
"............ Hah... Kenapa aku masih takut seperti ini... Padahal aku bukan anak kecil lagi! Tapi... menoleh ke gadis disampingnya, "Saat aku berada disebelahnya, aku merasa tidak takut. Itu meyakinkan... Aku ingin lebih dekat dengannya..."
Maria menatap gadis dihadapannya. Ia pun mengangkat tangan hendak memegang tangannya. Tetapi, segera dirinya mengurungkan niatnya Ketika mengingat jelas kata-katanya saat berada di bar bersama Touka, atasannya.
Flashback on
"...... *Tidak apa-apa. Setelah semuanya... Dia akan melupakan segalanya"
"Jika kamu melihat Xiao Lan sebagai sumber makanan lalu mengapa repot-repot mendekatinya?" Tanya Touka yang heran melihat Maria dan Xiao Lan begitu dekat*.
Mendengarnya, Maria pun menjelaskan, "Karena dia melihat saya sebagai teman terlepas dari identitas saya. Jadi saya berpikir kita bisa bergaul selama itu berlangsung. Semua akan baik-baik jika aku pergi setelah itu"
Flashback off
Setelah mengingat perkataannya, dia menarik kembali tangannya dan bergumam, "Aku harus mengendalikan diriku... Tidak ada hal baik yang akan keluar dengan hanya mengandalkan perasaan yakin ini. Menarik nafas dalam-dalam, mm... Aku hanya perlu menjaga jarak sekarang"
__ADS_1
Akhirnya, Maria memilih tidur hingga menjelang sore harinya. Setengah jam enam sore, Maria terbangun. Ia pun berjalan keluar dan bingung mendapati Qin Yu sedang tertawa. Karena kebingungan, Maria pun bertanya, "Apa yang sedang kamu tertawakan"
"Hehehe. Kudengar ada Vampir yang takut terhadap monster? Heh~"
Kata-kata Qin Yu menusuk tepat dihatinya. Maria yang tidak menerimanya, seketika kesal dan mengelak, "Tunggu? Kamu bilang Vampir takut pada monster?"
"Begitu energik setelah bangun tidur, Sepertinya seseorang tidur dengan nyenyak"
Yang dimaksud oleh Qin Yu adalah Xiao Lan. Karena memang dia yang tertidur nyenyak, sedangkan Maria merasa gelisah.
"Ugh..." Maria hanya bisa menggerutu kesal mendengarnya. Karena memang benar yang dikatakan Qin Yu padanya. Karena kekesalannya sudah memuncak, Maria pun membalas kembali perkataannya, "Oh? Aku mendengar ada beberapa penyihir yang tidak bisa menggunakan sihir"
Sebuah buku yang dipegang Xiao Lan tiba-tiba berpindah ke tangan Qin Yu. Mata Xiao Lan terbelalak saat melihat buku bacaannya menghilang dari tangannya dan berada di Qin Yu. Maria yang melihatnya, malah meledeknya, "Apakah hanya itu saja?"
"...... Tentu saja, masih ada lagi. merafalkan sebuah mantra, hingga sebuah cermin muncul ditangannya, "Pertama, pegang cermin ini" Ucapnya yang meminta Maria untuk memegang cermin pemberiannya. Maria segera mengambil cermin tersebut dan bertanya, "Baiklah, ku apakan cermin ini? Haruskah aku bercermin?"
__ADS_1
Qin Yu tidak menjawab pertanyaan Maria, dirinya justru mengubah penampilannya. Dengan satu jentikan jari, seketika penampilan Maria 180° Berubah.
...Terlihat cantik, bukan?...
"Huh?" Kagetnya.
Qin Yu yang melihat penampilan Maria yang berubah pun memujinya, "Oh! Itu cukup lucu" Katanya sembari menahan tawanya. Maria yang merasa dikerjai oleh Qin Yu, membuatnya emosi dan diapun memegang kerah bajunya, "Qin Yu! Apa yang kamu lakukan padaku?!"
Bukannya meminta maaf, justru sebaliknya Qin Yu malah menertawakannya, "Hahahahaha!"
Xiao Lan yang saat itu melihatnya juga pun memujinya, "Maria! Aku juga berpikir bahwa kamu terlihat lucu seperti itu" Ucapnya dengan senyuman yang berbunga-bunga.
"............ Ngh... wajah seketika memerah, "Tidak ada yang selucu dan semanis dirimu. memilih untuk pergi, "Kamu sangat menyebalkan! Aku akan mengubah penampilanku sendiri" Maria yang seharusnya sedang marah Berubah menjadi tenang setelah Xiao Lan yang melerainya. Melihat kepergian Maria, Qin Yu dan Xiao Lan berpikir dengan pikiran yang berbeda. Qin Yu hendak menjadi Maria sebagai tokoh utama dalam novel ditulisnya, sedangkan Xiao Lan malah berpikir overthinking.
__ADS_1
Malam harinya, Maria sudah berpakaian hendak bekerja dan pulang ketika jam menunjukkan pukul 00.00 dini hari. Keluar dari bar, Maria akhirnya bisa bernafas lega setelah seharian penuh bekerja, "Hah... Akhirnya pekerjaan selesai juga"
Tanpa disadarinya, ada seseorang yang mengawasi pergerakannya.