Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
Episode 17:janji raja dan gendis


__ADS_3

Di suasana kepanikan raja dan Tina pun akhirnya membawa Winda kesebuah rumah sakit terdekat


"gimana ini ja,Winda kenapa ?"tanya Tina nampak begitu panik saat menunggu Winda diperiksa dokter diluar ruangan


"kita berdoa saja ,semoga Winda gak kenapa kenapa"...kata raja yang di duduk disebuah bangku diluar ruangan sembari memegangi kepala nya.


"memang nya Winda sakit hari ini ja,kenapa dia bisa pingsan?" kata Tina sembari duduk disamping raja.


"Winda itu punya,punya riwayat lemah jantung,jadi dia tidak bisa dengar kabar apa pun secara mendadak"...kata raja sembari bangkit kemudian melangkah mendekati dokter yg baru keluar dari ruangan Winda.


"ya ampun Winda punya lemah jantung" kata Tina pelan kemudian ikut raja mendekat kedokter itu


"bagaimana keadaan teman saya dok?".. tanya raja


" seperti nya pasien punya riwayat jantung,mungkin pasien habis dengar berita yang kurang baik atau gitu,jadi membuat dia syok dan lemas sampai pingsan"..


"boleh saya masuk dok ?"...kata raja


"boleh saja ,tapi jangan lama lama,biarkan pasien istirahat dulu,biarkan tekanan jantungnya normal dulu,saya permisi dulu"...kata dokter itu kemudian melangkah pergi seusai menepuk pundak raja.


"raja ini salah ku ya" ...kata Tina dengan wajar datar


"kamu gak salah kok,tenang saja"...kata raja sembari tersenyum namun nampak getir.


"terus kalau terjadi sesuatu sama Winda bagaimana ? Aku takut"...kata Tina nampak sedih dan bingung


"kamu tenang saja,kamu berdoa semoga semua baik baik saja,oh,ya.kamu sudah dapat kabar tentang gendis ?...


"nomor gendis gak aktif dari tadi,aku udah telpon dari tadi gak bisa,aku takut raja,"....


"kamu tenang,sebaiknya kamu pulang istirahat,biar aku temani Winda sampai orang tua nya datang,tadi aku sudah kirim pesan dinomor ibu nya dan mungkin mereka dalam perjalanan"...kata raja sembari menepuk pundak Tina lirih


"ya sudah aku pulang duluan,nanti kalau ada apa apa kabari aku ya ja"...


"iya,kamu hati hati ,nanti kalau orang tua Winda sudah sampai aku juga pulang,aku harus jelaskan ke salah pahaman ini sama gendis"...kata raja dan Tina mengaguk


"aku pulang dulu ya"...kata Tina lirih


"iya hati hati kamu".. kata raja dan Tina pun mengaguk kemudian melangkah pergi,raja pun masuk kedalam ruangan Winda,nampak Winda terdiam sembari meneteskan air mata

__ADS_1


"asalamualaikum"...ucap raja sembari melangkah mendekati Winda yg berbaring


"walaikum salam"...jawab Winda lirih sembari menghapus air mata nya.


"gimana keadaan mu?"...tanya raja lirih sembari duduk di bangku disamping ranjang Winda.


"aku gak apa apa,kenapa kamu masih disini ,sebaiknya kamu pulang raja"..kata Winda kemudian membalikan badannya


membelakangi raja


"kenapa,masak iya sahabat ku,sakit aku tinggal pulang".. kata raja sembari ketawa kecil menghibur Winda


"sahabat kamu bilang,oh,ya.kamu pacaran kan sama gendis?"...kata Winda nampak marah,secara bersamaan sang suster rumah sakit mengetuk pintu,kemudian membuka nya


"maaf mas jam besuk selesai,biarkan pasien istirahat"...kata suster itu .


"iya sus"...kata raja dan suster itu pun mengaguk lalu pergi


"Winda sebaiknya kamu istirahat ,jangan berfikir yang macam macam,aku tetep raja sahabat mu yang dulu,aku keluar dulu"...kata raja sembari bangkit dan mengelus kepala winda,kemudian melangkah pergi


"raja "..panggil Winda saat raja diambang pintu,raja pun menoleh melihat Winda yang tersenyum sembari berkata "aku sayang kamu raja"...raja hanya tersenyum,kemudian keluar,tak seberapa lama kemudian orang tua Winda datang


"kenapa Winda ja?"...tanya ibunya Winda


"sebenarnya apa yang terjadi pada Winda raja?"...tanya ayah Winda


kemudian raja menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi hari ini kepada orang tua Winda


"maafkan Tante ya raja"...kata ibunya Winda sembari mengelus pundak raja.


