MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 10-SAUDARI SERIGALA SEDANG MEMIKIRKAN SESUATU


__ADS_3

Di pagi yang masih bersinar, terlihat Maria dan Xiao Lan melakukan aktivitas masing-masing. Seperti yang kalian ketahui, bahwa seseorang vampir akan tertidur dari pagi sampai menjelang sore. Seperti itulah Maria. Karena dirinya seorang vampir, maka ia akan tertidur sampai menjelang sore. Berbeda dengan Xiao Lan, dirinya adalah manusia serigala. Jadi ia akan bangun dan tidur sesuai dengan keinginannya. Saat itu, saat Maria masih tertidur, terlihat Xiao Lan sedang membaca buku Mandarin sambil menikmati sepotong es ice crem. Saat sedang menikmatinya, Maria yang saat itu sedang tertidur membelakangi Xiao Lan seketika berbalik badan menghadapnya. Terkejut melihat hal itu, Xiao Lan menutup buku bacaannya dan berjalan mendekati Maria yang tertidur pulas.


"Kenapa.... Setiap kali aku melihat sisimu yang berbeda.. Aku akan begitu peduli...?" Batinnya. Xiao Lan duduk dihadapan Maria dan memperhatikan wajahnya dengan seksama. Tepat, saat gadis itu memperhatikannya, tiba-tiba Maria melakukan gerakan dadakan hingga membuat Xiao yang terkejut dan berlari cepat ke tempat dirinya duduk.


"Mm... Sudah jam berapa sekarang?" Tanya Maria kepada Xiao Lan. Terlihat, matanya masih terpejam.


"Mu.. Mungkin sekitar jam 10.." Jawabnya. Keringat dingin mulai membasahi wajahnya karena terkejut.


Mendengarnya, Maria pun melanjutkan tidurnya, "Terimakasih. Aku akan melanjutkan tidurku lagi..."


*Z z z z... Setelah mengatakannya, dirinya kembali tertidur pulas.


"Nyaris saja...." Batinnya setelah hampir saja kepergok saat dirinya memperhatikan Maria.


Beberapa hari kemudian setelah kepulangan Qin Yu, Maria dan Xiao Lan dari apartemen Qianqian, sebuah telpon berbunyi. Qin Yu bergegas mengangkatnya. Setelah beberapa menit berbicara, ia pun menutup telponnya dan memberitahu hal penting pada Maria.


"Maria, KTP-mu sudah jadi, besok pagi kita akan mengambilnya"


Maria yang mendengarnya, segera mengangguk-anggukkan kepalanya, "Oke.... Hmm~ Apakah aku bisa mengambilnya sekarang?"


"Sekarang sudah jam 12 malam"


"Tidak masalah, aku bisa pergi sendiri. Tolong tanyakan pada Qianqian apakah tidak masalah jika aku datang?" Tanya Maria yang ingin segera pergi.


"Kamu mau bagaimana perginya? Jam segini kendaraan umum sudah tidak ada?" Qin Yu bertanya karena memang jam 12 malam kendaraan beroperasi lagi.


Mendengarkannya, Maria menjawab dengan singkat, "Tentu saja dengan terbang" Balasnya yang berhasil membungkam mulut Qin Yu.

__ADS_1


Pasrah dengan sikap Maria yang tidak suka diperintah, Qin Yu pun akhirnya setuju dan menelpon kembali Qianqian. Setelah memberitahu semuanya, akhirnya Qin Yu membiarkan Maria pergi, "Kata Qianqian tidak masalah, kamu bisa menemuinya sekarang~"


"Oke, terima kasih"


Mendengarnya, Xiao Lan menundukkan kepalanya, sambil memikirkan sesuatu, "Tapi hari ini kan...


*Sreet...


Maria membuka pintu belakang dan memandangi bulan. Ternyata hari ini adalah bulan purnama.


"Bulan purnama... Xiao Lan...." Panggilnya.


Xiao Lan yang saat itu sedang melamun seketika sadar dan berbalik kearah Maria, "Ya, ada apa?" Balasnya.


"Ini....." Maria menunjuk bulan yang sebentar lagi akan purnama.


"Maksud mu bulan purnama, ya? Tidak apa-apa, aku memiliki kondisi khusus. Aku hanya berubah setahun sekali"


"Aku tidak mengunci pintunya, ya"


"Ok"


Maria melebarkan sayapnya dan melesat terbang cepat menuju apartemen Qianqian. Qin Yu memperhatikan punggung Maria yang semakin menjauh hingga akhirnya menghilang dari pandangan. Setelah kepergiannya, Qin Yu menutup rapat kembali pintu dan ingin menanyakan sesuatu pada Xiao Lan.


"Xiao Lan, karena semua sudah jadi seperti ini, aku ingin bertanya padamu. Apakah tidak masalah jika kamu tetap disini? Apakah keluarga dan penduduk desa tidak mengawatirkan dirimu?"


"Ya... Tidak masalah, karena aku memang tidak mempunyai orang tua"

__ADS_1


"Astaga, aku benar-benar minta maaf telah mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan hal seperti itu. Aku benar-benar minta maaf" Qin Yu tak henti-hentinya meminta maaf karena salah berucap.


Melihat hal itu, Xiao Lan berusaha menenangkannya, "Astaga. Apa yang kamu lakukan? Tidak masalah! Aku bahkan tidak pernah bertemu dengan mereka! Tapi, para penduduk akan datang mencariku, deh"


"Hah? Apa kamu ingin aku menghubungi mereka!"


Jangan. Biarkan mereka datang mencariku. Disitu bisa dilihat apa yang akan mereka lakukan setelah berhasil menemukan diriku" Ucap Xiao Lan dengan tatapan mata yang tajam. Seolah-olah dirinya sedang memikirkan sesuatu.


"Oke.." Qin Yu yang mendengarnya hanya menjawab dengan singkat.


Sementara itu tepatnya di apartemen milik Qianqian, terlihat Maria mengetuk pintu.


*Tok Tok Tok...


Setelah menunggu lama, akhirnya pintu terbuka lebar. Terdengar pujian yang dilontarkan Qianqian untuk Maria, "Ternyata, kecepatan terbang mu lumayan cepat, ya~ Ini KTP-mu"


"Terimakasih" Ucap Maria setelah menerima KTP yang dibuat oleh Qianqian.


Untuk sesaat, mereka berdua terdiam menatap satu sama lain. Hingga akhirnya Qianqian meminta Maria untuk masuk, "Silahkan masuk. Dirimu datang begitu cepat pasti ingin mengatakan sesuatu, benar kan?"


"Ya. Itu memang benar. Aku hanya ingin bertanya dimana aku mendapatkan pekerjaan shift malam. Dan kuharap kamu bisa merahasiakannya" Maria berkata langsung ke intinya. Mendengar hal itu, seketika Qianqian menaruh rasa curiga pada Maria, "Hm~ Apa yang ingin Kamu lakukan dengan sembunyi-sembunyi begitu seperti itu?" Ledeknya.


"Aku hanya... Hanya ingin membeli suatu barang dan memberikannya pada seseorang"


Jujur Maria. Meski dirinya tidak menyebut nama Xiao Lan, terapi sebagai seorang penyihir, Qianqian sudah tahu siapa orang yang ingin Maria belikan suatu barang.


"Ok. Aku mengerti, ikutlah denganku"

__ADS_1


...Extra...


"Ku peringatkan kalian, para pembaca membuat sebuah KTP sendiri adalah tindakan ilegal~ Kalian mengerti?"


__ADS_2