Misteri Cinta Putih Abu Abu

Misteri Cinta Putih Abu Abu
Episode 47: Gunung es yang mulai mencair


__ADS_3

raja pun begiitu terkejut saat perempuan yang ia sangka gendis itu menoleh ternyata dia adalah perempuan asing,hanya dari belakang saja terlihat mirip gendis,dikarenakan juga raja yang selalu terbayang bayang gendis.


"maaf mbak,saya kira teman saya"...cetus raja sedikit malu


"iya gak apa apa"...kata perempuan itu kemudian kembali melangkah


dan raja pun kembali duduk.


beberapa bulan raja telah memulai kuliah nya disalah satu universitas di pacitan ,raja dikenal sebagai maha siswa yang sangat pendiam dan lebih sering menyendiri,tak banyak teman ia di kampus itu.


wajah raja yang tampan dan otaknya yang cerdas menjadi daya tarik bagi para mahasiswi namun raja lebih banyak diam dan membatasi dalan ia bergaul,Radit adalah satu satu nya teman akrab raja.


disudut lain setelah setahun pernikahan gendis dan Romi mereka dikaruniai seorang bayi perempuan cantik yang mereka kasih nama Hanum.


Romi adalah sosok laki laki penyabar dan tak bAnyak menuntut pada istrinya,meski ia tau kalau gendis sampai detik ini belom bisa melupakan raja.


"mas romi trimakasih ya"...cetus gendis dimalam hari disaat Romi sedang Menganti popok anaknya


"makasih buat apa dek?"...


"ya trima kasih saja,untuk semua nya,mas Romi sudah menjadi sosok laki laki penyabar baik dan sekaligus menjadi suami siaga untuk ku dalam mengurus Hanum"...


"ya itukan sudah menjadi tugas ku,sebagai suami sekaligus ayah untuk kalian berdua,sudah jangan mikir macem macem,sebaiknya kamu tidur mumpung si bayi,bubuk,biar aku yang jaga kita gantian"...kata Romi dan gendis hanya tersenyum sembari mengaguk kemudian kembali berbaring dan bubuk.


disudut lain,raja susah untuk terpejam bayang wajah gendis tak mampu ia tepis kenangan indah bersama tak bisa ia lupakan.


hingga sang fajar tiba dan ia kembali ke kampus ia berangkat bersama Radit,karna kebetulan rumah Radit hanya bersebelahan dengan rumah pakdenya raja.


"raja"...kata Radit yang berbadan gempal saat mereka sedang sarapan dikantin


"iya,kenapa dit ?"...kata raja sembari menikmati nasi goreng bikinan Bu Ijah yang terkenal enak di kampus.


"kamu ini tampan,pintar dan coba kamu lihat disekitar kita banyak cewek cewek yang sedari tadi memperhatikan kita"...


"terus kenapa?"...


"kok kenapa,kita kuliah sudah setahun setengah disini,masak kamu gak ada satu pun perempuan yang nyantol dihati mu,padahal kamu tinggal pilih saja,mereka pasti mau kamu pacari "...kata Radit dan raja hanya ketawa


"aduh mbok e,gimana to kamu ja malah ketawa"...kata Radit lagi


"habis kamu lucu sih radit "...


"Aduh mbok e,lucu gimana to ja,orang saya ngomong benar,jangan jangan kamu gak suka dengan cewek ya?"...kata Radit sembari mata terlihat gimana gitu memandang raja


"ngawor kamu ini dit,aku tetap lelaki normal lah,aku kesini itu niatnya untuk fokus kuliah biar cepat selesai bukan malah cari pacar,kalau niat cari pacar dilampung juga banyak yang cantik Radit,gak perlu jauh jauh ke Pacitan "...


"Aduh mbok e,itu alasan mu terlalu ke sastrawan sekali mas raja Noto Negoro,maksud aku tu masak kamu gak ada yang bisa membuat mu kecantol dari sekian banyak maha siswi di kampus kita ini atau jangan jangan kamu dilampung sudah punya pacar ya"...


