MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 35-IMUT


__ADS_3

Hari pun berganti menjadi pagi. Dengan pakaian yang sudah siap, Qin Yu pun berlalu sambil tersenyum dan melambaikan tangannya pada Maria dan Xiao Hei.


"Aku pergi dulu. Jaga diri kalian, cobalah untuk tidak terlalu merindukanmu"


"...... Hati-hati"


"Bye!"


Seru Maria dan Xiao Hei bersamaan.


*Krieeet...!!! Cklak....!!!!


Pintu pun terbuka lebar dan perlahan tubuh Qin Yu mulai tidak terlihat di baliknya. Keadaan kini tampak hening. Maria dan Xiao Hei saling memandang satu sama lain tanpa terdengar sepatah katapun keluar. Hingga terdengar suara dari balik pintu kamar milik Maria dan Xiao Lan.


Krieeet....!!!


Bersamaan itu, terlihat Xiao Lan kecil keluar sambil membawa sebungkus makanan yang baru saja Maria beli dari luar. Dengan tatapan mata yang terlihat sudah tidak dapat menahan rasa laparnya, Xiao Lan pun berjalan mendekatinya dan memberikan kode untuk segera membukakan dan menyuapinya.


Mengerti kode yang di sampaikan, Maria lalu mengangkat tubuh Xiao Lan dan menanyakan pada Xiao Hei, "Bisakah dia ini memakan makanan seperti ini?"


"Ya, dia bisa memakan apapun yang biasa dia lakukan" Serunya yang mengingat jelas kebiasaan Xiao Lan terhadap makanan.

__ADS_1


"Oh... Jadi begitu. Sini biar aku yang membukanya" Kata Maria. Dia mengambil makanan yang di bawanya lalu membukanya. Wajah Xiao Lan seketika berubah senang saat yang diinginkannya telah terbuka. Maria dengan pelan menyuapinya. Xiao Hei tertegun melihat tangan kiri Maria. Dengan perasaan sedikit prihatin dan bersalah, ia pun bertanya.


"Lukamu... Berasal dari Xiao Lan yang menggigitmu saat dia liar, kan?"


''Ya"


"Maaf karena telah memberimu begitu banyak masalah" Lirihnya dengan tatapan menunduk kebawah.


"............ Apa yang kamu katakan? Apakah Xiao Lan begitu berharganya bagimu?" Tanya Maria saat mendengar perkataan serigala hitam Itu. Mendengar pertanyaannya, ia pun mengatakannya, "Ya... Daripada teman, lebih tepatnya seperti kakak beradik" Ucapnya sambil memperhatikan Xiao Lan yang sedang lahapnya makan.


"Hm? Kakak?"


"Ketika Xiao Lan masih sangat muda dia tinggal bersamaku"


Maria terdiam saat mendengarnya. Karena terlalu serius berbincang dengan Xiao Hei, tanpa sadar dirinya mengabaikan Xiao Lan yang seharusnya ia suapi. Kesal karena Maria mengabaikannya, dengan gerakan cepat si kecil Xiao Lan langsung melompatinya dan membenturkan kepalanya pada Maria Hingga terdengar suara benturan yang begitu keras. Mata Xiao Hei terbelalak terkejut dan kaget saat melihat apa yang dilakukan oleh Xiao Lan pada Vampir berambut merah itu. Dirinya tidak menyangka serigala kecil itu melakukan sesuatu di luar pemikirannya. Maria tidak kalah terkejut. Dengan rasa sakit di kepalanya, dia pun memegangnya, "Apa yang kamu lakukan..."


Xiao Lan kecil pun mendekat dan merengek karena makanan yang diinginkan tidak diberikan Maria padanya. Melihat hal itu rengekannya, wajah Maria seketika memerah. Dengan menahan wajahnya yang memerah, ia pun mencoba menenangkannya.


"Baiklah, aku akan memberikan semuanya padamu"


Melihat apa yang dilakukan Maria, membuat Xiao Hei berdengus kesal sambil mengalihkan pandangannya ke arah samping

__ADS_1


Setelah merasa Xiao Lan sudah tenang, Maria menoleh pada Xiao Hei dan bertanya sambil mengelus lembut kepala Xiao Lan, "Katakan, berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk kembali normal?"


"Aku akan kembali malam ini, mungkin dia akan memakan waktu 2-3 hari"


"Hah? Apakah karena dia seorang Hybrib?"


"Ya" Terdiam sejenak, "Um... Maria, jika Xiao Lan tahu dia menyakitimu, dia akan merasa bersalah, jadi....


"Ya, aku mengerti"


Malam semakin larut, bulan bersinar terang. Masuk melalui sela-sela jendela. Terlihat seorang wanita sedang terjaga. Dia adalah Xiao Hei atau biasa dipanggil Ya Ge. Saat ini dirinya telah kembali ke bentuk manusianya. Sambil terjaga, dia pun melihat jam di ponselnya, "Wah, sudah jam 4 pagi. Apakah Qin Yu masih belum kembali?"


Ya Ge bangun dan mengambil posisi duduk untuk merilekskan tubuhnyanya. Saat dirinya hendak melakukannya, lampu ruang tamu tiba-tiba menyala dan terdengar suara seseorang yang memanggilnya.


"Xiao Hei, apakah kamu sudah terbangun? Eh? Ternyata kamu sudah kembali normal" Ucapnya yang ikut senang melihatnya. Ya Ge tiba-tiba tersentak lalu menoleh dan terkejut mendapati Qin Yu yang sudah berada di belakangnya. Dengan wajah yang memerah, ia pun menjawab dengan ekspresi gugup.


"Y-ya! A-a-aku tidak bisa tertidur"


"Apakah kamu tidak terbiasa tidur di sofa?


"Itu... Itu benar"

__ADS_1


"Ingin tidur di kamar? Kamu bisa menemaniku tidur! Kita bisa tidur bersama, ahahahaha" Tanya Qin Yu padanya. Wajah Ya Ge seketika berubah memerah semerah tomat saat mendengar perkataan Qin Yu. Dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya, dia pun membelalakkan matanya.


"Tidur bersama? Menemaninya?"


__ADS_2