Mr. Arrogant

Mr. Arrogant
16


__ADS_3

Seusai istirahat, hari itu berlanjut seperti biasanya. Kemudian, aku sadar bahwa aku semakin dekat dengam Seojun. Karena ia tidak begitu paham bahasa Korea, aku harus menerjemahkan beberapa hal yang guru katakan dan berbicara padanya dalam bahasa Inggris. Sangat beruntung karena aku memahami bahasa Inggris karena orangtuaku menyuruhku untuk mengikuti kelas bahasa Inggris.


...***...


Bel berbunyi dan sekolah akhirnya berakhir. Aku mengemasi barang-barangku cepat dan tidak sabar untuk segera pulang.


Aku baru saja ingin keluar kelas dengan yang lainnya saat seseorang menghentikanku.


"Hey Hyejin." Seojun memanggilku.


"Hm?"


"Mau makan bersamaku?" tanyanya.


Aku sadar kalau aku melupakan uang saku dari ibuku pagi ini karena aku bergegas ke tempat Taehyung.


"Tidak... Aku melupakan uang sakuku. Mungkin lain kali," kataku dan berbalik kembali melangkah.


Seojun berjalan di sebelahku. " Boleh aku mentraktirmu?"


"Tidak, ak-"


"Ah ayo kita pergi!" Katanya dan memegang tanganku, bergegas keluar dari sekolah.


Dengan tangannya masih memegang tanganku, ia bertanya, "Di mana kau ingin makan?"


"Uhh... di mana saja," jawabku dan perlahan menarik tanganku darinya.


"Oh maaf," katanya dan tersenyum malu-malu.


Kami akhirnya makan di food court. Aku memesan cold noodles sementara ia memesan spicy tofu with rice.


Kami duduk di tempat kosong dan mulai makan karena kami sangat lapar berhubung kami tidak makan selama istirahat.


Aku menyeruput mieku ketika tiba-tiba, Seojun melihatku.


"Apa?" tanyaku.


la melihat sudut bibirku. "Ada sesuatu di sana," katanya dan mencoba membersihkannya. la mengambil serbet dan akhirnya membersihkan mulutku. Aku jadi malu dan segera menunduk melihat makananku, karena aku tidak sanggup melihatnya.


Tiba-tiba, ponselku berdering. Sebuah pesan akun Kakaotalk milikku. Aku membukanya. di


"Kencan yang bagus huh." -Taehyung.


Aku melihat ke sekeliling food court, mencarinya namun ia tidak ada di mana-mana.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Seojun.


Aku mengambil tasku. "Um, Seojun, aku harus pergi sekarang. Aku akan membayarmu besok oke terima kasih," kataku dan bergegas pergi.


Aku keluar dari food court dan Taehyung masih tidak kelihatan.


"Kau di mana? Jangan mengikutiku. Aku tidak suka orang mengikutiku keberadaanku!" - Hyejin.


Aku tidak menerima balasan. Aku menghela napas dan mulai berjalan pulang.


Saat aku sudah setengah jalan ke rumah, secara tiba-tiba aku merasakan ada seseorang mengikutiku. Saat aku berbalik, tidak ada seorang pun.


Aku memercepat langkahku berjalan melewati gang.


Tiba-tiba tubuhku didorong dengan keras dan aku menghantam tembok.


Aku baru akan berteriak namun ia menggunakan telapak tangannya dan membekap mulutku untuk diam. Ekspresi wajahnya sangat serius dan ia tidak berkedip menatap mataku.


Lalu kemudian, raut wajahnya berubah menjadi ekspresi riang dan ia memberiku senyum kotaknya. "Halo Pabo Jinnie."


Taehyung akhirnya melepasku dan aku bernapas berat. "Yah! Untuk apa itu?!" kataku dan mengusap debu dari tanganku.


la memasukkan tangannya di saku celana dan menggendikkan bahu. "Cara menyenangkan untuk menyapa seseorang," katanya dan tertawa lembut.