"jujur hati ku masih milik seseorang Radit,ya walaupun kita tak mungkin bisa bersama lagi"...kata raja dengan nada terlihat sedih


"aduh mbok e,aku gak mudeng dengan yang kamu maksud,apa gimana"...


"gendis Radit ,gendis"...


"siapa itu gendis raja?"...


"gendis itu ,sudahlah jangan sekarang aku cerita,sekarang waktunya masuk kelas ,jam kuliah dimulai dan sekarang waktu nya jam nya pkde Broto,ayo buruan nanti telat bisa berabe"...kata raja sembari bangkit


"aduh mbok e,benar kamu telat semenit kita mata kuliah PK Broto kita bisa dihukum berdiri dibawah tiang bendera satu jam"...kata Radit sembari bangkit kemudian melangkah menuju ruang belajar.


"oh,ya.nanti pulang dari kampus jangan lupa cerita ya"...kata Radit sembari berjalan


"iya"...


"aduh mbok e,pak broto sudah ada di ruangan"...kata Radit saat hendak masuk kelas.


raja dan Radit pun masuk saat pak broto yang terkenal paling disiplin baru saja duduk dan mulai membuka buku,namun materi pelajaran belum dimulai,mereka pun duduk di bangku paling pojok.


disela sela materi yang diuraikan pak Broto Radit yang duduk di bangku belakang raja,ber kali kali memberi isyarat pada raja dengan untuk raja menoleh.


"apa?"...kata raja pelan saat menoleh kearah Radit,Radit menjawab dengan isyarat mukanya menunjuk pada seseorang,raja pun menoleh kearah yang ditunjukan radit,ternyata diam diam sedari tadi ada seorang maha siswi cantik sedang memperhatikan raja.


mahasiswi itu pun tersenyum pada raja saat raja melihat nya,raja membalasnya dengan tersenyum namun nampak dingin.


hari pun mulai sore dan waktunya mereka semua pulang,tiba tiba saat raja hendak pulang berboncengan dengan Radit motor Radit nampak ban belakangnya kurang angin.


"aduh ban motor ku kempes ja"...kata Radit sembari memijat ban belakang saat sudah diluar gerbang kampus

__ADS_1


"ya udah kamu naikin sendiri saja dit,biar aku naik taksi saja"...kata raja sembari turun dari motor Radit.


baru saja raja turun berhentilah sebuah mobil didepan mereka


"kenapa motornya Radit?"...tanya seorang perempuan cantik dari dalam mobilnya saat kaca telah terbuka.


"kayaknya kurang angin Mel,oh,ya.kamu mau langsung pulang atau kemana dulu Mel ?"kata Radit


"langsung pulang,la gimana dit ?"...


"ja kamu pulang bareng Amel saja kan rumah kita searah ,boleh kan Mel,raja numpang?"...


"tentu donk dit,ayo raja pulang bareng aku saja"...kata Amel saat sudah turun


"makasih Mel,aku naik taksi saja"...


"aduh mbok e,raja,jam segini gak ada taksi atau angkot lewat sini tu,sudahlah,pulang bareng Amel saja,biar aku cari bengkel untuk tambah angin"...


"iya ja,kenapa kamu malu pulang bareng aku"...kata Amel


"tidak,takut ngerepotin saja"..


"gak ada yang di:repotin raja,kan kita juga pulangnya searah to,ayo bareng saja,jika kamu malu aku setitik kamu yang nyetir dech"...kata Amel sembari tersenyum dan raja pun mengaguk kemudian mereka pulang bersama dan raja pun mengemudikan mobil amel.


"yes berhasil"...kata Radit saat mobil amel telah melaju,dan ternyata itu memang sudah direncanakan Radit supaya raja bida pulang bareng Amel.


