MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE

MY FOOD SEEMS TO BE VERY CUTE
CHAP 43-BERDANDAN UNTUK BERMAIN!


__ADS_3

"Eh? Kenapa jadi seperti ini?" Tanya Maria pada sang atasan.


"Ini menyenangkan untuk dilihat" Jawab Touka sembari mengambil foto Maria.


Sementara Xiao Lan dan Ning Meng, wajahnya seketika memerah saat melihat Maria berpenampilan seperti seorang Maid sungguhan. Sambil memegang Xiao Lan, Ning Meng pun memujinya, "Wow... kepribadiannya berubah total"


"DAMN, AKU PIKIR KAU SEDIKIT BAGUS BERPENAMPILAN SEPERTI ITU. SANGAT COCOK UNTUK DIRIMU YANG MEMILIKI TUBUH YANG IDEAL!" Ledek Xiao Jiu dengan berteriak keras.


Maria yang mendengarnya seketika terlihat emosi. Dengan mengepalkan tangannya ia pun menoleh pada Xiao Jiu, "BISAKAH KAU DIAM, ULAR KECIL SIALAN?"


Mendengarnya, Xiao Jiu tampak kesal. Ia pun membalasnya dengan mengatai-ngatai nya. Maria yang mendengarnya seketika berbalik dan menatapnya dengan tajam. Karena bingung dengan apa yang terjadi, ia pun bertanya, "Sebenarnya, ada acara apa yang sedang terjadi? Dan kapan acara ini selesai seperti semula!"


"Tinggal keluar saja dari sini" Jawab sang Manager, Xiao Cang.


"Hm? Apa maksudnya itu?" Tiba-tiba Xiao Lan muncul dan bertanya pula.


Mendengarnya, manager Xiao Cang lalu menjelaskan, "Bar ini adalah ruang yang ku buat. Ruang ini juga rentan terhadap pengendalian mantra. Jika pergi keluar dari ruang ini, maka mantra nya akan hilang"


"Ohhh, begitu ya" Xiao Lan pun mengangguk mengerti dengan ucapannya.


"Baiklah, barnya akan segera dibuka. Semuanya kembali bekerja!!" Titah Manager bar tersebut dengan suara lantang.


""'BAIK""


Balas Keempat pekerja tersebut secara bersamaan.


Bar pun terbuka dengan lebar. Maria dan Mr. Niu berjalan di salah satu pojok bar untuk berjaga-jaga. Memastikan bahwa semua masih dalam batas yang wajar dan normal. Sementara Xiao Lan dan Ning Meng bertugas untuk melayani pelanggan dengan baik.


Dengan wajah yang cerah ceria, Ning Meng Menoleh, "Xiao Lan, hari ini adalah hari pertamamu bekerja semoga beruntung, ya!"


Tersenyum, "Ya. Terimakasih" Balas Xiao Lan.


Ning Meng dan Xiao Lan pun berjalan bersama menuju bar untuk mengantarkan minuman pesanan. Saat hendak berjalan, Maria memanggilnya.


"Xiao Lan, apa kamu punya ikat rambut?" Tanyanya.


"Ah, iya ini" Xiao Lan yang mendengarnya pun mengeluarkan sebuah apa yang diminta Maria padanya.

__ADS_1


"Makasih" Ucap Maria sembari Menerima pemberian Xiao Lan.


Setelah menerimanya, Maria lalu mengikat rambutnya yang terurai kebawah. Dan saat ia melakukannya, tiba-tiba ia menoleh ketika mendengar suara Xiao Lan memanggilnya.


"Ma-..."


Berbalik, "Hm?"


".... Ti-tidak ada"


"???!! Kalau begitu, kerjakan pekerjaanmu dengan baik" Merasa tidak mendapat respon, Maria lalu melangkah pergi meninggalkan Xiao Lan yang terlihat mematung di tempatnya. Melihat kepergiannya, terlihat wajah gadis itu memerah. Entah apa yang dipikirkannya hingga ia memanggil Vampir merah itu.


Karena terlalu banyak pikiran, tanpa sadar terdengar suara yang memanggilnya yang membuat Xiao Lan seketika terkejut dan menoleh ke asal suara.


Sementara Maria, terlihat ia memasang wajah datarnya. Seolah-olah dirinya sedang merasa kesal terhadap suatu hal. Dengan langkah kaki yang cepat, ia pun menatap satu-persatu pelanggan yang datang, "Sejujurnya, disini banyak sekali tamu aneh. Jika terjadi sesuatu -..."


