MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 31-TERBANGUN SETELAH MENGAMUK


__ADS_3

Malam pun tiba, bulan bersinar dengan terangnya. Waktu yang ditunggu pun akhirnya tiba. Xiao Lan yang berada di dalam sebuah pelindung yang dibuat Qin Yu untuknya, tiba-tiba terlihat sedang kesakitan menahan rasa sakit yang ingin keluar dari tubuhnya. Maria dan Qin Yu yang melihatnya seketika berkeringat dingin. Xiao Lan yang saat itu berada di dalam pelindung perlahan mulai menumbuhkan sepasang sayap. Tiba-tiba, rantai yang mengikat kedua tangannya mulai bergerak. Dengan mata khas milik Vampir, Xiao Lan berbalik menatap tajam kearah Maria dan Qin Yu dengan Gigi yang mulai memanjang dan berbentuk runcing. Qin Yu dan Maria mulai berkeringat dingin.


"Ini terlihat buruk dari dugaan ku..."


''Dia menjadi lebih besar, dia bahkan menumbuhkan sayap..."


Belum sempat memikirkan sesuatu untuk mengambil tindakan, Xiao Lan yang berada di dalam pelindung pun mulai membalikkan badannya dan mulai menghancurkan penghalang yang menghalanginya.


Qin Yu yang menyadarinya langsung menggunakan kekuatannya untuk menambah kemampuan penghalang tersebut guna tidak hancur karena Xiao Lan tak henti-hentinya menghantamkan tangannya. Xiao Lan yang sudah diambil alih oleh kemampuan Vampir yang dimilikinya pun mulai mengerahkan kekuatan penuh. Tak sampai di situ, dia bahkan memutuskan rantai yang mengikatnya dan...


*Tak...!!! Akhirnya, rantai yang mengikat dirinya pun putus. Maria mulai berjalan mundur saat melihat hal itu. Sementara Qin Yu terlihat mulai kelelahan menahan menahan guncangan hebat yang diberikan Xiao Lan kepadanya. Bahkan dirinya memuntahkan darah akibat tidak dapat kuat menahannya, Qin Yu pun memanggil Maria yang berdiri disebelahnya.


"Maria..."


Maria yang mendengarnya, langsung menoleh, "Hah?"

__ADS_1


"Itu semua terserah dirimu sekarang" Kata Qin Yu pada Maria. Terlihat dirinya mulai lemah akibat banyaknya kekuatan yang dimilikinya terkuras habis. Maria yang melihatnya seketika sedikit emosi dan membentaknya, "Aku tidak pernah melihat penyihir selemah dirimu"


*Brakk... Tiba-tiba tubuh Qin Yu terjatuh tak sadarkan diri dengan kondisi hidung mengeluarkan darah segar. Maria yang melihatnya langsung terkejut dan berjalan membantu Qin Yu, namun saat hendak bergerak, terdengar suara yang begitu keras dari arah tempat Xiao Lan berada.


*Bruakk...


Maria berbalik dan terkejut mendapati penghalang yang menghalangi pergerakannya terlihat hancur berantakan. Dengan keringat dingin Maria menatapnya, "Dia bahkan memecahkan penghalangnya dalam sekejap"


Maria dan Xiao Lan saling menatap satu sama lain. Dan terjadilah pertarungan singkat antara dirinya dengan Xiao Lan dalam mode Vampir. Xiao Lan lalu mengepakkan sayapnya dengan lebar dan melesat cepat kearah Maria.


Maria yang awalnya tidak menyadari bahwa dirinya akan diserang oleh Xiao Lan seketika terkejut saat mendapati gadis itu sudah berada di hadapannya dengan jari kuku yang siap menerkam dirinya. Untuk sesaat, semua bayang-bayang tentang Xiao Lan tiba-tiba muncul dalam ingatannya. Dengan memegang bom asap, ia teringat dengan kata-kata yang diucapkan oleh Qin Yu padanya.


"Itu memiliki efek samping yang sangat serius, jadi gunakan saja sebagai upaya terakhir"


Karena tidak memiliki pilihan lain, dengan terpaksa Maria pun ingin menghancurkannya. Belum sempat ia melakukannya, dengan gerakan cepat Xiao Lan langsung mendorong Maria ke belakang hingga terjatuh ke tanah.

__ADS_1


*Braaakhh...


Terdengar suara yang keras dari arah belakang Maria, ternyata tanah yang tempat ia terjatuh tiba-tiba meninggalkan sebuah retakan lubang yang besar dan dalam. Tak sampai di situ, gadis itu lalu menaiki tubuh Maria dan membuka lebar-lebar mulutnya hendak menggigit bagian lehernya. Menyadari hal itu, dengan cepat Maria lalu menggunakan lengan kirinya untuk menghetikan tindakannya. Xiao Lan yang sudah tidak dapat menahan keinginannya seketika Menggigitnya. Dengan rasa sakit yang menjalar di lengan kirinya, sebisa mungkin ia menahannya, "Ugh... Ini sungguh buruk..."


Saat Xiao Lan menggigitnya, satu tetes darah yang masuk dalam mulutnya langsung membuat dirinya seketika tersadar. Matanya yang semula berwarna merah legam dan memiliki kedua sayap, seketika memudar hingga akhirnya menghilang. Dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya, ia pun memandang Maria yang berada dibawahnya dan memanggil.


"Xiao Lan? Apakah sudah berakhir?"


Xiao Lan yang tersadar akhirnya bangun dari atas tubuh Maria. tak mengingat jelas apa yang terjadi dengan dirinya, diapun Bertanya, "Apa yang sudah aku lakukan..."


Saat dirinya mengingat-ingat kejadian sebenarnya, tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat. Maria yang melihatnya pun bangun dan bertanya, "Apakah kamu baik-baik saja?" Ucapnya sembari berjalan mendekatinya.


Melihatnya, Xiao Lan melangkah menjauh sembari memperingatinya, "Tetaplah disana..." Lirih Xiao Lan sembari berjalan menjauhi Maria. Hingga tanpa sadar, dia pun terjatuh dengan kondisi tubuh yang kembali kebentuk semula. Melihat hal itu, Maria terkejut dan berjalan mendekatinya. Namun saat dirinya hendak melangkah, sesosok manusia serigala lainnya datang dan menghentikan Maria untuk melangkah lebih lanjut lagi.


"akhirnya aku menemukanmu. Kamu berpikir bisa bersembunyi jauh ke dalam hutan" Ucapnya sembari menatap tajam kearah Maria dan jari kuku yang siap menerkam.

__ADS_1


__ADS_2