Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
Episode 23: siapa kah Tito


__ADS_3

sampai bapaknya winda kesebuah rumah sakit yang diberitahukan istrinya


"ada apa siapa yang kecelakaan ?"...tanya bapak Winda pada istrinya yang nampak panik didepan sebuah ruang UGD


"saya tidak tahu pa,tadi mama menabrak anak remaja dijalan anak itu nampak bingung,anak itu nampak seperti linglung"...kata ibunya Winda atau Tante Retno


"kok bisa sampai nabrak to ma?"...


"ntah pa tadi mama sedang sedikit melamun,tiba tiba mama ingat masa masa bersama Selvi dulu,mama kangen sama Selvi pa,mama merasa bersalah banget sama dia,tentang yang terjadi sama kita"...kata Tante Retno sembari menangis dan memeluk suaminya.


"sudah lah ma,nanti saja kita bahas itu,yang penting bagaimana keadaan anak yang mama tabrak"...kata bapak nya Winda sembari mengelus kepala istrinya


tak lama kemudian sang dokter pun keluar.


"bagaimana keadaan pasien dok?"...tanya bapaknya Winda


"pasien tidak apa apa,cuma lecet dan sedikit syok aja...kata dokter


"boleh kami masuk dok?"...kata Tante Retno


"tentu saja,pasien tidak apa dia cuma perlu istirahat bentar nanti juga sudah boleh pulang kok,sekarang saya permisi dulu"...


"iya makasih dok"... kata orang tua Winda serentak ,sang dokter pun pergi lalu orang tua Winda pun masuk.


"halo bagaimana keadaan mu cah ganteng ?"...kata bapaknya Winda saat mendekat ke pasien


"Om dan Tante ini siapa,dan kenapa saya bisa disini"..tanya pasien yang ditabrak Tante Retno


"om nama nya Satrio dan ini istri om,beliau tadi gak sengaja menabrak mu dan membawa mu kerumah sakit ini,oh,ya.kamu siapa nama nya dan tinggal dimana?"...kata bapaknya Winda.


"Aku Tito om,aku dari solo"...kata Tito pasien yang ditabrak ibunya Winda


"Tito maaf in Tante ya,kamu tenang saja Tante akan bertanggung jawab sampai kamu sembuh ya"...kata Retno ibunya wonda


"iya Tante gak papa,Tito harus pergi Tante om,Tito harus cari alamat ibu Tito"...kata Tito sembari hendak turun dari tempat ia berbaring

__ADS_1


"tenang tenang ,Tito kamu disini dulu nanti kamu juga sudah boleh pulang,tapi biarkan kamu stabil dulu,nanti om antar kamu,kalau boleh tau dimana ibu mu tinggal nya?"...kata bapaknya Winda sembari mencegah tito turun


lalu Tito mengambil kertas dari dalam tas nya yang di taruk diatas meja,terkejutnya bapak nya Winda saat melihat alamat yang tertulis diatas kertas yang diberikan Tito padanya.


"bagaimana om,om tau alamat itu?"...kata Tito


dan bapaknya Winda hanya terdiam.


"om"...panggil Tito lagi


dan bapaknya Winda masih terdiam dalam lamunan


"pa"...panggil Tante Retno sembari menyentuh pundak suaminya


"iya ma kenapa?"...tanya bapaknya Winda nampak kaget


"ditanya Tito itu Lo,papa tau alamat itu,kok malah melamun,mang dimana to alamatnya coba mama lihat"...kata Tante Retno sembari ingin mengambil kertas ditangan suaminya,namun bapaknya Winda buru buru melipat dan mengantongi nya


"tau ma,mama dan tito tenang saja nanti papa yang anter Tito ke alamat itu ...


"iya sama sama,om keluar dulu selesaikan atministrasi nya sekaligus menebus obat habis itu om antar ke alamat itu"...


"makasih banyak om"..kata Tito dan bapaknya Winda hanya tersenyum penuh tanya sembari mengaguk.m,kemudian keluar,namun sebelum ke kesepsionis bapak nya Winda duduk,penuh tanya dalam hatinya dan kembali membuka kertas yang ia kantongi,dalam benaknya bertanya tanya siapa Tito sebenarnya


beberapa jam kemudian Tito pun keluar dari rumah sakit


"mama ikut antar Tito pa,mama ingin minta maaf pada keluarga Tito"...kata Tante Retno ibunya Winda saat diluar rumah sakit


"sebaiknya mama pulang,biar papa yang antar Tito,lagian kasihan Winda dirumah sendiri kan"...kata bapaknya Winda sembari mengelus pundak istrinya


"baiklah,tito sekali lagi maaf in Tante ya"...


"gak papa Tante,Tito malah makasih udah mau dibantu cari alamat ibu Tito,kalau gak Tito pasti bingung,karna Tito baru pertama kali Tito kesini...


"oh,ya.kok Tante sedikit bingung ya,kenapa kamu sampai tak tau alamat ibu mu sendiri ?"...

__ADS_1


"ceritanya panjang Tante"...


"sudah sudah sudah,kasian Tito ma,kok mama tanya tanya terus,udah sore ini,biar papa antar Tito,sebaiknya mama langsung pulang,mama hati hati ya"...


"iya pa,papa juga hati hati semoga cepat ketemu alamatnya"...kata Tante Retno


kemudian mereka pun pergi dengan mobil masing masing


"Tito om boleh nanya"...kata bapaknya Winda sembari menyetir


"boleh om,ada apa?"...


"apa hubungannya kamu dengan Selvi pemilik rumah yang kamu cari?"...


"om kenal ibu ku?"...


bapaknya Winda pun terkejut dengan jawaban Tito


"apa kamu bilang Selvi ibu mu,maksudnya?...


"iya om ibu Selvi adalah mama kandung Tito,itu kata orang tua yang selama ini merawat Tito,yang sekarang sudah meninggal semua,dan Tito disuruh mencari alamat itu,yang katanya sih itu alamat ibu kandung ku"...kata Tito sembari mata berkaca kaca dan bapaknya Winda pun bingung penuh tanya,"tito anak selvi,apa mungkin Tito anak ku?" cetus bapak Winda dalam hati,kemudian tak lama mereka sampailah dirumah Tante Selvi,nampak Tante Selvi sedang menyiram bunga


"mau apa lagi kamu kesini satrio?"...kata Tante Selvi ketus,saat bapaknya Winda turun dari mobil dan mendekat bersama Tito


"tenang dulu Selvi,aku kesini mengantarkan Tito,dia mencari mu dari solo"...kata bapaknya Winda.


dan Tito pun langsung memeluk erat Tante Selvi sembari menangis,Tante Selvi terdiam dan bingung.


"kamu siapa?"...tanya Tante Selvi lirih


"aku Tito ma,anak kandung mama,bapak ibu Tito di solo titip surat ini untuk mama "...kata Tito sembari menghapus air matanya lalu memberikan selembar surat dan sebuah gelang bayi


laksmana tersambar petir disiang bolong,saat Tante Selvi membaca surat itu dan melihat gelang bayi yang diberi Tito,Tante Selvi pun langsung memeluk Tito


"maafkan mama sayang,iya ini ibu kandung mu"...kata Tante Selvi sembari memeluk erat anaknya dan diiringi air mata

__ADS_1


"tunggu tunggu Selvi kalau Tito ini anak mu berarti dia?"...kata bapaknya Winda dalam kebingungan,dan tiba tiba hujan pun turun.


__ADS_2