
"Baiklah. Bagaimana dengan ini? Aku mengunakan Liquar dan menambah beberapa rasa" Seru Xiao Jiu sambil memberikan segelas wine buatannya sendiri.
Xiao Lan yang melihatnya seketika senang, "Woah! Ini juga sangat enak! Kamu pandai membuatnya"
"Kalau begitu apa kamu ingin mencoba minuman baru yang baru-baru ini ku buat?"
"Okay okay"
Maria yang sedari tadi memperhatikan apa yang mereka lakukan, dengan menghela nafas panjang ia pun berjalan kembali ke tempatnya semula dan membiarkannya menikmati segelas wine nya, "Hah... Aku sebaiknya kembali ketempat ku"
Dengan langkah tegap, ia pun berjalan meninggalkan gadis itu dengan ular tersebut. Di tengah perjalanannya, seorang pelanggan yang memiliki perawakan manusia rubah memanggilnya, "Hai gadis berambut merah sebelah sini~"
Maria yang mendengarnya langsung menghentikan langkahnya dan menolehkan kepalanya, "Hm? Apa kamu memanggilku?"
"Yes~ Aku sudah memperhatikanmu sejak lama~"
"............?"
"Aku tidak melihatmu datang bekerja sejak kemarin. Aku merindukanmu" Ucap Manusia rubah tersebut sambil mendekati Maria.
Maria yang mendengarnya seketika terkejut dan berkeringat. Wajahnya terlihat masam, "Kenapa ada monster sejenis ini?" Batinnya.
__ADS_1
Terlihat, Manusia rubah itu melanjutkan perkataannya, "Bagaimana? Mau mengenal satu sama lain? You can call me Ah Yun~ What's your name?" Ucapnya sembari menanyakan namanya.
Karena merasa tidak enak hati dan nyaman, ia pun memperkenalkan namanya, "Maria, tapi sekarang waktunya untuk bekerja, ini bukan waktunya untuk berkenalan"
"Eh? Ayolah kita berbicara sedikit~"
Saat Maria ingin menjawabnya, tiba-tiba terdengar suara yang cukup keras memanggilnya, "MONSTER RAMBUT MERAH KESINI!" Teriaknya. Orang yang memanggilnya adalah Xiao Jiu.
"Tsk"
Kesal dengan hal itu, dengan langkah cepat, ia pun berjalan mendekati asal suara tersebut. Dengan berpose ala orang sedang marah, dirinya bertanya, "Ada apa? Aku hanya berjalan saja..."
Dengan menghela nafasnya yang mulai memburu, keringat dingin mulai membasahi wajahnya, Xiao Jiu pun menunjuk seseorang yang terlihat tertunduk lemas di meja bar, "Xiao Lan, dia... Sepertinya dia mabuk.."
"Dua atau tiga gelas" Jawabnya dengan jujur, "Tidak. Tidak masalah, kamu bisa membawanya ke kantor! Dia akan segera bangun mungkin" Seru Xiao Jiu tanpa merasa bersalah dengan apa yang diperbuatnya.
"............"
"Hm? Apa yang kau lakukan?"
Maria yang sudah tersulut kesal karena ulah Xiao Jiu pada Xiao Lan, tanpa aba-aba dirinya berjalan mendekatinya dan saat itu juga ia memberi pelajaran padanya. Dengan satu kali pukulan, Maria lalu melemparnya ke arah tembok hingga terdengar suara gemuruh keras.
__ADS_1
*BRUAKK...
Setelah puas memberinya pelajaran, Vampir merah tersebut berjalan mendekati Xiao Lan yang terlihat lemas di meja bar akibat terlalu banyak meneguk wine. Dengan pelan, ia pun membangunkannya, "Xiao Lan? Ayo, aku akan membawamu ke dalam"
Dengan keadaan setengah sadar, Xiao Lan terbangun dengan bantuan Maria. Sedangkan Ayun (rubah) yang memperhatikan Maria hanya memasang wajah datar. Seolah-olah tidak menyukai Maria berdekatan dengan siapapun kecuali dirinya.
Setelah sampai di dalam tempat yang di tuju, Maria meminta Xiao Lan untuk duduk.
"Kamu duduk disini dan beristirahat. Aku ingin mengambil minuman" Pinta Maria pada Xiao Lan.
Mendengar itu, Xiao Lan hanya terdiam sembari memegang kepalanya yang terasa sedikit pusing. Saat Maria hendak berjalan, tiba-tiba Xiao Lan mengcekeram lengannya dengan kuat dan menjatuhkannya di atas meja.
Kalian tau apa yang terjadi selanjutnya?
Yah... Benar! Karena Maria yang saat itu tidak tahu apa yang terjadi pada Xiao Lan, tiba-tiba terkejut melihat apa yang dilakukannya. Dengan keringat dingin mulai berjatuhan, terlihat wajahnya memerah saat Xiao Lan dibawah pengaruh wine yang diminumnya, saat ini sudah berada di di atas tubuhnya.
Tubuh Maria seakan tak bergerak saat gadis itu selangkah demi selangkah mendekatinya. Dengan kesadaran yang sangat minim, Terlihat Xiao Lan mulai mengigau. Sambil mengangkat kedua tangannya, ia lalu memegang wajah Maria.
"Maria... Aku beritahu rahasia. Hari ini... Dirimu terlihat sangat cantik~"
*BLUSH...
__ADS_1
Wajah Maria seketika memerah saat mendengar perkataan Xiao Lan. Seakan terhipnotis oleh Kata-katanya, Tanpa sadar ia membiarkan Xiao Lan yang mendekat dan ingin memberinya sebuah c**man padanya. Dengan pasrah, ia memilih untuk diam. Namun, siapa sangka, di saat mereka berdua hampir saja melakukannya, tiba-tiba gadis serigala itu terlihat tidak sadarkan diri dan terjatuh di dalam pelukan Maria. Melihat hal itu, terlihat wajah Maria seakan gugup.
"Apa... Kenapa aku merasa begitu gugup saat seperti ini?"