
Menyadari bahwa ada seseorang di belakangnya, Maria berbalik dan terkejut melihat seseorang yang sama mengawasinya sewaktu di bar, "Pakaiannya... Itu orang yang mengikutiku... Dia adalah manusia serigala! Itu artinya... Jadi kamu mengikutiku untuk sampai ke Xiao Lan?" Tanya Maria dengan ekspresi mata menatap tajam kearah manusia serigala itu. Ia berwarna hitam dan memiliki bekas luka di mata kanannya serta memiliki sehelai rambut berwarna kuning.
"Itu benar" Balasnya sembari berjalan ke arah Xiao Lan yang terbaring lemah di tanah, tidak jauh dari Maria dan dirinya berdiri. Mendengarnya, Maria pun menatapnya dengan tatapan mata yang sangat-sangat tajam, seolah-olah tidak menyukai caranya bertindak.
*Whoosh...
Maria tiba-tiba melebarkan kedua sayapnya untuk menghalangi langkahnya mendekati Xiao Lan. Melihat hal itu, seketika membuat manusia serigala itu terhenti. Kini posisi keduanya saling menyamping. Dengan Amarah yang sudah tidak dapat ditahannya, Maria pun menanyakan Maksudnya, "Apa yang sedang kamu rencanakan?"
"Itu bukan urusanmu"
"Benarkah? Xiao Lan adalah makananku, dia tidak memiliki hubungan dengan manusia serigala lagi" Ucap Maria yang memprovokasinya sambil menatap tajam kearahnya. Samar-samar, Maria mengeluarkan aura gelapnya. Tidak terima dengan perkataan yang diucapkan Maria, membuat manusia serigala hitam Itu seketika marah besar dan mengeluarkan tongkat kayu yang ujungnya sudah diasah runcing dan menyerangnya.
"Kau pikir dia adalah kantong portabel?"
Melihatnya, Maria tersenyum seringai dan langsung meledakkan bom asap yang dipegangnya.
*Bang!!!
Kepulang asap pun bertebaran dimana-mana. Menutupi jarak pandangan mata serigala hitam Itu.
Dan...
__ADS_1
*Bukkk...
Satu pukulan keras Berhasil Mengenai tubuhnya. Maria tanpa ampun, langsung menahannya dengan kuat. Dengan sorot mata yang tajam, Maria pun menatapnya, "Jangan ikut campur"
"Ugh... Asap itu..."
"Ah... Sangat pusing..." Terdengar suara dari seseorang yang tidak jauh dari Maria dan manusia serigala itu bertarung. Mendengarnya, Secara bersamaan Maria dan serigala hitam tersebut pun menoleh dan terkejut melihat Qin Yu telah tersadar dari tidur panjangnya (pinsang).
"Kamu terbangun juga akhirnya..." Kata Maria. Tangannya masih menahan tubuh serigala itu.
Loading...
Satu detik...
Tig--
"HAH?! APA YANG TERJADI!? KENAPA XIAO LAN HITAM??? Memperhatikan dengan cermat, OH, MAAF AKU YANG BODOH"
Qin Yu yang baru saja sadar, seketika berteriak keras saat melihat ada manusia serigala yang lain datang dan mengira dia adalah Xiao Lan. Tapi, ketika dirinya memperhatikan dengan jelas, dia pun menyadari kalau dirinya keliru. Karena tidak melihat keberadaan gadis itu, Qin Yu beranjak bangun dan bertanya pada Maria.
"Lalu di mana Xiao Lan?"
__ADS_1
"Di sana... Terkejut, "HAH!? DIA MENGHILANG???" Teriak Maria. Dengan cepat, dirinya melepaskan cengkraman tangannya dan berjalan mendekati Xiao Lan dengan perasaan khawatir. Saat dirinya sudah mendekat, terlihat sebuah pergerakan dari Xiao Lan.
*Swish... Swish...
Maria segera mendekat dan saat dirinya sudah berada di dekat Xiao Lan, tiba-tiba muncul Xiao Lan, tapi dengan tubuh yang mengecil atau bertransformasi menjadi serigala kecil nan imut. Maria dan Qin Yu yang melihatnya seketika terkejut sekaligus gemas padanya.
"Ah! Imut sekali!"
Maria berjalan mendekat Xiao Lan yang telah bertransformasi menjadi serigala kecil. Dengan penuh kehati-hatian, ia pun mencoba memegangnya, "Xiao Lan?"
Seakan mengerti dengan perkataan Maria, dengan lembut Xiao Lan mendekatinya dan mengelus-elus kepalan tangan Maria. Maria yang awalnya bersikap hati-hati, seketika berubah menjadi gemas saat melihat serigala itu. Wajahnya tak henti-hentinya memerah karena saking gemesnya pada Xiao Lan. Qin Yu yang sedari tadi memperhatikan apa Maria lakukan, ingin dirinya lakukan juga. Dengan wajah yang sama gemasnya Maria, dia pun berjalan mendekati Si kecil Xiao Lan.
"Aku juga ingin menyentuhnya!" Katanya sambil tersenyum senang.
Tidak seperti Maria, ketika Qin Yu hendak menyentuh kepalanya, dengan refleks si kecil Xiao Lan seketika menggertakkan giginya bertanda dia tidak menyukai cara Qin Yu yang ingin menyentuhnya. Menyaksikan hal ini, seketika Nyalinya ciut, "Eh?"
Kembali ke manusia serigala hitam. Sejak tadi dia memperhatikan interaksi antara Maria dengan si kecil Xiao Lan. Dengan tubuh yang terasa sakit semua, dia pun bangkit dan memperingatinya.
"Hati-hati... Sekarang dia bisa mengenali... Beberapa manusia dari spesies yang berbeda"
__ADS_1
"Jadi begitu. Menatap heran, "Tunggu, aku bingung. Kita tinggalkan hal-hal yang menyangkut tentang Xiao Lan, kenapa kalian berdua bertengkar? Dan... Pernahkah Aku melihatmu di suatu tempat?"