Misteri Kampus Muara

Misteri Kampus Muara
eps 8


__ADS_3

Pada keesokan paginya bertepatan pada hari minggu. Pada hari itu Shinta dan Namira janjian untuk membuat tugas kelompok bersama kebetulan mereka satu kelompok. Merekapun memutuskan untuk mengerjakan tugas di kampus karena mereka akan bertemu dosen.


Setibanya Mereka dikampus mereka langsung menjumpai dosen yang akan membimbing mereka dalam mengerjakan tugas. Kali ini mereka tidak belajar di kelas biasanya, Mereka belajar di perpus yang terletak di lantai satu ruang 3.


Disaat tengah sibuk belajar tiba-tiba dosen mendapatkan telvon. Setelah selesai menelvon dosen pun mengakhiri pelajaran mereka dikarenakan ada urusan pribadi yang harus ia selesaikan. Setelah sang dosen pergi dua gadis ini tak langsung pergi, tetapi mereka masih sibuk dalam mengerjakan tugas yang sedari tadi mereka kerjakan.


"Mir, sudah jam 1 siang nih. Cari makan yuk aku udah laper btw…" ajak Shinta.


"Kuy lah, selesai makan kita langsung pulang aja ya, nggak ada siapa-siapa juga disini," kata Shinta.


Merekapun meninggalkan perpus dan menuju kantin kampus. Setibanya disana, karena mereka sangat lapar mereka langsung memesan makanan yang cepat saji saja. Tak lama kemudian makanan merekapun datang dammereka memakannya sangat lahap sekali.


Setelah selesai makan. Shinta tiba-tiba terfikirkan tentang gadis yang tewas di ruang 9 yang sempat di ceritakan ibu warung sebelumnya. Ia pun mencoba menanyakan akan hal itu kepada ibu kantin ia merasa bahwa ibu kantin juga tau tentang rumor tersebut.


"Ibu, Shinta boleh nanya sesuatu nggak?" tanyanya pada ibu kantin.


"Boleh kok…" jawab ibu kantin ramah.

__ADS_1


"Ibu tau nggak tentang rumor lantai 4 itu?" tanyanya.


Awalnya ibu kantin sedikit bingung tentang rumor apa tapi, tak lama kemudian ia teringat rumor tentang ruangan 9.


"Tau banget neng, Soalnya waktu kejadian itu merupakan tahun pertama ibu buka kantin disini…" jelas nya.


"Gimana bu ceritanya?" tanya Namira penasaran.


"Jadi waktu sore hari, petugas kebersihan sedang membersihkan-bersihkan ruangan yang kotor. Nah tiba-tiba ketika si petugas itu melewati ruangan 9 ia mencium sesuatu yang sangat busuk terus ia meminta dekan untuk membuka pintu ruangan itu setelah ruangan itu di buka, rupanya ada mayat seorang gadis. Nggak jelas sih wajahnya, karena wajah mayat itu hancur banget, tapi orang-orang yang ada di TKP percaya kalau mayat itu merupakan salah satu mahasiswi kampus ini dulunya," jelasnya.


"Ruangan 9 itu dari dulu ya bu nggak pernah di tempati?" tanya Shinta.


"Ohhh iya ruangan itu dipercayai bahwa merupakan ruangan yang terkutuk. Tambah lagi penemuan mayat disana. Masyarakat disini percaya bahwa ruangan itu merupakan ruangan yang terkutuk," lanjutnya.


"Dan satu hal lagi, jangan pernah sekalipun kesana, apalagi jika kalian melihat seorang gadis yang sedang berjalan ke lantai atas. Jangan pernah ikuti langkahnya!!" peringatannya kepada dua gadis itu.


Mendengar peringatan itu dua gadis itu sedikit penasaran.

__ADS_1


"Emang kenapa bu jika mengikutinya?" tanya mereka penasaran.


"Itu merupakan arwah gadis yang mayatnya ditemukan di ruangan 9, dan jika kalian mengikuti langkahnya, Ia akan mengikuti kalian kemanapun kalian berada! Berhati-hatilah."


"Apa ibu tau siapa nama gadis yang meninggal diruangan itu?" lanjut tanya Namira.


"Mmmm, namanya Maria. Pada waktu itu dia merupakan mahasiswi yang terbaik di kampus ini," jawab ibu kantin.


"Tak ada yang tau penyebab gadis itu meninggal, dan tak ada yang mau mencari tahu penyebabnya apa. Karena mereka semua takut dan juga jika mereka mencoba mencari tau, arwah gadis itu selalu menghampiri mereka," Lanjut ibu kantin.


"Mmm, Kenapa kalian tiba-tiba menanyakan itu? Dan dari siapa kalian tau tentang rumor itu?" tanya Ibu kantin penasaran.


Merekapun sedikit kebingungan untuk menjawab pertanyaan ibu kantin…


"Oooh i… I… Itu kami dengar dari ibu warung sebrang sana ketika berbicara dengan salah satu mahasiswa yang kabarnya ia sempat mengalami hal-hal yang di luar nalar bu dan kami hanya sedikit penasaran dengan rumor itu," jawab Shinta berbohong.


"Ooo… Berhati-hatilah jangan pernah mencoba untuk mencari tau tentang gadis itu. Kalau tidak kalian akan celaka nantinya," jelas ibu kantin.

__ADS_1


Merekapun mengiyakan setiap peringatan dari ibu kantin. Meskipun begitu penasaran yang sudah sedari awal mereka rasakan semakin bergelora mereka semakin ingin tau tentang si gadis yang bernama Maria dan kenapa ruangan 9 itu tak pernah di pakai sama sekali.


__ADS_2