"Aku ingin mengganggumu," ejeknya.


"Benar-benar sikapmu, Kim Taehyung," kataku, memutar bola mataku dan melanjutkan berjalan pulang ketika aku menyadari ia mengikutiku.


"Bagaimana kencanmu? Kalian berdua sangat cepat akrab huh? Kenapa dia menyentuh wajahmu? Apa yang kalian makan? Apakah dia mentraktirmu?" Taehyung menyerangku dengan banyak pertanyaan.


Aku menghentikan langkahku dan menoleh padanya. "Kenapa kau banyak tanya?"


"Aku hanya ingin tahu, untuk kesenangan," katanya.


"Kau cemburu padaku dan Seojun? Kau menyukaiku


'kan, Kim Taehyung." Aku menggoda dan menyikutnya.


"Hey! Kenapa aku bisa menyukaimu. Kau bahkan tidak cantik atau menarik untuk diajak memulai hubungan..." katanya.


Senyumku perlahan luntur dan aku berbalik, dan melanjutkan langkahku pelan.


Pandangannya kosong untuk sementara atas reaksiku. "Hey, kau tidak sakit hati karena kata-kataku bukan?"


"Tidak... Aku tahu aku tidak cantik jadi aku tidak memermasalahkannya," ujarku dan berjalan di depan.

__ADS_1


Aku sampai di rumah dan Taehyung masih mengikutiku. Aku berbalik memandangnya..


"Pulang," gumamku.


"Kenapa kau mendadak sedih? Kau tidak sakit hati karena aku menghinamu 'kan?" tanyanya.


Aku masuk ke dalam rumah dan baru akan menutup pintu saat tiba-tiba ia menghentikan pintu.


"Biarkan aku masuk," katanya.


"Tidak, pulang sana," kataku.


la paksa masuk dan menjatuhkan diri di sofa.


Aku menghela napas. Tidak ada cara untuk menghentikan anak ini. Untungnya orangtuaku belum pulang. Aku memutuskan membiarkan Taehyung dan menutup pintu.


"Singkirkan sepatumu dulu, bocah," kataku dan masuk ke kamarku dan ia mengikutiku.


"Hey! Aku tidak pernah bilang kau bisa masuk ke kamarku!" Aku menjerit.


la mengabaikanku karena ia tertarik pada boneka di rak-rak. "Ini singa." la bersemangat dan menunjukkan boneka itu padaku, seperti anak kecil.


Aku ingin tersenyum namun aku masih sangat marah karena ia menyebutku jelek.


Aku duduk di pinggir ranjang dan ia berdiri di depanku. "Kau masih marah?" tanyanya dan memiringkan kepalanya ke samping.


Aku menaikkan alisku dan melipat lenganku. "Tidak tahu."


la tiba-tiba mengerucutkan bibirnya. Aku meringis karena ia tidak pernah menunjukkan sisi imutnya padaku sebelumnya. "Biarkan aku menyemangatimu," katanya.


"Yahyah terserah," balasku, tidak bermanfaat.


"Ini keren! Aku janji!" tukasnya dan mengangkat lengan baju kanannya ke atas sikunya, di mana ada dua tahi lalat kecil. Alien ini, benar-benar.


"...Kau lihat aku memiliki dua tahi lalat di sini kan? Saat aku mencubit di antara keduanya, ini menjadi seeokor gajah!" katanya dan menunjukkan itu padaku.


Aku terkejut, itu benar-benar terlihat seperti gajah, sangat lucu. Ia mulai membuat suara gajah yang aneh dan aku aku tidak bisa menahan untuk tidak tertawa.


la tersenyum.


Tiba-tiba, kami mendengar pintu luar terbuka. Sial


Taehyung dan aku membeku.


"Apa orangtuamu pulang?" tanya Taehyung.

__ADS_1


__ADS_2