Mr. Arrogant

Mr. Arrogant
Menikah??


__ADS_3

Disebuah ruang tamu yang besar dan mewah terdapat lelaki paruh baya dan wanita paruh baya sedang duduk dan di hadapannya terdapat seorang pria muda yang di sampingnya berdiri sekretaris setianya.


"Ada apa papa suruh angga kesini??"


Dengan gaya kaki satu diangkat ke pahanya membuat lelaki paruh baya itu menatapnya dengan menakutkan.


"Angga apa yang kau lakukan??cepat turun kan kaki mu itu" gumam mamanya.


Angga menuruti perkataan mamanya dan langsung menurunkan kakinya itu.


Dengan gaya santai dia meminum minuman yang dibuat oleh bibik.


"Papa berencana ingin menikah kan kamu dengan pilihan papa"


Mendengar hal itu, angga spontan mengeluarkan minumannya yang telah dia minum dari mulutnya.


"Apa aku gak salah dengar??papa ingin menikahkan angga dengan pilihan papa??"


"Iya, ada masalah??"


"oh..iya jelas salah dong"


Lagi-lagi angga mengangkat kakinya ke atas pahanya.


"Papa tau kan aku sudah punya pacar??"


"Iya lalu??"


"Iya lalu aku akan menikahinya bukan dengan pilihan papa"


"Iya pa benar yang di katakan angga, lagian kenapa sih papa tiba-tiba ingin menikah angga??"


"Apakah kalian akan menjamin bahwa pacar kamu itu bisa menjadi menantu yang baik di keluarga ini??"


"Oh...iya tentu dia akan menjadi menantu terbaik di keluarga ini dan apa kah menantu pilihan papa itu juga bisa menjadi menantu terbaik di keluarga ini??"


"Tentu menantu pilihan papa itu terbaik, kalau dia tidak terbaik lalu untuk apa papa menjodohkan kamu dengan dia"


"oke papa beri kamu waktu satu hari untuk mengajaknya menikah jika kamu berhasil perjodohan ini tidak terjadi tapi jika kamu gagal maka mau tidak mau kamu harus tetap menikah dengan pilihan papa"

__ADS_1


"Jangankan satu hari, hari ini pun akan ku bawak febby sebagai menantu papa"


"Oke silah kan!!"


"Ayo lee kita pergi dari sini"


ANGGA-ANGGA KAMU BODOH ATAU TIDAK TAU??FEBBY ITU HANYA MEMPERMAINKAN KAMU AJA


"Papa, Papa kenapa tiba-tiba ingin menikahkan angga??tanpa sepengetauan mama lagi!!"


"Mama akan tau sendiri nanti"


"Maksud papa apa??"


Suaminya itu tidak menghiraukan perkataan istrinya.


"Papa jawab mama dong"


"Udah ya ma, papa capek"


Angga begitu marah mendengar perkataan papanya tadi. Dia memukul-mukul kursi yang ada di mobilnya.


Lee hanya melihat sikap tuannya itu dari kaca mobil.


"Ngapain kau melihat ku seperti itu??fokus aja dengan mengemudi mu itu"


"Maaf tuan"


"Sekarang kita pergi kerumah febby"


"Mau ngapain tuan??"


"Banyak tanya kau, kalau aku bilang ke sana ya ke sana"


"Baik tuan"


Angga dan lee berangkat menuju rumah febby. Febby terkejut saat melihat mobil angga masuk ke halaman rumahnya. Dia langsung berlari menuju ke halaman rumahnya itu.


"Sayang, kamu kok kesini??"

__ADS_1


"Aku mau ketemu dengan orang tua mu"


"Mau ngapain sayang??"


"Aku mau ngelamar kamu"


"Apa??ngelamar??"


Febby kaget saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut angga.


"Kenapa kamu kaget??harus kamu seneng dong sayang"


"I..i...iya sayang aku senang, tapi bukan kah ini terlalu terburu-buru??"


"Terburu-buru apa??bukan kah kita pacaran sudah hampir 5 tahun, itu bukan waktu yang sedikit"


"Iya sayang aku ngerti, tapi aku gak mau masa muda ku hanya untuk mengurus rumah tangga"


"Siapa bilang kamu akan mengurus rumah tangga??dirumah aku banyak pembantu, jadi kamu gak perlu mengurus rumah tangga"


"Iya sayang, tapi..."


AKU TUH PACARAN SAMA KAMU HANYA UNTUK KESENANGAN AJA, BUKAN UNTUK MENIKAH DENGAN KAMU.


"Tapi apa lagi??oh...bilang aja kamu gak mau menikah dengan aku??"


"Tidak sayang,bukan itu maksud aku"


Lee menatap febby dengan sangat menakutkan, dia sudah tau bahwa febby itu pacaran hanya untuk kesenangannya saja.


"Jadi??"


"Beri aku waktu ya"


"Aahh...sudah lah, lee ayo kita pergi dari sini"


"Sayang kamu jangan marah dong sama aku"


"Lee cepat kita pergi dari sini"

__ADS_1


Angga dan lee pergi dari rumah febby. Angga merasa kesal saat febby tidak mau menikah dengannya.


__ADS_2