Misteri Kampus Muara

Misteri Kampus Muara
eps 9


__ADS_3

Setelah asik berbincang-bincang dengan ibu kantin. Shinta dan Namira pun pamit untuk melanjutkan membuat tugas di perpus padahal sebenarnya mereka bukan ingin melanjutkan membuat tugas, tetapi Mereka ingin mencari tahu tentang sejarah kampus ini berdiri.


Setibanya mereka di perpus Shinta seakan-akan kehilangan akal dengan kasar ia menjatuhkan buku-buku yang ada di rak dengan maksud mencari buku tentang kampus. Setelah hampir buku yang ada di satu rak berjatuhan ia melihat satu buku yang berjudul


"Muara 09."


Awalnya ia tidak yakin dengan buku itu tetapi seakan-akan buku itu memiliki daya tarik tersendiri untuk dapat di lihat. Ketika ia mencoba untuk mengambil buku itu tiba-tiba……


"YAAAAAAKKK!! SIAPA YANG MENJATUHKAN BUKU-BUKU INI?" tanya penjaga perpus marah. Shinta pun terkejut dengan teriakan penjaga perpus.


" Saya, buk," jawab Shinta sedikit takut.


Mendengar seperti ada yang marah-marah Namira pun berlari kecil ke arah suara tersebut ia pun menemukan Shinta yang sedang di omelin penjaga perpus. Namira pun mencoba untuk membantu Shinta dengan memberikan suatu alasan yang menyebabkan buku-buku itu terserak.


"Maaf, buk. Tadi teman saya tidak sengaja menjatuhkan buku-buku ini," bela Namira.

__ADS_1


"JANGAN BANYAK ALASAN SAYA MAU KALIAN BERSIHKAN LAGI BUKU-BUKU INI!!" perintah penjaga perpus marah...


Setelah penjaga perpus pergi merekapun bergegas untuk membersihkan buku-buku yang diserakkan oleh Shinta. Ketika Shinta ingin memberi tahu kepada Namira tentang buku yang ia temui tadi, sayangnya Namira tidak mendengarkannya malah ia sibuk dengan buku-buku yang berserak.


"Jangan berdiri saja!! ayo cepatan beresin ini semua. Gagara kau juga ini!" kata Namira kesal.


"Iya iya… Maaff," jawab Shinta putus asa. Setelah selesai membereskan buku-buku, Merekapun memutuskan untuk keluar dan pulang saja.


Disaat mereka berada diluar perpus. Namira pun mengatakan kepada Shinta bahwa ia tadi menemukan buku yang sedikit misterius karena buku tersebut berada di suatu rak yang dimana rak itu sepertinya sudah tak terpakai lagi.


"Apa judul bukunya?" tanya Shinta.


"Mmm, kalau nggak salah judulnya Muara 09," jawab Namira.


"Ketika aku mau ngambil buku itu tiba-tiba aku mendengar penjaga perpus marah-marah jadi aku langsung pergi aja, nggak jadi lihat buku itu," sambung Namira.

__ADS_1


Mendengar cerita itu Shinta pun baru ingat kalau ia juga menjumpai buku itu.


"What??" kaget Shinta.


"Btw… Aku tadi menjumpai buku itu, tapi buku itu terletak di rak-rak buku yang aku jatuhin tadi dan juga buku itu seperti di sembunyiin di balik-balik buku lain," kata Shinta.


"Apakah mungkin buku itu merupakan buku tentang kampus ini?" terka Namira.


"Maybe yes, maybe no. Jika ingin tau kita harus lihat isi buku itu tentang apa," jawab Shinta.


Merekapun memutuskan untuk kembali besok untuk memastikan tentang isi buku itu. Merekapun meninggalkan perpus dan pulang. Ketika mereka hendak pulang. Namira masih teringat buku yang ia jumpai tadi ntah kenapa ia merasa bahwa buku tersebut merupakan buku yang mereka cari.


" Shin, kampus kitakan bernama Muara, dan buku itu juga berjudul Muara 09, Aku merasa bahwa itu buku tentang kampus ini terutama pada lantai 4 ruangan 9," jelas Namira kepada Shinta.


"Udah, jangan fikirkan itu. Besok kita balik lagi ke perpus, dan mari kita pastikan apa isi buku itu," ucap Shinta.

__ADS_1


Mendengar jawaban Shinta, Namirapun menyetujuinya dan merekapun pulang kerumah masing-masing…


__ADS_2