"Aku datang"


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, secara tiba-tiba Xiao Lan berjalan dari arah samping Maria. Melihatnya, sang Vampir merah pun menghela nafas panjang dan melakukan pekerjaannya.


"Pekerja baru" Panggilnya dengan setengah kesadaran akibat terlalu banyak meneguk wine. Tersentak mendengarnya, Xiao Lan menoleh dan menyapanya, "Halo~ Ada yang bisa saya bantu?"


"Ya ada bisakah aku meminta nomor kontakmu?"


Xiao Lan yang mendengarnya langsung menolak secara halus, "Maaf, itu tidak merasa nyaman untuk menambahkannya"


"Ah, okey~"


"Wah... Xiao Lan sangat populer ya" Muji Ning Meng yang tiba-tiba muncul dan mengagetkan Xiao Lan.


"Eh... Ning Meng?! Sejak kapan kamu ada di sini?!" Kaget Xiao Lan. Hampir saja ia melompat ke belakang saking terkejutnya.


Sementara pelanggan yang tadi berbicara dengan Xiao lan menoleh pada Ning Meng, "Aiyaa, ini Mengmeng Willing, aku ingin meminta kontakmu juga"


Sama seperti Xiao Lan, Ning Meng pun juga menolaknya, "Maaf tapi aku tidak akan memberikannya. Xiao Lan ayo"


"Bagaimana kamu bisa kayak gini" Rengek pelanggan tersebut dengan wajah berkaca-kaca mendengar perkataan Ning Meng padanya.

__ADS_1


Ketika kedua gadis itu melangkah pergi, tanpa disadarinya ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua. Yang tidak lain adalah Si Vampir berambut merah yang menatapnya dengan tatapan datar sambil memegangi segelas wine merah.


"Temanmu sangat cepat beradaptasi. Dia akan segera terkenal" Seru Xiao Jiu, sang bartender bar tersebut saat sempat melihat Xiao Lan berbicara dengan salah satu pelanggan tadi.


"........... Menatap datar, "Ini dia... Rasa seperti iri" Batin Maria sembari meneguk wine yang dipegangnya.


Karena terlalu larut dalam lamunan, tanpa sadar Xiao Lan menyapanya, "Apa yang kamu minum?"


Terkejut mendengar perkataannya, Maria pun menjawabnya, "Hm? Ini wine rekomendasi dari bos. Rasanya tidak terlalu manis"


Xiao Lan tidak menjawab pertanyaan Maria, ia justru terlihat menatap wine yang terpegang di tangan Maria. Menyadari tatapannya, Maria lalu menawarkannya, "Apa kamu ingin mencobanya?" Tanyanya dengan wajah berkeringat dingin.


"Ya!" Balas gadis itu.


Akhirnya Vampir merah itu pun memberikan wine miliknya pada gadis serigala itu untuk dicobanya. Dengan wajah sangat senang, Gadis tersebut menerimanya.


*Glek...


Satu teguk pun sudah melewati tenggorokannya. Dengan mata yang berbinar, ia pun memujinya, "Woah, ini manis, tidak buruk"


"Manis? Aku rasa seperti darah" Heran Maria saat mendengar perkataan Xiao Lan setelah meminumnya.


Xiao Lan yang mendengarnya seketika terdiam, "...... Tidak heran bos Ingin Kamu mencobanya"


"Hari pertama bekerja, bagaimana menurutmu?"


"Sangat bagus, monster disini sangat menarik" Balas Xiao Lan sambil meneguk kembali wine nya. Hingga tanpa sadar dirinya menghabiskan segelas wine pemberian Maria padanya, "Ah, aku menghabiskannya"


"Hey" Maria yang mendengarnya seketika berkeringat dingin dibuatnya.


Merasa tidak puas dengan hanya segelas wine, Xiao Lan pun berbalik ke arah belakang dan memanggil sang bartender, "Xiao Jiu, bisakah aku minum lagi~"


Terkejut, "Apa kamu yakin? Anggur ini hampir 60%" Tegur Xiao Jiu saat mendengar permintaan gadis tersebut.


Merasa tidak terima, gadis itu pun membujuk bartender tersebut, "Tapi ini sangat enak aku tidak merasa aneh sekarang"


Mendengar permintaannya, sang bartender pun terpaksa melayaninya, Sementara Vampir merah yang berada disampingnya seketika terlihat berkeringat dingin. Dengan tatapan mata yang khawatir, ia pun menoleh, "Apakah tidak apa meminum sebanyak itu?"

__ADS_1


__ADS_2