Misteri Kampus Muara

Misteri Kampus Muara
eps 10


__ADS_3

Setibanya dirumah, Namira masih memikirkan tentang buku yang ia temukan di perpus tadi. Ia pun mencoba untuk mencari di internet berharap ia mendapatkan informasi yang ia cari. Sayangnya ia tak menemukannya yang ia temukan hanya tentang sejarah kampus muara itu berdiri.


Disaat ia sedang mencari-cari informasi tentang kampus di internet tiba-tiba hp nya berbunyi. Namirapun mengambil hp dan ia melihat satu panggilan dari Shinta tak butuh waktu lama ia pun mengangkat panggilan tersebut.


📞📞"Halo, Shin…"


📞📞"Halo mir… Kau tau nggak, ada info yang sangatttttttt penting kalau kau mendengarnya kau pasti bakalan terkejut."


📞📞"Emang info apa sih sampe buat kamu histeris gitu."


📞📞" Ternyata buku yang sama-sama kita lihat tadi ternyata Buku itu tentang cerita gelap kampus itu."


📞📞"Whattttttt? Seriusannn? Btw…Kamu tau dari mana?" Jawab Namira tak kalah histeris.

__ADS_1


📞📞"Seriusannnn aku tu. Aku tau dari senior Ketika kita pulang tadi, aku jumpa sama senior di kafe xxx aku sempat mampir kesana karna mau beli sesuatu, karena hujan lebat jadi aku duduk dulu disana sambil ngobrol-ngobrol sama si senior itu. Bahas-bahas tentang kampus trus dia tiba-tiba membahas masalah buku itu, katanya ada yang pernah baca buku itu ternyata buku itu isi nya tentang sisi gelap yang ada di kampus itu."


📞📞"Trusss truss?" tanya Namira semakin penasaran.


📞📞" Trus katanya yang si pembaca itu ngasih tau ke orang-orang tentang buku itu. tapikan anehnya, tak ada satupun orang yang mw menceritakan apa yang di ceritakan si pembaca itu. Mereka seakan-akan menutup rapat-rapat cerita itu. dulunya buku itu ada banyak, cuma karena masalah buku itu akhirnya di bakar oleh pihak kampus dan hanya tersisa dua yang kita jumpai kemarin tanpa disengaja."


Mendengarkan cerita itu semakin membuat Namira mati penasaran tentang isi yang ada di dalam buku itu. Merekapun memutuskan untuk kembali ke perpus dan mencoba mencari tau tentang isi yang ada di dalam buku tersebut.


Pada keesokan harinya, setibanya mereka di kampus. Dua gadis ini bergegas untuk pergi ke perpus setibanya disana yang mereka jumpai hanya bertulisan "CLOSE… "


"Nggak papa, nanti kita balik lagi. Udah jam 8 nih kita harus buru-buru nih ke kelas sebelum dosen masuk," ajak Shinta sambil berjalan menuju ke kelas.


Pada pukul 10. Matkul pertama pun usai dan dua gadis ini masih fokus dengan catatan yang ada di papan tulis. Semua Mahasiswa sudah pada keluar dan hanya tinggal mereka berdua di dalam kelas tersebut.

__ADS_1


Tanpa terasa waktu sudah menujukkan pukul 11 siang dan Shinta tersadar bahwa mereka harus pergi ke perpus sesuai kesepakatan yang kemarin mereka buat. Merekapun membereskan buku-buku mereka yang tergeletak begitu saja di atas meja, kemudian mereka pun pergi meninggalkan ruangan.


Setibanya mereka di tangga. Lagi-lagi mereka mengalami hal yang tidak mengenakan. Dua gadis ini melihat seorang wanita yang berjalan ke atas tanpa menggunakan alas kaki serta memakai pakai lusuh.


"Mbak, Jangan ke atas!! Di atas tidak ada apa-apa…" teriak Shinta. Sayangnya si wanita itu tidak menggubris perkataan Shinta ia terus berlajan ke atas tanpa menoleh kebelakang.


"Shin, perasaan aku nggak enakk. Gimana kalau kita hiraukan saja dia? ayo kita pergi saja," ucap Namira berbisik sambil ketakutan.


"Tunggu dulu. Lihat!! Kakinya menginjak lantai, berarti dia manusia," jawab Shinta sambil menunjuk ke arah wanita tersebut.


" Mbak, mau ngapain ke atas? di atas semua ruangan tidak di pakai lagi, mbak…" sapa Shinta lagi sambil mengikuti langkah si wanita itu kemudian di ikuti oleh Namira sambil berpegangan dengan Shinta.


Mendengar ucapan Shinta yang kedua kalinya wanita itu pun menghentikan langkahnya, perlahan ia mencoba membalikkan badannya.

__ADS_1


Tiba-tiba……


"Aaahhhkkkkkkkk…" teriak Shinta dan Namira serentak.


__ADS_2