
perjalan pulang Shinta tiba-tiba mendapatkan sebuah pesan yang sangat misterius.
💌💌"Jangan pernah kesana lagi!! NB: Maria."
"Ma… Maria?" fikir Shinta kebingungan. Ia mencoba untuk mengingat-ngingat siapa Maria itu. Ia pun mencoba untuk menghubungi Namira untuk menanyakan siapa yang bernama Maria di kampus.
📞📞"Halo, Shin… Ada apa?"
📞📞"Mir… Kamu kenal nggak dengan yang namanya Maria? soalnya aku dapat satu pesan, dan isinya aneh gitu."
📞📞"Maria? Perasaan nggak ada deh anak kampus yang namanya Maria."
📞📞"Btw… Aku tadi juga dapat satu pesan yang aneh juga, Shin."
📞📞"Loh… Iyakah? Apa isi pesannya?"
📞📞"Isi pesannya… Jangan pernah kesana lagi."
__ADS_1
"Maksudnya kesana kemana ya, Shin?" Sambungnya sambil berfikir.
Mendengarkan jawaban dari Namira Shinta begitu kaget karena mereka mendapatkan sebuah pesan yang sama. Apakah hanya sebuah kebetulan? atau ada orang yang sengaja mengerjai mereka berdua? fikirannya pun melayang-layang seperti layangan yang sedang terbang begitu bebas di udara.
Karena tak ada jawaban dari Shinta, Namirapun mengakhiri panggilan dari Shinta. Shinta pun memasuki perkarangan rumahnya yang begitu luas dengan fikiran yang berkecamuk ia membuka pintu mobil dan masukk kedalam rumah.
Karena merasa lelah, Ia pun merebahkan badannya dengan kasar ke atas kasur di saat ia ingin memejamkan mata hp nya berdering.
📞📞"Kringggg kringggg…" Suara hp yang begitu keras.
📞📞"SHINTAAAAAA… OOOHHH NOO… AKU BARU INGAT… MARIA… "
📞📞"Ngga usah teriak juga lah… Aku masih bisa dengar kok… Maria? apa kau sudah tau siapa dia?"
📞📞"Hooh… Apakah kau tidak ingat pembicaraan kita sama ibu kantin beberapa waktu yang lalu, Tentang kematian seorang gadis lantai 4 ruangan 9?"
📞📞"Masih, ada hubungan apa dengan itu?" tanyanya sedikit kaget
__ADS_1
📞📞"Nama gadis yang meninggal itu… MARIAAAAAAA!!" jawabnya sambil histeris.
📞📞"Hah? Jadi maksud jangan kesana lagi itu apa mungkin maksudnya ruangan itu?" kata Shinta sedikit gemetaran.
📞📞"Jangan-jangan iya…" jawab Namira.
📞📞"Tapi… Tidak mungkin hantu gadis itu… Iya kali hantu bisa ngirim pesan hahaha…" jawab Shinta sambil tertawa.
📞📞"Heiiiiiiii you dont laugh… Tak ada yang tidak mungkin!" jawab Namira lagi sediki kesal karena mendengar Shinta yang tertawa.
📞📞"Btw… Waktu aku ketiduran di mobil mu, Aku bermimpi yang dimana dalam mimpi itu ada seseorang yang sepertinya melarang kita untuk masuk kedalam sebuah ruangan. Nah coba deh mu fikir-fikir lagi, Kita sama-sama mendapatkan sebuah pesan tentang larangan Aku merasakan sesuatu yang tak masuk diakal," sambung Namira kebingungan terhadap apa yang sudah mereka alami di hari ini.
📞📞"Syudahlah, Aku lelah banget nih…Udah dulu ya cerita yang seram-seram begini, hari-hari ku saja sudah menyeramkan masa harus cerita seram sih kita hahahaha…" kata Shinta sambil bercanda dan pamit untuk mematikan telepon.
📞📞"Bye bye…" tutup Shinta lalu ia meletakkan hpnya begitu saja diatas kasur.
Setelah ia mematikan panggilan dari Namira Shinta pun membersihkan dirinya tak lupa setelah membersihkan dirinya ia selalu menyempatkan untuk rutin skincarean. Karena merasakan begitu sangat lelah a melewatkan makan malam dan tanpa ia sadari raganya sudah melayang kedunia mimpi yang terlalu indah alias ia sudah tertidur pulas.
__ADS_1