"sebaiknya kamu pulang,cari pacar kamu itu,jelaskan pada dia ke salah paham man ini,jangan sampai berlarut larut,soal Winda biar om dan Tante yang jaga...kata ayahnya Winda


"baik om,raja pamit dulu,sekali lagi maaf,trimakasih atas pengertian om dan Tante"...kata raja sembari bangkit dan orang tua Winda pun mengaguk,seusai mencium tangan kedua orang tua Winda,raja pun pergi.


dengan baik ojek ia melaju langsung kerumah gendis,ternyata gendis pun belom pulang dari keluar bersama Tina kata Tante selvy.


raja pun langsung mencari gendis di taman,ternyata benar gendis sedang duduk seorang diri,didepan air mancur.


raja pun duduk disamping gendis .

__ADS_1


"mau apa kamu kesini? nanti kamu dicariin Winda mu itu"...kata gendis sedikit ketus


"Winda sedang dirawat dirumah sakit"...kata raja dengan nada datar


"enggak usah ngarang cerita,wong tadi Lo asyik suap suap pan"...kata gendis sembari melingkarkan tangannya di dadanya.


"demi Allah,aku tidak bohong,kalau kamu gak percaya tanya lah Tina"...


"yang benar kamu ja,kenapa Winda bisa masuk rumah sakit?"...kata gendis sembari bangkit,


"duduklah aku jelaskan semua ke salah paham an ini"...kata raja sembari meraih tangan gendis,lalu gendis pun duduk,raja pun langsung menceritakan semua kejadian tadi siapa Winda,penyakit Winda,dan bagaimana perasaan Winda padanya.


"ya ampun maaf kan aku raja,aku sudah ber perasangka buruk sama kamu,aku merasa bersalah sama Winda".. kata gendis sembari meneteskan air mata


"gendis percayalah, kamu adalah cinta pertama ku dan aku sangat menyayangi mu, aku berjanji aku tidak akan pernah mengkhianati mu atau meninggalkan mu seumur hidup ,bahkan aku akan jalani hidup tanpa cinta,jika ku tak bisa bersama mu"...kata raja sembari mengegam tangan gendis,


"aku percaya sama kamu,gak boleh ngomong gitu"...kata gendis sembari menutup mulut raja dengan jemari nya,kemudian raja bangkit melangkah beberapa langkah nampak mengambil sesuatu ditanah lalu kembali dengan pecahan beling,raja langsung menyayat kecil jempol tangannya darah pun keluar


"raja apa apa an kamu"..tanya gendis


"dibawah bulan purnama dan biarkan bulan menjadi saksi,apa yang aku ucap adalah sebuah janji "...kata raja sembari menatap rembulan,gendis pun langsung mengambil pecahan beling yg dipakai raja tadi,lalu menyayat jempol nya seperti yang dilakukan raja


"aku juga berjanji raja,apa yang kamu ucap tadi juga menjadi janji ku pada mu"..kata gendis kemudian mereka menyatukan darah yang keluar dari jempol mereka masing masing,dibawah sinar sang rembulan,


"aku tidak akan pernah menikah,jika bukan dengan aliran darah yang menempel di jempol ku ini"...kata raja sembari menatap mata gendis


"aku juga"...kata gendis sembari tersenyum


dan kedua innsyan itu pun berpelukan,erat banget


dan tiba tiba disaat mereka sedang berpelukan,hape raja berbunyi raja segera mengakat nya,terdengar suara ibunya Winda menangis


"ada apa Tante,kenapa Tante menangis?"...tanya raja


"Winda ja Winda"....


"kenapa winda Tante,kenapa Tante menangis?"...tanya raja dan tiba tiba hape raja ngedrop,


"ya allah,hape ku lobet,terjadi sesuatu sama Winda gendis"...

__ADS_1


"kita kesana"...


gendis dan raja pun segera melaku kerumah sakit tempat Winda dirawat.


__ADS_2