MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 47-KAMU TIDAK MENGERTI!


__ADS_3

''Tempat ini tidak cocok untukmu" Kata Maria sambil berjalan mendekati Xiao Lan, "Aku beritahu kau, bahwa pekerjaan ini tidak cocok untukmu. Aku bahkan tidak ingin dirimu memulai"


Xiao Lan yang mendengarnya langsung menoleh dan menatap tidak percaya dengan kata-kata Maria yang barusan didengarnya, "...........? "Ada apa dengan Maria... Apakah... Apakah karena aku melakukan sesuatu padamu sewaktu aku mabuk?! Jika itu masalahnya, maka aku minta maaf...." Pikirnya, mungkin karena sewaktu kejadian kemarin malam.


Maria yang mendengar pertanyaannya, seketika menaikkan nada bicara dan membentak Xiao Lan, "Bukan itu. Apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu harus bekerja di bar?"


Tubuh Xiao Lan seakan membeku ketika mendengar perkataan Maria. Wajahnya terlihat tertunduk. Jujur, ini pertama kalinya dirinya mendengar perkataan hal itu dari seseorang, terlebih lagi dari Maria sekaligus teman pertamanya. Xiao Lan pun memberanikan dirinya untuk menatap Maria, "Kenapa... Tiba-tiba dia berbicara seperti itu padaku?"


Rasa kesal, tidak mengerti dan tidak tahu apa yang dikatakan Maria seketika menyatu. Dengan emosi yang tertahan, Xiao Lan pun bertanya balik pada Maria dengan ekspresi marah, "Apa maksudmu? Kau ingin tahu? Alasan ku ingin bekerja di sini... KARENA KAU ADA DI SINI!!!" Teriak Xiao Lan pada Maria. Setelah mengatakannya, gadis serigala itu pun melangkah pergi menjauhi dan meninggalkan Maria yang terlihat mematung karena perkataannya. Sementara Maria yang melihatnya berusaha untuk menghentikannya, namun ia mengurungkan niatnya. Terlihat dirinya tertunduk, "Tidak, aku... Apa yang barusan kukatakan..."


Keesokan harinya.


Tepat pukul 06.30 WIB, terlihat Maria terbangun. Kali ini dirinya tidak tidur bersama dengan Xiao Lan, melainkan di sofa. Saat dirinya hendak bangkit, ia melihat kamar yang ditempati Xiao Lan terbuka lebar, "Huh? Dia tidak ada di kamar" Gumamnya.


"Oh? Kau sudah bangun?" Kau tidak pergi bekerja? Xiao Lan sudah pergi..." Seru sebuah suara. Ternyata itu adalah Ya Ge yang kebetulan melihat Maria sudah bangun.


Maria yang mendengarnya, seketika menundukkan kepalanya, "Ya, aku akan pergi sekarang" Balasnya.


Terlihat dari ekspresi wajahnya, Maria sepertinya menyesali sikap dan perkataannya terhadap Xiao Lan pada hari itu. Dengan menghela nafas panjang, ia pun menerimanya dengan lapang dada. Karena bagaimanapun juga semua adalah salahnya sendiri. Ya Ge yang melihatnya tampak heran dengan tingkah laku Maria dan bertanya.

__ADS_1


"Ada apa, bernyanyi begitu kau bangun?"


Mendengarnya, Maria hanya membalasnya tanpa menunjukkan ekspresi apapun dan tidak menoleh, "Ya Ge, kau tidak khawatir?"


"Tentang apa?" Tanya Ya Ge dengan tatapan heran.


"Tentang bagaimana Xiao Lan bekerja di bar?"


"Oh. Ya, aku khawatir tentang itu. Dan aku juga mengkhawatirkan hal lain... Hal yang tak terduga yang dia lakukan. Tetapi pada akhirnya kau akan menyadari semua poin itu"


"............"


Maria yang mendengarnya seketika menundukkan kepalanya "Jadi begitu..."


"Jangan remehkan Xiao Lan. Dia akan selalu menemukan cara untuk mengurus hal-hal. Kau takut akan terjadi sesuatu padanya?" Tanya Ya Ge yang melihat sang Vampir merah begitu peduli pada adiknya, Xiao Lan.


"Ya..." Jujurnya.


"Tidak apa-apa, percaya saja padanya. Bukankah kau kau ada untuknya?"

__ADS_1


Mendengarnya, Maria tampak tersentak dengan perkataan Ya Ge, "Kau begitu sangat mempercayaiku? Kau tidak ingat aku pernah menyakitimu sebelumnya..."


"Tidak masalah, itu semua salah paham. Aku tidak akan mengikatmu jika aku tahu kau adalah teman..." Balas Ya Ge dengan tersenyum kecut.


"Tapi tetap saja... Aku minta maaf" Lirih Maria sembari menundukkan kepalanya.


Melihat hal itu, Ya Ge memakluminya, "Jangan khawatir tentang itu"


"Terimakasih!! Oh ya, tadi kalian berdua...-"


"Kita sudah berbaikan. Fufu... Kau, aku berpikir kau begitu menakutkan saat pertama kalinya kita bertemu, tetapi sekarang aku tahu kau benar-benar baik" Jujur Ya Ge saat melihat karakter/Sifat sesungguhnya Maria. Wajah Maria seketika berubah suram saat mendengar perkataannya, "Hah? Apa yang membuatmu berpikir demikian?"


"Yah... Begitulah sifatmu. Kau bahkan tidak menyadarinya sendiri"


"..........."


Maria yang mendengarnya hanya terdiam sambil mengalihkan pandangannya ke samping. Karena Ya Ge masih memiliki pekerjaan yang lain, akhirnya ia pun bangkit dari tempat duduknya lalu berucap, "Terserah apa maumu, tapi satu permintaan ku, kutitipkan Xiao Lan padamu. Daah~ Selama pergi bekerja~"


"Baik... Akan ku lakukan..." Balas Maria dengan ekspresi tersenyum. 'Aku harus bicara baik empat mata dengan Xiao Lan...' pikir Maria yang sudah mengambil keputusan untuk menyelesaikan permasalahan antara dirinya dengan Xiao Lan.

__ADS_1


__ADS_2