"raja,boleh aku nanya sesuatu"...kata Amel


"iya,boleh kok"...kata raja sembari fokus ke depan karna sedang mengemudi


"kamu sudah punya pacar? "...


"kenapa kamu nanya seperti itu?"...


"ya pengen tau saja,soalnya kamu terlihat diam dan jaga jarak sekali dengan teman perempuan saat di kampus"...


"gak apa apa,oh,ya.kita langsung pulang kan?"..jawab raja sembari melempar senyum yang sangat manis sehingga membuat hati Amel semakin takluk


"sebenarnya aku lapar banget raja,dari pagi aku belum makan,mana aku punya asam lambung lagi,tapi apa kamu mau nemenin aku makan raja?"...kata Amel dan raja hanya tersenyum dan mengaguk


"beneran ja"...kata Amel lagi dan nampak senang banget terlihat dari bibirnya yang mengembang terlihat manis.


"kalau gitu kita makan dimana ja,enaknya?"...


"terserah kamu,kamu yang lebih tau makanan di pacitan ini,selama aku disini aku gak pernah makan diluar,selalu makan dirumah "...


"kalau gitu kita makan ayam bakar madu bang kumis saja,itu enak banget,kita kesana saja,gak jauh kok dari sini dan searah lagi kearah jalan pulang"...


"siap"...cetus raja sembari tersenyum dan Amel pun menunduk bahagia menatap senyum raja.


tak lama kemudian raja dan Amel pun masuk kedalam rumah makan bang kumis.


"ja kamu mau makan apa?"...kata Amel saat mereka hendak duduk


"terserah kamu saja amel,aku ikut saja"...kata raja


"kok terserah aku?"...


"iya kan kamu yang lebih tau rasanya apa yang enak disini"...


"beneran terserah aku"...kata Amel dan raja hanya mengaguk


"kalau aku kasih cinta"...kata Amel lirih


"apa Mel?"...tanya Amel karna tak dengar jlas apa yang diucap oleh Amel.


"tidak,aku pesan dulu"...kata Amel kemudian melangkah untuk pesan makanan.


tak lama kemudian Amel kembali sembari membawa dua gelas jus alfukat .


"kamu suka alpukat ja"...kata Amel sembari menarik jus alpukat dimeja depan raja duduk.


"suka kok"...


"syukurlah,minumlah sembari nunggu makanannya jadi"...


"iya trimakasih"...kata raja sembari meraih sedotan dan mulai meminum jus alpukat

__ADS_1


amel tak henti hentinya memandangi raja dengan penuh rasa cinta,dan tak lama kemudian ayam bakar madu pun tiba disaat mereka makan tiba tiba amel bangkit kemudian melangkah keluar raja pun melihati arah Amel melangkah,ternyata Amel melangkah keluar rumah makan dan menghampiri seorang kakek pemulung yang sedang beristirahat dan terlihat Amel memberikan uang pada kakek itu.


"baik sekali hati Amel"...cetus raja dalam hati sembari tersenyum


tak lama Amel pun kembali ketempat duduk nya untuk melanjutkan makan nya.


"kenapa ja?"...kata Amel saat melihat raja menatap nya dengan penuh senyuman


"kamu cantik dan sangat baik"...kata raja pelan sembari tersenyum manis,


"kamu bisa saja ja trimakasih"...kata Amel sembari tersenyum kemudian menunduk malu hatinya berbunga bunga karna mendapat pujian dari seorang lelaki yang sudah ia kagumi setahun ini,senyum raja begitu sejuk dirasakan Amel bagaikan gunung es yang mulai cair.


dan tak berselang lama mereka pun selesai makan.


raja bangkit hendak melangkah menuju kasir.


"mau kemana ja ?"...kata Amel


"aku bayar dulu,kamu tunggu saja di mobil"...


"jangan biar aku yang bayar"...kata Amel


"hus,gak boleh gitu, biar aku yang bayar kan aku cowok"...


