
Mendengar perkataan Maria, Xiao Lan akhirnya menceritakan asal-usul manusia serigala.
"Para leluhur kami dipaksa berubah menjadi manusia serigala, mereka akan berubah menjadi monster ganas setiap bulan purnama. Mereka yang telah berubah akan menyerang makhluk hidup apapun tanpa pandang bulu. Tidak seperti kebanyakan manusia serigala asli yang bisa mengontrol diri mereka, kondisi ganas tak sadarkan diri ini hanya berlangsung selama satu hari penuh. Karena kondisi ini juga, memudahkan para pemburu untuk menangkap mereka. Para leluhur kami harus menanggung rasa sakit yang tiada akhir. Mereka mulai putus asa dan memilih untuk mencari seorang penyihir yang bisa membantu mereka. Setelah melalui banyak hal, rintangan dan bersusah payah, mereka akhirnya menemukan suku penyihir. Mereka memohon kepada para penyihir untuk menghilangkan rasa sakit yang mereka rasakan. Setelah melalui perundingan, akhirnya kedua belah pihak membuat sebuah kesepakatan.
"Kami, para penyihir akan membuat sebuah sihir lapisan pelindung dan obat agar kalian tetap dalam kondisi sadar saat berubah. Tapi, sebagai gantinya, kalian harus menyiapkan ritual sihir, dan mengumpulkan orang yang kompeten untuk ikut membantu rekanku dalam memburu vampir"
"Baik, kami akan melakukan semua yang anda perintahkan! Terimakasih" Para penduduk yang mendengarnya, langsung bersujud bertanda mereka bersyukur karena para penyihir mau membantu mereka.
Lalu, ketua klan penyihir membawa orang-orang yang bersedia bertarung bersamanya dalam membasmi vampir. Dan mengutus seorang penyihir dari klan penyihir untuk membawa sisa penduduk pindah ke timur, guna menghindari para pemburu! Kurang lebih, begitulah kira-kira ceritanya" Ucap Xiao Lan mengakhiri kisah klan-nya.
"Yang dikatakan Xiao Lan memang benar, aku adalah salah satunya. Diriku diutus untuk melindungi desa manusia serigala"
Maria yang mendengar kisah klan Xiao Lan pun, akhirnya tahu alasan mengapa bangsa vampir diburu oleh para penyihir dan juga manusia serigala. Terbukti, dengan adanya Qin Yu yang merupakan keturunan langsung dari klan penyihir.
"Pantas saja, kami para bangsawan vampir heran melihat formasi gabungan antara penyihir dan manusia serigala dalam pembantaian besar. Ternyata, kedua belah pihak punya hubungan seperti itu" Ucapnya. Kini Maria mengerti alasan yang sebenarnya saat penyerangan tersebut.
"Pembantaian besar?" Ucap Xiao Lan dengan nada bertanya. Sepertinya, ia tidak mengerti dengan kata 'pembantaian besar'.
__ADS_1
Berbeda dengan Qin Yu, dirinya yang mendengar hal itu, seketika terkejut, "Tunggu, jangan-jangan karena pembantaian itu, kamu...."
"Benar. Alasan kenapa aku memilih melarikan diri ke arah timur" Ucapnya menjawab pertanyaan Qin Yu. Terlihat dari sorot matanya yang tajam saat mengingat jelas peristiwa pembantaian terhadap klan-nya yang dilakukan oleh klan penyihir dan manusia serigala. Sebuah jurang memisahkan mereka, antara dirinya dengan Qin Yu dan Xiao Lan. Maria terdiam menatap ke arah mereka berdua dengan tatapan yang sulit diartikan. bisa dikatakan, saat ini dirinya sedang memikirkan sesuatu.
Xiao Lan yang melihat Maria terdiam memikirkan sesuatu dengan sorot mata yang tajam, akhirnya melangkah mendekatinya.
*Tap Tap Tap...
"Maria! Semua itu adalah masa lalu. Dan tidak akan menggangu pertemanan kita"
"Tunggu, bagaimana kamu bisa tahu apa yang aku pikirkan?" Maria terkejut saat tahu Xiao Lan mengetahui apa yang dirinya pikirkan.
Maria yang mendengarnya, seketika syok dan tidak percaya kalau Xiao Lan bisa menebak apa yang dipikirkannya, "Bagaimana bisa..."
Qin Yu yang melihat ekspresi syok Maria, malah meledeknya, "Dari ekspresi wajah mu menunjukkan segalanya tahu dasar bodoh !"
"Ya, ya. Maria memang terlihat bodoh" Timpal Xiao Lan yang juga melihat ekspresi syok Maria.
__ADS_1
Qin Yu berjalan mendekati Maria dan memegang bahunya seraya berkata, "Kamu jangan khawatir, selama ratusan tahun ini, tidak ada satu pun vampir yang muncul. Karena itu, kami tidak lagi membuat sekutu pembantaian seperti itu lagi"
Risih dengan tangan Qin Yu yang memegang bahunya, Sepelan mungkin dirinya memindahkannya, sambil berkata, "Lalu sekarang.. apa yang kalian lakukan setelahnya?"
"Setelahnya, kami bertanggung jawab untuk merawat kondisi lapisan pelindungnya. Para penduduk menyediakan tempat tinggal untuk kami tinggal disekitar sini dan inilah tempatnya. Begitulah~" Ucapnya. Menyadari tangannya diturunkan oleh Maria, seketika ia segera melepaskan genggamannya dan kembali memegang bahunya. Kesal melihat Qin Yu memegang bahunya yang kedua kalinya, meminta dirinya berbalik kearahnya dan mencubit kedua pipinya, Hingga Qin Yu berteriak kesakitan, "Aduh... Lepaskan tanganmu dari pipiku" Teriaknya.
Maria yang sudah kesal, hanya meresponsnya dengan singkat, "Hah? Kamu ingin apa?"
"Aku ingin mengambilkan set sprei kasur, jadi lepaskan aku" Teriaknya sekali lagi.
Mendengarnya, akhirnya Maria melepaskan kedua tangannya dan membiarkan Qin Yu mengambil sesuatu. Qin Yu yang sudah terlepas dari cengkeraman Maria, berjalan keluar. Sebelum keluar, dirinya tidak lupa mengatakan sesuatu, "Oh iya, aku hampir lupa mengatakannya. Kamar ini sekarang adalah kamar kalian. Setelah memilih pakaian yang ingin kalian pakai, kalian harus mengembalikan sisanya didalam lemari. Mengerti? oke, Daah aku kembali ke kamar dulu" Setelah mengatakannya, Qin Yu langsung berlari masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintunya. Ternyata, alasan dirinya berkata 'ingin mengambil set sprei kasur' adalah akal-akalannya.
Maria yang mendengarnya, seketika terkejut, begitu juga dengan Xiao Lan. Maria berbalik kearah Xiao Lan,
"Kota akan memakai kamar ini bersama? Sungkan nih.. Xiao Lan... Kalau kamu tidak keberatan, aku bisa tidur di sofa saja. Waktu kegiatan kita tidak sama, selain itu...
Terlihat Xiao Lan terdiam memikirkan perkataan Maria, "...... Lakukanlah sesukamu~" Xiao Lan pun mengizinkan Maria untuk tidur di manapun yang diinginkannya.
__ADS_1
Maria yang mendengarnya, seketika terkejut dengan jawaban yang diucapkan Xiao Lan, "Tunggu, apa yang dirinya katakan? Gawat! Aku benar-benar tidak tahu apa yang gadis ini pikirkan" Batinnya.