raja sembari menyodok pundak istrinya dengan pundaknya.


"mbuhlah ,ibu lupa"...kata ibunya raja sembari tersenyum malu


"oh,ya.yakin lupa?"...kata ayahnya raja sembari tertawa meledek.


"sudah sudah ibu mau cuci piring dulu,ayah buruan ganti baju nanti keburu raja keluar lagi"...


"apa,ayah panggil ibu apa tadi?"..


"Oneng"....


"kok oneng ?"...


"ya kan memang dulu waktu pacaran panggilan ibu memang Oneng"...


"ih,ayah .kan itu sudah belasan tahun yang lalu ayah panggil oneng,kenapa sekarang dipanggil gitu lagi,nanti kalau kedengaran raja malu Lo"...


"kenapa mesti malu,kadang ayah juga kangen masa masa pacaran dulu"...


"idih idih,ayah ingat umur,sudah sudah ibu mau cuci piring"...kata ibunya raja sembari tersenyum senyum lalu melangkah ke dapur membawa piring kotor.


ayah nya raja pun melangkah kedalam kamar.


beberapa menit kemudian ibu nya raja pun masuk kedalam kamar untuk ganti baju.


"ayah ,kok masih tiduran belom siap siap,pikir ibu malah dah rapi"...kata ibunya raja sembari menutup pintu


"sini dech duduk bentar ,ayah mau ngomong"...


"apa yah udah siang ini"...kata ibunya raja sembari duduk


"ibu raja kan bentar lagi kuliah,terus kerja terus punya istri dan pasti tinggal dirumah sendiri,jadi kita dimasa tua cuma berdua donk"...


"terus maksud ayah"...


"ibu ibu cantik dech"...kata ayahnya raja sembari mencolek dagu istrinya


"idih idih ada angin apa ,ayah tu maksudnya apa?"...

__ADS_1


"masak harus dijelaskan"...


"iya donk harus jelas,apa maksudnya buruan,ibu mau mandi gerah"...


"ya sudah ayo mandi bareng nanti dikamar mandi ayah jelaskan"...


"ih,ayah gak usah genit dech,ini dah siang raja juga udah nunggu,masak mau kayak gituan"...


"sudah ayo buruan mandi bareng"...kata ayah nya raja sembari menarik ibunya raja pelan ke kamar mandi.


"ih ayah,nakal amat sih"...kata ibu nya raja sembari bangkit kemudian mengikuti tarikan suaminya dan akhirnya mereka mandi bersama dan sedikit ada kegiatan dikamar mandi sehingga membuat raja lama menunggu diruang tamu.


"kok lama amat sih ayah ibu?"...kata raja saat orang tua nya keluar dari kamar mandi dan melangkah mendekati anak nya yang terlihat kalut.


"iya maaf sayang,tadi ibu setrika baju bentar,kamu kok pakai baju celana item item kita kan mau ke pesta kenapa baju mu kayak mau takziah saja?"...kata ibunya raja


"gak apa apa Bu sengaja,biar nanti kalau ketemu gendis,dia tau isi hati ku,yang sedang berduka saat dia tak ada kabar"...


"hus gak boleh ngomong kayak gitu,ya sudah ayo berangkat,ayah sudah telvon anak buah ayah di toko?"....


"sudah Bu bos semua beres,ayo"...kata ayah nya raja dan ibunya raja tersenyum sembari mengelus pundak suaminya penuh cinta,dan tak lama kemudian mereka telah berada dalam mobil dan mobil melaju,ditengah terik matahari yang mulai meninggi


"waduh"...cetus ayah nya raja sembari menyetir saat ditengah tengah perjalanan


"kenapa yah,ada apa?"...


"seperti nya ban nya bocor Bu"...


"tenang saja kita pelan pelan,seingat ayah didepan dekat pasar Jepara ada tukang tambal ban,biar diganti disana,gak jauh kok cuma depan itu"...kata ayah nya raja.


"yaudah hati hati,pelan pelan saja"...kata ibu nya raja dan tak lama kemudian sampailah di bengkel yang dimaksud


mereka sedikit menunggu karna bengkel lumayan rame.


"kenapa Tito ini"...kata raja lirih saat melihat hape


"ada apa sayang"...kata ibunya raja


"gak apa apa Bu,ini Lo lihat status wa nya Tito kok imoet nangis,tapi ditanya kenapa malah diam saja"...kata raja


"sudah lah ,mungkin ada masalah dengan pacarnya"...kata ibunya raja.


"waduh telat kita,bu.pikir ayah mau lihat ijab kabul nya malah teman ayah udah kasih tau kalau udah selesai anak nya acara ijab kabulnya"...kata ayah nya raja sembari menunjukan foto pengantin ke istri nya


"Halah fotonya gak jelas yah dari belakang"...kata ibunya raja


"ya malu to Bu masak,yang punya hajat mau foto dari depan"...


"ya kan bisa nyuruh siapa gitu to yah,gak harus dia sendiri yang fotoin"...


"sudah malah bahas foto,ayo kita berangkat,kayak nya sudah selesai itu Bu,ayo raja"...kata ayahnya raja sembari bAngkit kemudian tak lama kemudian mereka kembali melanjutkan perjalanan,satu jam lebih mobil melaju dengan kecepatan sedang sesuai ditambal sampailah mobil di areal parkir yang punya hajat,raja dan orang tua nya pun melangkah memasuki tenda,dengan langkah ringan mereka masuk dalam tenda dan duduk di kursi tamu disuruh makan sama panitia mereka tidak mau,mereka memilih duduk dulu di kursi tamu,tak lama kemudian,yang punya hajat menghampiri raja dan keluarga


"halo sahabat ku Joko,apa kabar kamu,akhirnya sampai juga kamu dikarang anyar"...kata si pemilik hajat


"alhamdulilah baik,teman kecil ku"...jawab ayahnya raja sembari menyambut pelukan dari si pemilik hajat yang tak lain teman kecilnya.


"gimana lancar perjalanan gak lupa kan jalannya secara udah belasan tahun kamu gak kesini ?"...kata si pemilik hajat


"lancar,cuma tadi bocor sekali,maklum mobil tua,kalau masalah jalan saya masih ingat patokan saya bale desa belakangnya gitu saja"...kata ayahnya raja sembari tertawa kecil.


"beli lah mobil yang baru,uang mu banyak mau buat apa,ini anak mu dan berapa anak mu?"...


"iya dia anak ku dan cuma satu"...


"Masya allah,kenapa anak cuma satu aku saja empat,buat lah satu lagi".. kata si pemilik hajat


"buat terus sebenarnya,tadi saja buat"...


"hadeh makanya bannya bocor ya"....kata si pemilik hajat dan semua tertawa.


"oh,ya .ngomong mana pengantin nya,tadi istri ku protes kenapa foto cuma dari belakang"...

__ADS_1


"tadi masih ganti baju pak ,sebentar lagi keluar,nah itu dia"...kata istri si pemilik hajat sembari menunjuk sepasang pengantin yang naik diatas dekor,


raja pun segera bangkit laksmana tersambar petir disiang bolong,saat melihat pengantin nya.


__ADS_2