"untuk hari ini aku yang bayar ja,hari ini aku lagi ketiban rezeki dan sangat bahagia jadi khusus hari ini aku yang bayar,kamu tunggu saja di mobil"...kata Amel kemudian melangkah menuju kasir dan raja pun melangkah keluar menuju mobil amel,raja menunggu didalam mobil sedikit lama,kemudian Amel kembali dengan membawa sesuatu ditangan nya.


"maaf lama ya ja,nunggunya?"...kata amel saat sudah masuk kedalam mobil.


"gak apa apa"...kata raja sembari menghidupkan mobilnya.


perlahan mobil pun melaju menuju rumah pakde nya raja.


"makasih ya Mel,untuk traktiran nya hari ini"...kata raja sembari mengemudi


"iya sama sama ja,tapi lain kali aku yang gantian ditraktir"...kata Amel


"siap"...


"gimana ja menurut mu,ayam bakar madu bang kumisnya ?"...


"enak kok,tadi aku pengen pesan buat bude sama pakde,tapi takut kamu nunggu lama mel"...


"tenang tenang mas raja,aku udah bawakan ini khusus untuk pak Broto dan istrinya,ayam bakar utuh "...kata Amel sembari mengakat kotak kertas yang ia bawa


"oh,ya.tambah gak enak aku mel,sama kamu"...


"Dienakin saja raja,yang gak enak dikasih kucing saja"...kata Amel sembari tertawa raja pun ikut tertawa,suasana pun menjadi cair tidak seperti tadi sebelum makan suasana terlihat kaku.


"kamu bisa saja Mel"...


"apa yang gak bisa ja,mencintai mu saja aku bisa ja"...kata Amel lirih.


"apa Mel?"...


"bukan apa apa,kita sudah sampai "...kata Amel saat mobil sampai didepan rumah pakde nya raja dan belom berselang lama mobil yang tak asing bagi raja pun telah masuk dihalaman rumah pak Broto pakde nya raja.


"ayah ibu"...cetus raja saat sedang keluar dari mobil amel dan melihat kedua orang tua nya turun dari mobil yang berada didepannya.


"raja ,anak ku"...kata ibunya raja sembari berlari kearah anaknya kemudian anak dan ibu pun berpelukan erat ayahnya raja pun ikut dalam pelukan itu,setahun setengah Meraka tak ketemu,karna raja belom mau pulang kelampung kalau belom lulus.


"kok gak bilang kalau mau kesini,ayah dan ibu?"...kata raja sembari menghapus air mata kerinduannya.


"ya kalau bilang bukan kejutan donk,oh,ya gimana keadaan kamu ?"...kata ibunya raja


"aku baik Bu"...kata raja dan Amel pun mendekat sembari mengucap salam.


salam pun dijawab dengan penuh senyuman dari orang tua raja.


"oh,ya.kenalin ayah ,ibu,ini Amel teman kampus raja,kami satu jurusan"...


"ya ampun cantik banget"...kata ibunya raja dan Amel pun menyalami kedua orang tua raja.


"makasih Tante"...kata Amel


"Hem...Hem..Hem..Bu nampak nya kita mulai dilupakan Bu,ada yang punya pacar baru,tapi gak dikenalin sama kita,"...kata ayahnya raja.


"ayah gak boleh gitu ah,maaf in om ya nak Amel ayah nya raja,memang suka bercanda"...kata ibunya raja sembari mengelus lengan Amel.

__ADS_1


"gak apa apa Tante"...kata Amel sembari tersenyum


"Raja !"...teriak seorang perempuan muda yang baru turun dari mobil ayahnya raja,perempuan itu sangat tak asing bagi raja,perempuan muda itu langsung berlari dan memeluk erat raja,pelukan itu membuat hati Amel sedikit perih,terlebih raja sangat hangat menyambut pelukan itu.


__ADS_2